By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Diduga Gelapkan Dana Investasi Rp2 Miliar, Pengurus Koperasi Toko 212 Mart Samarinda Dilaporkan ke Polisi
News

Diduga Gelapkan Dana Investasi Rp2 Miliar, Pengurus Koperasi Toko 212 Mart Samarinda Dilaporkan ke Polisi

Devi Nila Sari
Last updated: April 30, 2021 9:11 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Diduga Gelapkan Dana Investasi Rp2 Miliar, Pengurus Koperasi Toko 212 Mart Samarinda Dilaporkan ke Polisi
Tim kuasa hukum LKBH Lentera Borneo, I Kadek Indra Kusuma Wardana melapor ke Polresta Samarinda terkait Z dugaan dana investasi Toko 212 Mart (istimewa)
SHARE
Diduga Gelapkan Dana Investasi Rp2 Miliar, Pengurus Koperasi Toko 212 Mart Samarinda Dilaporkan ke Polisi
Tim kuasa hukum LKBH Lentera Borneo, I Kadek Indra Kusuma Wardana melapor ke Polresta Samarinda terkait Z dugaan dana investasi Toko 212 Mart (istimewa)

Diduga gelapkan dana investasi Rp2 miliar, pengurus Koperasi Toko 212 Mart Samarinda dilaporkan ke Polisi. Pembentukan toko dilakukan dengan metode pengumpulan dana investasi masyarakat.

Akurasi.id, Samarinda – Empat orang pengurus Komunitas Koperasi Syariah 212 Mart di Samarinda, yakni PN, RJ, HB, dan MS dilaporkan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Lentera Borneo ke Makopolres Samarinda Jumat (30/4/2021), lantaran dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi yang dilakukan oleh Komunitas Koperasi Syariah 212 Samarinda.

Tim kuasa hukum LKBH Lentera Borneo, I Kadek Indra Kusuma Wardana mengatakan, telah secara resmi melaporkan 4 orang pengurus Komunitas Koperasi Syariah 212 Mart.

“Kami lakukan pelaporan resmi secara tertulis berupa adanya dugaan tindak pidana penggelapan dana Investasi serta penghimpunan dana secara ilegal,” ujar I Kadek Indra saat ditemui awak media di Polres Samarinda, Jumat (30/4/2021).

Ia menerangkan, awal mual menjalankan dana investasi pada tahun 2018, melalui sebuah tautan WhatsApp ajakan untuk mendirikan sebuah usaha Toko 212 Mart di Samarinda. Pembentukan toko dilakukan dengan metode pengumpulan dana investasi masyarakat secara terbuka dengan melakukan transfer minimal Rp500 ribu hingga maksimal Rp20 juta.

“Awal mula para korban ini diajak bergabung dengan koperasi syariah, dan diwajibkan menyetor sejumlah uang untuk pembentukan toko,” jelasnya.

Berhasil mendapatkan investor dengan total dana investasi sebanyak Rp2 Miliar lebih dengan menjanjikan sebuah benefit, maka terbentuklah secara bertahap 3 unit toko 212 Mart yang berdiri di kawasan Jalan AW Sjahranie, Jalan Bengkuring, serta di Jalan Gerilya.

[irp]

“Modusnya koperasi. Namun ternyata tidak mempunyai legalitas yang jelas untuk melakukan penghimpunan dana,” ungkapnya.

Dalam meyakinkan para anggota, keempat terlapor melakukan rayuan terhadap investor dengan cara mengatakan adanya legal standing Koperasi Syariah Sahabat Muslim Samarinda.

Tak hanya itu, para investor diberikan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan sertifikat berlogo Koperasi Syariah Samarinda yang sebenarnya tidak pernah ada terbentuknya Koperasi tersebut.

“Setelah berjalan 2 tahun, tiba-tiba saja pada bulan Oktober 2020 dikabarkan muncul sebuah permasalahan gaji karyawan yang menunggak dan tak terbayarkan serta UMKM yang melakukan penitipan barang di toko tersebut juga tidak dibayar,” bebernya.

“Tiga Toko tersebut kini telah tutup secara permanen pada November 2020 dikarenakan sudah tidak adanya karyawan dan UMKM menaruh barang lagi,” tambahnya.

Mengetahui hal tersebut, para investor pun mempertanyakan masalah yang terjadi kepada keempat terlapor. Namun saat ditanyakan terkait penutupan Mini Market 212 itu, terlapor beralasan dampak akibat dari pandemi Covid-19. Dan kurangnya minat berbelanja di Toko tersebut.

“Sejumlah pertemuan dan penyelesaian permasalahan telah ditempuh berkali-kali bersama pengurus Koperasi dan investor namun tidak menemukan penyelesaian,” tutur I Kade.

[irp]

I Kade menjelaskan setidaknya kurang lebih 400 orang investor yang tergabung dalam koperasi ini, namun hanya 26 orang yang meminta bantuan pihaknya untuk menyelesaikan permasalahan.

Dilaporkannya keempat orang pengurus Koperasi tersebut, I Kadek Indra menjelaskan bahwa untuk meminta pertanggungjawaban secara jelas tentang pengelolaan 212 Mart dari tahun 2018 hingga tahun 2020 serta meminta pengurus Koperasi agar dapat mengembalikan dana investasi para investor secara penuh.

“Untuk proses kita serahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian, Kita juga akan berkoordinasi berharap dalam waktu dekat ada tindakan dan upaya yang bisa dilakukan terkait permasalahan ini,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan 

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:212 Mart212 Mart Samarinda DilaporkanKriminalpenggelapanPenipuanSamarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ayam Ras Tak Terjual, Pedagang Terancam Bangkrut
News

Ayam Ras Tak Terjual, Pedagang Terancam Bangkrut

By
akurasi 2019
Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Ini Daftar Lengkapnya
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Ini Daftar Lengkapnya

By
Wili Wili
Wapres Gibran Rakabuming Buka Festival Pacu Jalur 2025 di Kuantan Singingi
HeadlinePeristiwa

Wapres Gibran Rakabuming Buka Festival Pacu Jalur 2025 di Kuantan Singingi

By
Wili Wili
Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Dianiaya hingga Koma Dua Kali, Pelaku Ditangkap setelah 12 Hari Kabur
Hukum & KriminalTrending

Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Dianiaya hingga Koma Dua Kali, Pelaku Ditangkap setelah 12 Hari Kabur

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?