By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Pengusaha Pariwisata Pesimistis Harga Tiket Pesawat Domestik Bisa Turun Oktober Ini
PeristiwaTrending

Pengusaha Pariwisata Pesimistis Harga Tiket Pesawat Domestik Bisa Turun Oktober Ini

Wili Wili
Last updated: Oktober 2, 2024 11:26 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pengusaha Pariwisata Pesimistis Harga Tiket Pesawat Domestik Bisa Turun Oktober Ini
Pengusaha Pariwisata Pesimistis Harga Tiket Pesawat Domestik Bisa Turun Oktober Ini. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menyatakan pesimisme terhadap penurunan harga tiket pesawat domestik pada Oktober 2024, meskipun pemerintah telah berjanji akan menurunkan tarif. Ketua GIPI, Hariyadi Sukamdani, menilai ada berbagai faktor yang harus diperhatikan pemerintah sebelum benar-benar mampu menurunkan harga tiket.

Contents
  • Janji Penurunan Harga Tiket Pesawat
  • Pajak sebagai Penyebab Utama Harga Tinggi

“Pemerintahan sekarang hanya sampai 19 Oktober 2024. Kalau tidak jadi turun, mau bagaimana?” ujar Hariyadi saat ditemui di Pantai Indah Kapuk pada Rabu (2/10). Hingga kini, ia belum melihat kebijakan nyata yang dikeluarkan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat, meskipun janji sudah disampaikan.

Salah satu faktor yang menurut Hariyadi memengaruhi harga tiket pesawat domestik adalah monopoli rute penerbangan oleh satu maskapai. Kondisi ini membuat harga sulit bersaing dan tetap tinggi. Meskipun begitu, ia juga menyebut langkah Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang berupaya menurunkan harga Avtur dan menghapus pajak suku cadang pesawat sebagai solusi potensial.

Janji Penurunan Harga Tiket Pesawat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya menyatakan bahwa harga tiket pesawat domestik dapat turun hingga 10% jika monopoli Avtur dan pajak suku cadang pesawat dihilangkan. Ia telah melaporkan masalah ini kepada pemangku kepentingan terkait sejak tahun lalu, namun belum ada langkah konkret yang diambil.

Menurut Budi, pemerintah akan segera menerbitkan aturan untuk menurunkan harga tiket pesawat dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan 10 hari lagi peraturannya keluar dan menjadi prestasi saya. Kalau tidak, Menteri Perhubungan baru yang akan mendapatkan rezeki itu,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga pernah menyebutkan bahwa harga tiket pesawat akan turun hingga 10% pada akhir Oktober 2024. Komponen yang saat ini sedang dibahas adalah pengurangan pajak yang dikenakan pada tiket pesawat. “Pembahasan ini sudah mencapai tahap akhir, dan peraturan diharapkan dapat diluncurkan pada akhir Oktober,” ujar Sandiaga.

Pajak sebagai Penyebab Utama Harga Tinggi

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya, menegaskan bahwa pajak merupakan komponen terbesar yang membuat harga tiket pesawat domestik mahal. Namun, ia belum dapat memastikan apakah pajak tersebut akan dihilangkan atau tidak. Nia menjelaskan, penerbangan domestik dikenakan lebih banyak pajak dibandingkan penerbangan internasional, sehingga harga tiket untuk rute dalam negeri sering kali lebih mahal.

Dengan berbagai tantangan ini, industri pariwisata tetap berharap pemerintah mampu menemukan solusi yang konkret untuk menurunkan harga tiket pesawat guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dalam negeri.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

 

TAGGED:Budi Karya SumadiGIPIharga avturHarga Tiket PesawatKemenparekrafmonopoli maskapaipajak pesawatpariwisata Indonesiapenurunan harga tiketSandiaga Uno
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kabar Duka, Vokalis Steven & Coconut Treez Meninggal Dunia
Trending

Kabar Duka, Vokalis Steven & Coconut Treez Meninggal Dunia

By
Devi Nila Sari
uni emirat arab
Trending

Uni Emirat Arab Bakal Investasi di Indonesia Rp 312 T, Salah Satunya untuk Ibu Kota Baru

By
akurasi 2019
Pertemuan Jokowi dan Biden: Menyoroti Isu Israel dalam Rangka Meningkatkan Diplomasi Bilateral
HeadlineTrending

Pertemuan Jokowi dan Biden: Menyoroti Isu Israel dalam Rangka Meningkatkan Diplomasi Bilateral

By
akurasi 2019
Gubernur Sumbar: ASN Pemprov Wajib Absen Subuh
HeadlineTrending

Gubernur Sumbar: ASN Pemprov Wajib Absen Subuh

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?