By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Pembelajaran Tatap Muka Dilaksanakan Tahun Depan, Ini Tanggapan Anggota DPRD Abdul Haris
Birokrasi

Pembelajaran Tatap Muka Dilaksanakan Tahun Depan, Ini Tanggapan Anggota DPRD Abdul Haris

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 17, 2021 5:33 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Pembelajaran Tatap Muka Dilaksanakan Tahun Depan, Ini Tanggapan Anggota DPRD Abdul Haris
Pembelajaran tatap muka tahun depan, Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris beri tanggapan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE

Pembelajaran Tatap Muka Dilaksanakan Tahun Depan, Ini Tanggapan Anggota DPRD Abdul Haris
Pembelajaran tatap muka tahun depan, Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris beri tanggapan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Pembelajaran tatap muka dilaksanakan tahun depan, ini tanggapan Anggota DPRD Abdul Haris. Salah satunya, persetujuan orang tua serta kesiapan pihak sekolah mengatur ruang kelas untuk murid.

Akurasi.id, Bontang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang merespon kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim yang mengizinkan tiap kepala daerah menentukan sendiri jadwal pembelajaran atau sekolah tatap muka di wilayahnya.

Pemberian izin tatap muka itu bisa dilakukan tiap daerah secara serentak ataupun bertahap, tergantung kesiapan masing-masing wilayah. Menurut Abdul Haris, Anggota Komisi I DPRD Bontang menyatakan semua dikembalikan lagi pada persetujuan orang tua. Karena masuk sekolah tatap muka di Januari 2021 itu harus dikaji secara benar.

[irp]

Serta pentingnya memerhatikan sarana dan prasarana sekolah. Karena dalam satu ruangan kelas, jumlah siswa rata-rata 36 orang. Sementara luas ruangan hanya 8×8 atau 8×9 meter. Bahkan ada yang lebih kecil.

“Kalau dalam aturan 8×9 meter, dan itu akan berdesak-desakan. Berarti satu kelas harus dibagi dua shift atau dua sesi, ini harus diperhatikan,” terang Abdul Haris, Rabu (25/11/2020) lalu.

Mantan Dewan Pendidikan Bontang itu mendukung rencana sekolah tatap muka. Mengingat pembelajaran melalui online saat ini masih kurang efektif.

“Kita tahu memang pembelajaran online saat ini dirasa kurang efektif, lantaran berbagai faktor. Seperti murid yang tak memiliki ponsel, orang tua yang bekerja tak memiliki waktu mengajar anak, dan lainnya,” paparnya.

Abdul Haris juga mengingatkan jika belajar tatap muka terlaksana, sekolah harus benar-benar memiliki standar protokol kesehatan yang memadai.

“Jika sekolah siap, mengapa tidak diterapkan sekolah tatap muka dengan mengatur jarak dan shift,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Politisi PKB itu, dengan pembagian dua sesi, dilihat apakah setiap sekolah kelasnya mencukupi. Karena Abdul Haris juga mengetahui, masih adanya sekolah yang dibagi dua shift untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Kendalanya memang jika diatur dua shift, apa sekolah itu cukup ruang kelasnya,” imbuhnya.

“Kalau memang ada kekhawatiran orang tua wajar. Karena mau tidak percaya, Covid-19 itu ada, khawatir juga ada kluster baru,” sambungnya.

Abdul Haris menyebut, sekolah harus mengatur, dan jika masih ada yang meminta belajar online harus difasilitasi. Pun jika ingin tatap muka, maka bisa diinventarisir.

“Intinya protokoler kesehatan. Tak perlu dikaji, karena selama ini saya yakin sekolah sudah punya bayangan setelah belajar online selama berbulan-bulan,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Abdul HarisAnggota Komisi I DPRD BontangDPRD BontangPembelajaran Tatap Muka
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang Gelar Webinar Peserta Didik PAUD
Birokrasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang Gelar Webinar Peserta Didik PAUD

By
Devi Nila Sari
Realisasi Anggaran 28 Persen, Komisi I DPRD Minta Disdikbud Samakan Persepsi
Kabar Politik

Realisasi Anggaran 28 Persen, Komisi I DPRD Minta Disdikbud Samakan Persepsi

By
Devi Nila Sari
Gaji Tak Sesuai Harapan, 100 CPNS Mengundurkan Diri
BirokrasiHeadline

Gaji Tak Sesuai Harapan, 100 CPNS Mengundurkan Diri

By
akurasi 2019
relawan TIK
Birokrasi

Relawan TIK Asal Kota Taman Bakal Dikukuhkan di Bontang Smart Festival

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?