By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > Omset Setiap Hari Rp 10 Juta, Amplang Bengalon Go International
Corak

Omset Setiap Hari Rp 10 Juta, Amplang Bengalon Go International

akurasi 2019
Last updated: Maret 27, 2019 12:10 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Omset Setiap Hari Rp 10 Juta, Amplang Bengalon Go Internasional Akurasi.id
Karyawan Amplang Bengalon menggoreng dan mengadon amplang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
Omset Setiap Hari Rp 10 Juta, Amplang Bengalon Go Internasional Akurasi.id
Karyawan Amplang Bengalon menggoreng dan mengadon amplang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Produk olahan makanan ringan kerap diragukan dapat memasuki pasar mancanegara. Namun seorang ibu rumah tangga di Kutai Timur (Kutim), Sulistiawati, menjawab tantangan dan keraguan tersebut.

Bermodal cita-cita ingin merambah pasar global, hal itu menjadi kekuatan baginya untuk membangun bisnis. Saat ini, Amplang Bengalon sudah tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Bahkan produk-produknya dijual di pasar Eropa, Korea, Australia, dan Makkah.

Usahanya dilakoni sejak 2009. “Saya ingin go international dengan krupuk Amplang Bengalon,” kata Sulis kepada Akurasi.id saat berkunjung di kediamannya di Bengalon, Selasa (26/3/19).

Setiap hari Sulis mendapat omset Rp 10 juta. Meningkatnya peminat Amplang Bengalon membuat kebutuhan terhadap pekerja semakin bertambah. Usaha rumahan tersebut membuka lapangan kerja baru bagi warga Bengalon.

Omset Setiap Hari Rp 10 Juta, Amplang Bengalon Go Internasional Akurasi.id
Karyawan Amplang Bengalon membungkus amplang. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Perempuan kelahiran 1978 ini mengolah ikan menjadi makanan ringan tanpa bahan pengawet. Bahan baku yang digunakan adalah bandeng yang diambil dari Bontang dan Sulawesi. Saban pekan, bersama 14 karyawannya yang bekerja di usaha rumahannya, dia mampu menghabiskan 315 kilogram ikan.

“Untuk ikan kita ambil dari Bontang dan Sulawesi. Kita enggak ambil dalam bentuk utuh. Tapi hanya daging ikan (fillet) saja yang dikirim ke Bengalon. (Tujuannya) untuk memudahkan proses (pengolahan amplang),” jelasnya.

Di hari-hari besar seperti lebaran dan tahun baru, usaha Amplang Bengalon mampu memproduksi dua kali lipat dari hari biasa. Setiap pekan, Sulis menghabiskan 700 kilogram ikan bandeng.

Sulis mengaku tidak mendapatkan kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya. Hanya saja, hambatan yang acap dihadapinya adalah pasokan bahan pokok berupa ikan segar yang sudah di-fillet dan tepung kanji.

“Kalau musim angin di Bontang, kita drop ikan dari Sulawesi. Tapi tetap melalui Bontang untuk mem-fillet-nya. Ditambah lagi dengan tepung kanji. Di sini kami pakai tepung kanji merek khusus. Jika (kanji merek khusus) itu tidak ada, kita terpaksa pakai merek lain,” ungkapnya.

Penggunaan tepung kanji yang umum dijual di pasar bukan tanpa masalah. Dia mengaku kerap diprotes pelanggan. Pasalnya, tekstur amplang berubah. Meski begitu, tidak berarti konsumen kecewa.

Semangatnya untuk mengembangkan bisnis tak pernah padam. Demi memperluas pasar di mancanegara, Sulis membuat produk yang unggul dari segi rasa, gurih, dan renyah. Hal itu tidak terlepas dari penggunaan tehnologi yang handal.

Selama 10 tahun menjalani usaha tersebut, dia belajar banyak hal. Satu waktu, produk yang dibuatnya tak bertahan lama. Dia tertantang agar semakin lebih baik.

Untuk mengembangkan bisnisnya, Sulis bergabung dengan Forum UMKM Kutim. “Di sinilah saya semakin dekat dengan banyak stakeholder,” ungkapnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Amplang BengalonUKM
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ekonomi Kreatif Samarinda Citra Niaga Meningkat, Erwin Izharuddin Apresiasi Pengusaha Muda
Corak

Ekonomi Kreatif Samarinda Citra Niaga Meningkat, Erwin Izharuddin Apresiasi Pengusaha Muda

By
akurasi 2019
Ilustrasi tata cara Salat Idulfitri. (Anadolu Agency via Getty Images)
CorakRagam

Tata Cara Salat Idulfitri Lengkap dengan Niat dan Amalan Sunnahnya

By
Rachman Wahid
Siap-Siap! Kloter Pertama Haji Tahun Ini Bakal Berangkat 24 Mei
CorakHeadlineRagam

Siap-Siap! Kloter Pertama Haji Bakal Berangkat 24 Mei

By
Devi Nila Sari
satpol pp kutim pkl
Corak

Putus Mata Rantai Covid-19, 125 PKL di Kutim yang Melanggar “Digaruk” Satpol PP

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?