By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Prabowo Subianto Hadiri Pernikahan Rasyid Rajasa dan Tamara Kalla, Berbincang Santai dengan Jokowi
HeadlinePeristiwa

Prabowo Subianto Hadiri Pernikahan Rasyid Rajasa dan Tamara Kalla, Berbincang Santai dengan Jokowi

Wili Wili
Last updated: Februari 2, 2025 2:53 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Prabowo Subianto Hadiri Pernikahan Rasyid Rajasa dan Tamara Kalla, Berbincang Santai dengan Jokowi
Prabowo Subianto Hadiri Pernikahan Rasyid Rajasa dan Tamara Kalla, Berbincang Santai dengan Jokowi. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pernikahan putra politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa, dengan cucu Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Tamara Kalla. Acara yang berlangsung di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/2/2025) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh politik dan pejabat tinggi negara.

Contents
  • Momen Santai Prabowo dan Jokowi Bahas “Cawe-Cawe”
  • Jokowi dan Cawe-Cawe dalam Politik

Prabowo tiba di lokasi pesta didampingi oleh putranya, Didit Hediprasetyo. Ia tampil mengenakan stelan peci, jas, dan celana hitam, sementara Didit mengenakan batik dengan celana hitam. Prabowo hadir dengan kendaraan mewah MV3 Garuda Limousine.

Selain Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga tampak hadir bersama istrinya, Selvi Ananda. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara, termasuk Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Najamudin, serta beberapa menteri Kabinet Merah Putih seperti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wamendagri Bima Arya, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertanian Amran Sulaeman, dan Menko Pangan Zulkifli Hasan yang bertugas sebagai among tamu.

Hadir pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), serta pengusaha Chairul Tanjung. Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung juga terlihat hadir bersama Endang Nugrahani.

Momen Santai Prabowo dan Jokowi Bahas “Cawe-Cawe”

Dalam suasana pesta yang penuh keakraban, momen menarik terjadi ketika Jokowi mengunggah Instagram Story yang memperlihatkan dirinya berbincang dengan Prabowo mengenai istilah “cawe-cawe.”

Prabowo mengungkapkan keinginannya untuk mampir ke Solo dan bertanya kepada Jokowi, “Masalahnya apa sih? Saya padahal mau mampir ke Solo.”

Jokowi merespons dengan candaan, “Mau apa mampir ke Solo? Beliau (Prabowo) mau cawe-cawe, bukan saya yang cawe-cawe.”

Pernyataan Jokowi ini mengundang tawa dari Prabowo dan sejumlah tamu lainnya. Prabowo pun bertanya lebih lanjut, “Cawe-cawe bahasa apa, Pak? Bahasa Jawa?”

Jokowi kemudian menjelaskan, “Bahasa Jawa. Ikut-ikutan, masih pengen ikut-ikutan.”

Tak berhenti di situ, Prabowo kemudian berkelakar bahwa ia juga ingin “cawe-cawe” dengan SBY. Jokowi merespons dengan tawa, “Ke Pak SBY boleh, kalau ke saya nggak boleh.”

Prabowo lalu membalas, “Ke Bapak nggak boleh? Ah, bekas panglima saya kok.”

Interaksi santai ini menambah kehangatan dalam pesta pernikahan yang dihadiri banyak tokoh penting. Selain berbincang dengan Prabowo, Jokowi juga terlihat bercengkerama dengan SBY dalam momen lainnya.

Jokowi dan Cawe-Cawe dalam Politik

Dalam berbagai laporan, istilah “cawe-cawe” yang diungkapkan Jokowi bukan hal baru. Presiden ke-7 RI itu diketahui pernah cawe-cawe dalam berbagai keputusan politik, termasuk meloloskan putranya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menjelang akhir masa jabatannya, Jokowi juga disebut-sebut aktif melakukan berbagai manuver politik. Beberapa di antaranya adalah mendorong sejumlah nama orang kepercayaannya untuk masuk dalam kabinet Prabowo serta memastikan keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Namun, proyek ini menghadapi berbagai kendala, termasuk minimnya investasi dan tantangan dalam infrastruktur.

Selain itu, muncul kabar bahwa Jokowi berusaha mendorong Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menghapus nama Soeharto dari Ketetapan MPR tentang korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Langkah ini dinilai sebagai upaya membuka jalan bagi pemberian gelar pahlawan nasional kepada mantan penguasa Orde Baru tersebut.

Kehadiran Prabowo Subianto dan Joko Widodo dalam pernikahan Rasyid Rajasa dan Tamara Kalla menjadi sorotan bukan hanya karena kemeriahan acara, tetapi juga interaksi santai mereka yang penuh humor. Percakapan mengenai “cawe-cawe” menunjukkan keakraban antara dua tokoh politik yang sebelumnya berkompetisi di panggung Pilpres.

Sementara itu, peran Jokowi dalam politik pasca-kepresidenan masih menjadi perbincangan hangat. Dengan berbagai langkah dan manuvernya, ia tetap menjadi figur berpengaruh dalam pemerintahan Prabowo ke depan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:cawe-caweGibran Rakabuming RakaHatta RajasaIKNJoko WidodoJokowiJusuf KallaKabinet PrabowoKKNMPRpernikahan Rasyid RajasaPilpres 2024politik indonesiapolitik nasionalPrabowo SubiantoSBYSoehartoTamara Kalla
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Serentak di Seluruh Indonesia, Pelat Nomor Putih Berlaku Bulan Depan
BirokrasiHeadline

Serentak di Seluruh Indonesia, Pelat Nomor Putih Berlaku Bulan Depan

By
akurasi 2019
Dedi Mulyadi Bantah Tunggak Pajak Lexus: Sudah Dibayar, Proses Mutasi Masih Berjalan
HeadlinePeristiwa

Dedi Mulyadi Bantah Tunggak Pajak Lexus: Sudah Dibayar, Proses Mutasi Masih Berjalan

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Kabinet dan Taklimat di Istana Sore Ini
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Kabinet dan Taklimat di Istana Sore Ini

By
Wili Wili
3 Alasan Mengapa Kenaikan Harga BBM Harus Kita Tolak
CatatanHeadlineRagam

3 Alasan Mengapa Kenaikan Harga BBM Harus Kita Tolak

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?