By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Netanyahu Semakin Mangkir, Perang Israel Menjadi Membabi Buta: Eskalasi Konflik di Gaza
HeadlineTrending

Netanyahu Semakin Mangkir, Perang Israel Menjadi Membabi Buta: Eskalasi Konflik di Gaza

akurasi 2019
Last updated: November 13, 2023 4:52 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Netanyahu Semakin Mangkir, Perang Israel Menjadi Membabi Buta: Eskalasi Konflik di Gaza
Netanyahu Semakin Mangkir, Perang Israel Menjadi Membabi Buta: Eskalasi Konflik di Gaza. (Foto: CNBC Indonesia)
SHARE

Akurasi, Internasional. Gaza, Palestina – Konflik antara Israel dan Palestina semakin meruncing, memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan dengan kelanjutan eskalasi kekerasan yang tampaknya tak terbendung. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang telah dikecam secara internasional, semakin dikritik karena dianggap mangkir dari tanggung jawabnya dalam menyelesaikan krisis dan mencari solusi damai.

Pada awalnya, konflik meletus pada 7 Oktober setelah serangan darah yang melibatkan Hamas di wilayah Israel selatan. Tanggapan Israel yang keras memicu serangkaian serangan udara dan operasi militer di Jalur Gaza, wilayah yang padat penduduk dan terjebak dalam konflik berkepanjangan.

Netanyahu, yang saat ini berada di tengah-tengah tekanan besar dari berbagai pihak, terutama setelah serangan terhadap rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Gaza, terus menghadapi kritik tajam. Komunitas internasional mengecam keras serangan-serangan tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

Perdana Menteri Israel telah dikecam karena dinilai tidak melakukan langkah-langkah konstruktif untuk mengakhiri pertumpahan darah. Pernyataannya yang keras dan sikapnya yang kurang fleksibel dalam menghadapi tuntutan gencatan senjata semakin memperkeruh situasi. Banyak pihak menilai bahwa pendekatan keras Netanyahu justru memperpanjang penderitaan warga Palestina, terutama di Gaza yang menjadi sasaran serangan intensif.

Sementara itu, di Gaza, situasinya semakin membabi buta. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan penyembuhan malah menjadi sasaran serangan, meningkatkan risiko kesehatan bagi ribuan warga yang terluka akibat konflik ini. Pusat krisis kemanusiaan di Gaza semakin terhantui oleh kekurangan bahan bakar dan listrik, membuat rumah sakit kesulitan dalam memberikan perawatan yang memadai.

Rumah sakit Al-Shifa, yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pasien dan staf medis, kini terjebak dalam serangan militer Israel. Berbagai laporan mengindikasikan bahwa serangan terkoordinasi yang menyasar fasilitas kesehatan ini telah menyebabkan kematian pasien, termasuk bayi prematur. Direktur rumah sakit, Atef Al Kahlout, menyatakan keputusasaan karena serangan tersebut menghancurkan sejumlah fasilitas vital dan menyebabkan krisis kesehatan yang semakin memburuk.

Sejumlah pihak, termasuk aktivis hak asasi manusia dan lembaga kemanusiaan internasional, menyerukan gencatan senjata segera dan akses humaniter yang tidak terhalang ke Gaza. Namun, sikap keras Netanyahu yang menolak berunding dan bersikeras pada pendekatan militer semakin mempersulit upaya perdamaian.

Dalam situasi ini, komunitas internasional terus mendesak untuk mencari solusi damai. PBB telah mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata dan akses bantuan kemanusiaan, tetapi implementasinya masih terbukti sulit karena ketidaksetujuan kedua belah pihak. Beberapa negara dan organisasi internasional juga telah menyatakan keprihatinan mendalam dan mengecam tindakan Israel yang dianggap melebihi batas-batas kemanusiaan.

Meskipun respons internasional semakin meningkat, belum ada tanda-tanda bahwa krisis ini akan segera berakhir. Dengan setiap hari yang berlalu, kesejahteraan warga sipil, terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya, semakin terancam. Sementara itu, tantangan besar tetap berada di pundak pemimpin-pemimpin regional dan dunia untuk menemukan solusi yang dapat menghentikan pertumpahan darah ini dan membawa perdamaian yang sangat dibutuhkan ke Timur Tengah.(*)

Editor: Ani

TAGGED:HamasIsraelnetanyahu
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Respon Istana dan Presiden Jokowi Terhadap Pengungkapan Mantan Wakil Ketua KPK Agus Rahardjo
HeadlineTrending

Respon Istana dan Presiden Jokowi Terhadap Pengungkapan Mantan Wakil Ketua KPK Agus Rahardjo

By
akurasi 2019
Jonatan Christie Tembus Final China Masters 2024, Amankan Tiket BWF World Tour Finals
OlahragaTrending

Jonatan Christie Tembus Final China Masters 2024, Amankan Tiket BWF World Tour Finals

By
Wili Wili
Angkat Suara Soal Tewasnya Brigadir J, Presiden: Usut Tuntas, Jangan Ada Yang Ditutup-Tutupi
HeadlineHukum & Kriminal

Angkat Suara Soal Tewasnya Brigadir J, Presiden: Usut Tuntas, Jangan Ada Yang Ditutup-Tutupi

By
Devi Nila Sari
Pemerintah Pastikan PT Sritex Tidak Akan Dinationalisasi, Fokus pada Penyelamatan dan Perlindungan Pekerja
PeristiwaTrending

Pemerintah Pastikan PT Sritex Tidak Akan Dinationalisasi, Fokus pada Penyelamatan dan Perlindungan Pekerja

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?