By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Pebalap MotoGP Berkeliaran di Sekitar Pantai Mandalika, Sistem Bubble Tak Berjalan?
HeadlineTrending

Pebalap MotoGP Berkeliaran di Sekitar Pantai Mandalika, Sistem Bubble Tak Berjalan?

akurasi 2019
Last updated: Maret 6, 2022 7:12 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Pebalap MotoGP Berkeliaran di Sekitar Pantai Mandalika, Sistem Bubble Tak Berjalan?
Fabio Quartararo mampir ke gerai telepon selular untuk membeli SIM Card perdana (dok.pribadi)
SHARE

Pebalap MotoGP berkeliaran di Sekitar Pantai Mandalika. Aktivitas pebalap MotoGP berkeliaran ini memunculkan pertanyaan. Apakah sistem bubblenya tidak berjalan?

Contents
  • Skema Perlindungan Travel Bubble
  • Bagaimana dengan sistem bubble-nya?

Akurasi.id, Jakarta – Pebalap-pebalap MotoGP yang sudah sampai Mandalika membagikan momen menarik yang mereka temui sebelum menjalani tes pramusim. Ini kemudian memunculkan pertanyaan soal klaim sistem bubble yang teraplikasikan pada mereka.

Seluruh rider MotoGP beserta rombongannya tidak menjalani karantina sebagaimana wajib pada pengunjung yang datang dari luar negeri. Setelah tiba di bandara pada Senin (7/2) sore waktu setempat mereka langsung ke hotelnya masing-masing.

Tidak adanya kewajiban karantina buat rombongan MotoGP termuat dalam surat edaran Satgas COVID-19. Mengutip Antara, Satgas COVID-19 telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor Nomor 5 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Sistem Bubble pada Kegiatan MotoGP 2022 di Mandalika dalam Masa Pandemi COVID-19. Surat edaran tersebut terbit pada 3 Februari.

[irp]

Skema Perlindungan Travel Bubble

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Alexander K Ginting menjelaskan, para pebalap dan ofisial tim serta MotoGP sudah berada pada skema perlindungan travel bubble.

“Kalau sudah karantina bubble, artinya karantina terpusat tidak perlu karena tumpang tindih. Bubble kan ada dalam karantina yang gelembungnya bergerak tapi tidak boleh pecah. Sehingga setiap bubble akan konsisten dalam bubble-nya masing masing tanpa menjadi pecah,” tegas Alexander beberapa hari lalu, kutip dari Antara.

Namun beragam pertanyaan kemudian muncul setelah banyak pebalap MotoGP membagikan momen-momen mereka di luar hotel. Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, beberapa rider melakukan aktivitas-aktivitas menikmati keindahan alam Lombok dengan berbagai cara.

Ada Aleix Espargaro yang bersepeda, Alex dan Marc Marquez jalan-jalan ke pantai, sampai Fabio Quartararo memenuhi kebutuhan dengan belanja kartu perdana. Menurut keterangan warga setempat, beberapa pebalap dan ofisial tim kedapatan juga membeli kartu perdana serta perlengkapan telepon selular lainnya seperti kabel HP dan power bank.

[irp]

Bagaimana dengan sistem bubble-nya?

Direktur Utama ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation), Abdulbar M. Mansoer, menegaskan sistem bubble untuk rider dan seluruh rombongan MotoGP Mandalika telah berjalan ketat.

“Jadi kalau yang terlihat kemarin itu mereka sudah ada yang mengawasi… Mereka hanya boleh exercise, hotel dan di sirkuit, dan kalau ada yang berinteraksi itu dengan pengawasan kita,” kata Abdulbar dikutip dari Antara.

“Jadi ada dari panitia yang mengawasi, dan kita strict sekali,” tambah dia.

Abdulbar menjelaskan, penyelenggara dari awal telah berkoordinasi dengan satgas COVID-19, Kementerian Kesehatan dan juga BNPB untuk akhirnya menetapkan sistem bubble. Dari hasil tes PCR , seluruhnya menunjukkan hasil negatif.

Abdulbar berkaca pada penanganan serupa pada balapan WSBK tahun lalu. Saat itu ajang WSBK terbukti tidak memunculkan cluster COVID-19 baru.

“Jadi kami berawal dari negatif… terakhir pada saat WSBK kami juga berhasil untuk tidak menjadi cluster baru, semoga di preseason test dan di MotoGP nanti kami bisa melakukan standar yang sama sehingga tidak ada kasus baru lagi,” kata Abdulbar. (*)

Sumber: Detik.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Pantai MandalikaPebalap MotoGPSistem BubbleTrending
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tragedi Kecelakaan Bus di Ciater Kematian Dimas Aditya dan Solidaritas Pelajar Depok
Covered StoryHeadline

Tragedi Kecelakaan Bus di Ciater Kematian Dimas Aditya dan Solidaritas Pelajar Depok

By
akurasi 2019
Polisi Ungkap Penemuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek di Bekasi
Hukum & KriminalTrending

Polisi Ungkap Penemuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek di Bekasi

By
Wili Wili
Riza Indra Riadi Jabat PJS Wali Kota Bontang, 3 Program Menjadi Prioritas
Trending

Riza Indra Riadi Jabat PJS Wali Kota Bontang, 3 Program Menjadi Prioritas

By
akurasi 2019
Leon Dozan Dapat Hadiah Uang Tunai dari Nabilah Dozan Usai Sang Adik Menikah Lebih Dulu
SelebritisTrending

Leon Dozan Dapat Hadiah Uang Tunai dari Nabilah Dozan Usai Sang Adik Menikah Lebih Dulu

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?