HeadlineTrending

Gegara Iseng Ghozali Raup Rp 1,5 M dari Penjualan Foto Selfie di NFT

Loading

Gegara Iseng Ghozali Raup Rp 1,5 M dari Penjualan Foto Selfie di NFT
Sultan Gustaf AL Ghozali didampingi Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus, Guruh Fajar Shidik Kaprogdi Animasi Udinus, Khafiizh Hastuti di Gedung Rektorat Udinus. (Intan Alliva Khansa/kumparan)

Akurasi.id, Semarang – Nama Ghozali mendadak bikin gempar jagad maya. Sebab, mahasiwa jurusan Animasi asal Kota Semarang itu meraup untung hingga miliaran rupiah dari penjualan ratusan foto selfie-nya di non-fungible token (NFT).

Ghozali Ghozali alias Sultan Gustaf AL Ghozali mengatakan, dari penjualan foto selfie ia telah meraup keuntungan sebesar Rp 1,5 miliar dan akan terus bertambah.

“Total pendapatan saya sudah dapat pendapatan total Rp 1,5 miliar lebih.

Itu nilai dari keseluruhan yang beli, ada yang bilang sampe Rp 12 M. Tapi saya misal ada yang beli foto saya lagi misal Rp 20 juta saya dapet 10 persen begitu terus,” ujar Ghozali saat ditemui di kampus Udinus Semarang, Kamis (13/1).

Jasa SMK3 dan ISO

Ia menjelaskan, nantinya uang hasil penjualan foto selfie itu akan digunakan untuk berinvestasi atau membuat studio animasi.

“Ke depan uangnya buat investasi lagi. Berharap setelah lulus mau kerja di animasi buat cari pengalaman terus bikin studio animasi sendiri,” jelas dia.

Tak hanya kebanjiran rezeki, pria berumur 22 tahun itu juga mendapat dukungan dari beberapa pesohor di ibukota. Antara lain Chef Arnold Poernomo, dan influencer Reza Arap.

“Tadi malam dikontak sama Chef Arnold, nanti dibantuin sama teman-teman sama Chef Arnold gimana caranya muterin uangnya. Dikontak langsung sama Chef Arnold lewat whatsapp. Reza Arap juga,” jelas dia.

Meski begitu, Ghozali belum berani berterus terang kepada kedua orang tuanya soal penjualan foto dan hasil miliar rupiah yang ia dapatkan.

“Jujur saya belum berani bilang ke orang tua. Nanti ditanya ini orang dapat (uang) darimana,” kata Ghozali sambil tertawa.

Profil Ghozali? Sosok yang ada dalam ratusan foto tersebut.

Usut punya usut pemilik album foto itu bernama lengkap Sultan Gustaf AL Ghozali. Ia merupakan mahasiwa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang jurusan Animasi D-4.

Saat ditemui di kampusnya, Sultan Ghozali masih tak menyangka ratusan foto selfie miliknya laku terjual. Sebab, awalnya foto tersebut digunakan untuk animasi time lapse.

“Aslinya itu saya foto setiap hari buat animasi timelapse lima tahun nanti jadi video gitu. Tujuannya itu udah dibuat sekalian tak upload di NFT kali aja lucu. Aku mikirnya kaya lucu juga kalo salah satu kolektor ada yang punya muka saya. Lalu upload akhir-akhir Desember ini, cuma baru berani promosi 4 hari yang lalu,” ujar Ghozali, Kamis (13/1).

Namun, ia tak menyangka keisengannya justru membuahkan hasil yang sangat besar hingga miliaran rupiah. Bahkan, beberapa pesohor di negeri ini termasuk Chef Arnold membeli puluhan fotonya.ar

“Aku nyangkanya si enggak ada yang beli makanya harganya saya patok awal di 3 dolar emang sengaja biar enggak ada yang beli. Tapi dipromosiin oleh komunitas NFT Indonesia. Terus orang luar jadi ikutan beli bahkan Chef Arnold juga beli. Belinya bahkan sampe 25 gitu. Itu foto wajah saya,” ucapnya sambil tertawa.

Tak hanya itu, lelaki berumur 22 tahun itu juga dikenal sebagai sosok yang tidak gampang menyerah. Selain rutin berselfie hingga ratusan kali, Ghozali juga kerap mengikuti lomba desain logo. Meski, dari ratusan kejuaraan yang ia ikuti ia hanya pernah menang satu dua kali.

“Prestasi pas awal-awal semester saya suka design logo. Itu sempet di ’99designs.com’ isinya lomba semua, saya ikut 100 lebih tapi yang menang cuma beberapa saja 1 atau 2 tahun 2020,” imbuh Ghozali.

Sementara, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus, Guruh Fajar Shidik juga menyebut, Ghozali merupakan mahasiwa yang kreatif dan pantang menyerah.

“Mas Sultan ini juga mahasiswa yang kreatif ya, mendapat beasiswa sejak semester 3. Orangnya memang pintar dan tidak gampang menyerah,” tutur Guruh.

Senada, Kaprodi Animasi Udinus, Khafiizh Hastuti juga mengatakan, Ghozali memang bukan mahasiswa sembarang. Selain kreatif ia juga kerap memenangkan kompetisi.

“Dia itu punya jiwa petarung, tidak gampang menyerah dan sangat konsisten. Beberapa puluh kali ikut kompetisi tingkat internasional, menang dua kali,” kata Khafiizh. (*)

Sumber: Kumparan.com

Editor: Redaksi Akurasi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button