By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Nissan di Ambang Kebangkrutan: Tantangan dan Spekulasi Akuisisi oleh Honda
PeristiwaTrending

Nissan di Ambang Kebangkrutan: Tantangan dan Spekulasi Akuisisi oleh Honda

Wili Wili
Last updated: Desember 5, 2024 2:00 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Nissan di Ambang Kebangkrutan: Tantangan dan Spekulasi Akuisisi oleh Honda
Nissan di Ambang Kebangkrutan: Tantangan dan Spekulasi Akuisisi oleh Honda. Foto:by AFP Pict.
SHARE

Akurasi.id – Nissan Motor Co., salah satu produsen otomotif terbesar Jepang, menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian. Penurunan tajam penjualan di pasar-pasar utama seperti Amerika Serikat dan Cina, ditambah dengan tekanan dari produsen mobil listrik murah asal Cina, menempatkan perusahaan ini di ambang kebangkrutan. Situasi ini memicu spekulasi bahwa Honda, rival sekaligus mitra strategis Nissan dalam pengembangan kendaraan listrik, berpotensi mengambil alih perusahaan tersebut.

Dalam enam bulan pertama tahun fiskal ini, penjualan global Nissan turun 3,8% menjadi 1,59 juta unit. Pasar Cina, yang sebelumnya menjadi tumpuan utama perusahaan, mencatat penurunan penjualan sebesar 14,3%. Sementara itu, pasar Amerika Serikat juga tidak memberikan hasil yang menggembirakan. Kondisi ini membuat Nissan berada dalam posisi yang semakin sulit di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat.

Produsen mobil listrik Cina seperti BYD, Chery, dan Geely kini mendominasi pasar global dengan produk-produk murah dan inovatif. BYD bahkan berhasil melampaui Tesla dalam pendapatan pada kuartal III 2024 dengan US$ 28,2 miliar, sementara Tesla mencatat US$ 25,2 miliar pada periode yang sama.

Untuk merespons krisis ini, Nissan berencana memangkas kapasitas produksi global sebesar 20% dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 karyawan. Perusahaan juga mengurangi biaya produksi kendaraan listrik hingga 30% untuk tetap kompetitif dengan produsen Cina. Namun, langkah ini dinilai banyak pihak belum cukup untuk menyelamatkan Nissan dari ancaman kebangkrutan.

Makoto Uchida, CEO Nissan, telah memotong gajinya sebesar 50%, sementara Kepala Keuangan Nissan, Stephen Ma, memilih untuk pensiun di tengah krisis ini. Meski demikian, langkah ini tidak mampu menenangkan pasar atau meredam kekhawatiran investor.

Di tengah situasi sulit, Honda muncul sebagai potensi penyelamat Nissan. Kedua perusahaan telah menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan kendaraan listrik melalui perusahaan patungan yang diumumkan pada Agustus 2024. Namun, mantan CEO Nissan, Carlos Ghosn, menyatakan keprihatinannya bahwa kerja sama ini bisa menjadi “pengambilalihan terselubung” oleh Honda.

“Saya tidak bisa membayangkan kolaborasi antara Honda dan Nissan kecuali itu adalah pengambilalihan. Honda jelas akan berada di posisi dominan,” ungkap Ghosn dalam sebuah wawancara.

Meski demikian, Nissan belum memberikan tanggapan resmi terkait spekulasi ini. Juru bicara perusahaan hanya menyatakan bahwa mereka “tidak memiliki komentar untuk dibagikan.”

Situasi keuangan Nissan semakin memburuk dengan proyeksi utang mencapai US$ 5,6 miliar pada tahun 2026. Pejabat internal perusahaan, yang enggan disebutkan namanya, menyebut Nissan hanya memiliki waktu 12 hingga 14 bulan untuk bertahan. “Pada akhirnya, kami membutuhkan pasar Jepang dan Amerika Serikat untuk menghasilkan uang tunai,” ujarnya.

Dengan waktu yang semakin terbatas, Nissan menghadapi tekanan untuk menemukan solusi jangka panjang yang tidak hanya mampu menyelamatkan perusahaan, tetapi juga mengembalikannya ke posisi kompetitif di pasar global.

Nissan kini berada di persimpangan jalan yang kritis. Di satu sisi, restrukturisasi internal dan kerja sama strategis dengan Honda menjadi harapan untuk bertahan. Di sisi lain, spekulasi pengambilalihan dan meningkatnya tekanan dari produsen mobil listrik murah terus membayangi masa depan perusahaan. Jika langkah yang diambil tidak cukup cepat dan tepat, kebangkrutan mungkin menjadi kenyataan yang tak terhindarkan bagi Nissan.

Tantangan besar ini menjadi pengingat bagi seluruh industri otomotif bahwa adaptasi terhadap perubahan teknologi dan dinamika pasar adalah kunci untuk bertahan hidup.(*)

Penulis: Tama
Editor: Willy

TAGGED:akuisisi NissanBYDCarlos GhosnHondaindustri otomotifkebangkrutan Nissankerja sama Nissan HondaMakoto UchidaNissanpasar otomotif Cinapenurunan penjualan Nissanpersaingan mobil listrikPHK Nissanrestrukturisasi Nissan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • coretan rakyat berkata:
    Desember 9, 2024 pukul 9:27 am

    Salam redaksi

    Reply
  • warta pantura berkata:
    Desember 9, 2024 pukul 9:26 am

    Ijin share ya min

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

penjualan umkm anjlok
Trending

Kejamnya Corona, 90 Persen Penjualan UMKM Anjlok, 49 Persen Karyawan di PHK

By
akurasi 2019
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak ASN, Siswa, dan Warga Donasi Rp1.000 Per Hari Lewat Gerakan Rereongan Poe Ibu
HeadlinePeristiwa

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak ASN, Siswa, dan Warga Donasi Rp1.000 Per Hari Lewat Gerakan Rereongan Poe Ibu

By
Wili Wili
bintang emon
Trending

Kronologi Kritik Bintang Emon Berujung Serangan di Medsos

By
akurasi 2019
Rafathar Rayakan Ulang Tahun ke-10, Jadi Momen Perpisahan Haru dengan Mbak Lala
SelebritisTrending

Rafathar Rayakan Ulang Tahun ke-10, Jadi Momen Perpisahan Haru dengan Mbak Lala

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?