By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Pencarian Buaya Pemakan Bocah Diperluas, Tim Terhambat Akibat Sungai Meluap
News

Pencarian Buaya Pemakan Bocah Diperluas, Tim Terhambat Akibat Sungai Meluap

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 15, 2021 6:57 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Pencarian Buaya Pemakan Bocah Diperluas, Tim Terhambat Akibat Sungai Meluap
Kondisi rumah korban ketika disambangi petugas Kepolisian dan TNI usai mendengar kabar penerkaman buaya kepada bocah di Bengalon, Kamis (14/1/2021) lalu. (istimewa)
SHARE
Pencarian Buaya Pemakan Bocah Diperluas, Tim Terhambat Akibat Sungai Meluap
Kondisi rumah korban ketika disambangi petugas Kepolisian dan TNI usai mendengar kabar penerkaman buaya kepada bocah di Bengalon, Kamis (14/1/2021) lalu. (istimewa)

Pencarian buaya pemakan bocah di Bengalon diperluas. Tim pencari pun kesulitan lantaran air sungai meluap.

Akurasi.id, Kutai Timur – Pencarian buaya pemangsa bocah 8 tahun asal Bengalon, Kutai Timur, terus dilakukan oleh jajaran Kepolisian dibantu TNI, BPBD, dan warga  hingga Jumat (15/1/2021).

“Belum ketemu, ini masih dalam pencarian,” jelas Kapolsek Bengalon, Iptu Slamet Riyadi saat dihubungi, Jumat (15/1/2021).

[irp]

Hingga hari kedua ini, pihaknya berupaya memperluas pencarian hingga 5 kilometer dari tempat kejadian.

“Kita perluas pencarian, kemarin kan cuman 1 sampai 2 kilometer, namun hari ini kita sisir hingga 5 kilometer dari tempat kejadian,” bebernya.

Slamet mengatakan, upaya pencarian predator yang diperkirakan sepanjang 6 meter yang memangsa AR bocah kelas 2 SD itu, terkendala cuaca hujan yang terus turun, hingga membuat air sungai meluap.

“Agak sulit kondisinya, sungai saat ini meluap. Ditambah lagi hujan yang tak kunjung Reda. Jadi kami batasi waktu pencarian hanya sampai sore, pihak kita juga tidak mau ambil risiko,” jelasnya.

Selain itu Slamet menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari keluarga dan warga yang dari kemarin terus ikut mencari keberadaan reptilia tersebut.

“Informasi warga dan keluarga korban yang ikut menyisir, sampai hari belum mengetahui di mana lokasi buaya itu,” tandasnya.

[irp]

Diketahui sebelumnya, AR menjadi korban serangan buaya saat berenang bersama 3 rekannya di sungai yang berjarak 100 meter dari tempat tinggalnya, Kamis (14/1/2021) lalu.

AR diterkam setelah melompat dari jembatan ke sungai yang saat itu sedang tinggi debit airnya.

Serangan predator penghuni sungai itu pun disaksikan 3 rekan AR, yang langsung memberi tahu warga sekitar. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:#KutimPencarian Buaya Pemakan Bocah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polisi Tangkap Pembunuh Balita di Inhil, Pelaku Mengaku Sedang Mabuk Saat Menikam Korban
HeadlineHukum & Kriminal

Polisi Tangkap Pembunuh Balita di Inhil, Pelaku Mengaku Sedang Mabuk Saat Menikam Korban

By
Wili Wili
Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Ditangani Psikolog Saat Sidang Etik DKPP
HeadlineHukum & KriminalKesehatan

Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Ditangani Psikolog Saat Sidang Etik DKPP

By
Wili Wili
bocah 5 tahun
Hukum & KriminalNews

Bocah 5 Tahun Tewas Ditabrak Mobil, Pelaku Sempat Berusaha Kabur

By
akurasi 2019
Syarat Warga Binaan Mendapat Insentif dan Kebebasan di Lapas
News

Syarat Warga Binaan Mendapat Insentif dan Kebebasan di Lapas

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?