By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Otomotif > Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan
HeadlineOtomotif

Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan

Wili Wili
Last updated: Maret 31, 2026 3:33 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan
Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan. Foto: Dok. Mahindra Auto Global.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah mulai menyalurkan kendaraan operasional berupa mobil pickup impor dari India untuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih yang telah menyelesaikan pembangunan fisik gerai dan gudang. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan fasilitas koperasi di berbagai daerah.

Contents
  • Kebutuhan Kendaraan Capai 160 Ribu Unit
  • Prioritaskan Industri Otomotif Nasional
  • Puluhan Ribu Kopdeskel Masih Dibangun

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan sekitar 105 ribu kendaraan impor dari India yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik kini mulai didistribusikan kepada koperasi yang sudah rampung pembangunannya.

Menurut Ferry, hingga saat ini sebanyak 3.135 Kopdeskel Merah Putih telah menerima mobil pickup tersebut. Kendaraan ini menjadi bagian dari fasilitas operasional koperasi yang juga dilengkapi dengan pembangunan gerai, gudang, dan berbagai kelengkapan lainnya.

Pengadaan mobil pickup impor tersebut dilakukan oleh PT Agrinas Pangan dengan target total mencapai 105 ribu unit. Kebijakan impor ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan Kopdeskel Merah Putih.

Kebutuhan Kendaraan Capai 160 Ribu Unit

Ferry menjelaskan setiap Kopdeskel Merah Putih nantinya akan mendapatkan dua kendaraan operasional, yakni satu unit mobil pickup dan satu unit truk. Dengan target pembentukan sekitar 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia, total kebutuhan kendaraan diperkirakan mencapai 160 ribu unit.

Distribusi kendaraan dilakukan secara bertahap mengikuti kesiapan pembangunan fisik koperasi. Saat ini pemerintah masih memprioritaskan koperasi yang telah menyelesaikan pembangunan gerai dan gudang.

Prioritaskan Industri Otomotif Nasional

Meski sebagian kendaraan diperoleh melalui impor, pemerintah menegaskan tetap memprioritaskan industri otomotif nasional dalam pengadaan kendaraan operasional koperasi.

Namun, Ferry mengakui kebutuhan kendaraan yang sangat besar membuka kemungkinan pengadaan dari negara lain jika produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi seluruh permintaan.

“Kita tetap memprioritaskan industri otomotif nasional. Tetapi jika kapasitasnya belum mencukupi, sisanya terpaksa kita penuhi dari negara lain,” katanya.

Saat ini pemerintah masih memantau perkembangan distribusi kendaraan yang telah masuk. Fokus utama Kementerian Koperasi adalah memastikan setiap koperasi yang telah selesai dibangun segera dilengkapi fasilitas operasional.

Puluhan Ribu Kopdeskel Masih Dibangun

Selain koperasi yang telah rampung, pemerintah juga mencatat sekitar 34 ribu Kopdeskel Merah Putih masih dalam tahap pembangunan fisik.

Ferry menargetkan pembangunan tersebut dapat selesai dalam satu hingga dua bulan ke depan sehingga koperasi dapat segera beroperasi dan menerima fasilitas kendaraan operasional.

Program pembangunan Kopdeskel Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui penguatan kelembagaan koperasi dan peningkatan fasilitas pendukung operasional.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ferry juliantonoimpor mobil pickupindustri otomotif nasionalKementerian Koperasikendaraan operasional koperasikopdeskel merah putihkoperasi desa kelurahankoperasi merah putihmobil pickup impor indiapembangunan koperasi desa
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tragedi Mutilasi di Ciamis, Suami Tega Bunuh dan Mutilasi Istri Sementara Warga Berlarian Ketakutan
HeadlineHukum & Kriminal

Tragedi Mutilasi di Ciamis, Suami Tega Bunuh dan Mutilasi Istri Sementara Warga Berlarian Ketakutan

By
akurasi 2019
Ridwan Kamil Temui Jokowi dan Prabowo: Langkah Strategis atau Blunder di Tengah Elektabilitas Stagnan?
HeadlineKabar Politik

Ridwan Kamil Temui Jokowi dan Prabowo: Langkah Strategis atau Blunder di Tengah Elektabilitas Stagnan?

By
Wili Wili
Toyota Camry Hybrid Bekas: Harga Terjangkau dengan Konsumsi BBM Super Irit
OtomotifTrending

Toyota Camry Hybrid Bekas: Harga Terjangkau dengan Konsumsi BBM Super Irit

By
Wili Wili
Polisi Membuat Jakarta Sepi di Malam Tahun Baru, Tempat Publik Ditutup Jam 22.00
Headline

Polisi Membuat Jakarta Sepi di Malam Tahun Baru, Tempat Publik Ditutup Jam 22.00

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?