By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Penemuan Spesies Baru Ikan Gua Buta di Karst Klapanunggal, Ancaman dan Upaya Konservasi
PeristiwaTrending

Penemuan Spesies Baru Ikan Gua Buta di Karst Klapanunggal, Ancaman dan Upaya Konservasi

Wili Wili
Last updated: Februari 27, 2025 1:39 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Penemuan Spesies Baru Ikan Gua Buta di Karst Klapanunggal, Ancaman dan Upaya Konservasi
Penemuan Spesies Baru Ikan Gua Buta di Karst Klapanunggal, Ancaman dan Upaya Konservasi. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menemukan spesies ikan gua buta baru di kawasan karst Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Spesies yang diberi nama Barbodes klapanunggalensis ini merupakan ikan endemik yang hidup di perairan bawah tanah dengan karakteristik unik, seperti tubuh yang pucat dan tidak memiliki mata.

Contents
  • Ciri Khas dan Adaptasi Unik
  • Ditemukan di Gua Cisodong 1
  • Ancaman terhadap Habitat dan Upaya Konservasi
  • Studi Lanjutan dan Upaya Perlindungan

Ciri Khas dan Adaptasi Unik

Menurut Kunto Wibowo, Peneliti Ahli Madya dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, ikan ini telah mengalami adaptasi ekstrem terhadap habitat gua yang gelap dan terisolasi. Barbodes klapanunggalensis sepenuhnya buta, dengan mata yang telah mengalami reduksi hingga hanya menyisakan cekungan orbital yang tertutup kulit.

“Tubuhnya tidak memiliki pigmen hitam (melanofor), sehingga terlihat putih keperakan dengan sirip yang transparan. Ikan ini juga memiliki sirip dada dan sirip perut yang relatif panjang, serta sisik aksial yang pendek dengan ujung membulat,” ujar Kunto dalam keterangannya, Kamis (27/2/2025).

Ikan ini hidup di kolam-kolam kecil dalam gua yang dialiri oleh air rembesan dari lantai gua. Habitatnya memiliki substrat tanah liat halus dengan air yang jernih. Meskipun cenderung diam di air yang tenang, ikan ini menjadi aktif berenang ketika air terganggu.

Ditemukan di Gua Cisodong 1

Barbodes klapanunggalensis saat ini hanya diketahui hidup di Gua Cisodong 1, yang terletak di kawasan karst Klapanunggal. Kawasan ini memiliki luas sekitar 66 km², tetapi hanya 9,96% yang dilindungi dalam bentuk Kawasan Bentang Alam Karst Bogor.

Penemuan pertama spesies ini terjadi pada Agustus 2020 oleh tim eksplorasi gua dari Latgab Caving Jabodetabek, Indonesian Speleological Society (ISS), dan Gema Balantara. Saat itu, lebih dari 20 individu ikan tanpa mata dan pigmen terlihat di dua lokasi berbeda dalam gua. Namun, karena keterbatasan, tidak ada spesimen yang berhasil dikoleksi.

Pada Juli 2022, tim peneliti kembali ke lokasi dan berhasil mengoleksi dua spesimen dari kolam yang sama. Spesies ini kemudian dipelajari lebih lanjut dan dikonfirmasi sebagai spesies baru. Penemuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal ZooKeys pada 24 Februari 2025.

Ancaman terhadap Habitat dan Upaya Konservasi

Meskipun Gua Cisodong 1 sulit diakses dan jauh dari pemukiman, ancaman terhadap habitat ikan ini tetap ada. Aktivitas penambangan batu kapur yang marak di daerah tersebut berpotensi mengganggu ekosistem gua, termasuk kelangsungan hidup Barbodes klapanunggalensis.

Menanggapi penemuan ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan dukungan terhadap upaya konservasi spesies baru ini. “Saya baru mendengar informasi ini, dan kami akan memberikan dukungan yang diperlukan untuk menjaga ekosistem ikan tersebut,” kata Rudy kepada wartawan pada Rabu (26/2/2025).

Studi Lanjutan dan Upaya Perlindungan

Para peneliti menekankan bahwa studi lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami ekologi serta strategi konservasi yang tepat bagi Barbodes klapanunggalensis dan spesies ikan gua lainnya di Indonesia. Dengan meningkatnya aktivitas manusia di kawasan karst, perlindungan habitat alami ikan ini menjadi semakin mendesak.

Penemuan spesies ini tidak hanya menambah daftar biodiversitas Indonesia tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ekosistem gua yang rentan terhadap eksploitasi manusia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ancaman lingkunganBarbodes klapanunggalensisBRINekosistem guaGua Cisodongikan gua butaikan tanpa matakarst Klapanunggalkonservasi ikanpenambangan batu kapurpenemuan ikan baruspesies endemik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hakim Vonis Putri Candrawathi 20 Tahun Penjara
HeadlineHukum & KriminalNewsTrending

Hakim Vonis Putri Candrawathi 20 Tahun Penjara

By
Devi Nila Sari
BGN Atur Skema MBG Selama Libur Idul Fitri, Distribusi Diganti Paket Bundling
HeadlinePeristiwa

BGN Atur Skema MBG Selama Libur Idul Fitri, Distribusi Diganti Paket Bundling

By
Wili Wili
Sekolah Tatap Muka Belum Diizinkan, PGRI Kaltim: Harus Ada Evaluasi
Trending

Sekolah Tatap Muka Belum Diizinkan, PGRI Kaltim: Harus Ada Evaluasi

By
Devi Nila Sari
Ayah Mahalini Protes Rizky Febian Gara-Gara Sulam Alis: “Iky Sampai Klarifikasi Pakai Filter”
SelebritisTrending

Ayah Mahalini Protes Rizky Febian Gara-Gara Sulam Alis: “Iky Sampai Klarifikasi Pakai Filter”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?