By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Miris, Empat Desa di Batu Ampar Kutim Hidup Tanpa Listrik Selama 28 Tahun
Trending

Miris, Empat Desa di Batu Ampar Kutim Hidup Tanpa Listrik Selama 28 Tahun

akurasi 2019
Last updated: Maret 13, 2020 9:47 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
desa di kutim
Mendapatkan setrum listrik seolah menjadi barang langkah bagi sebagian desa di Kutim. (Ilustrasi)
SHARE
desa di kutim
Mendapatkan setrum listrik seolah menjadi barang langkah bagi sebagian desa di Kutim. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Sangatta – Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak menjadi jamin bila hal tersebut akan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Hal itu bukan tanpa alasan kuat. Hingga 2020 ini, ternyata masih ada sejumlah desa di Kutim yang hidup tanpa setrum listrik.

baca juga: Ketika Listrik Jadi Barang Langka di Pedalaman Kutim, Ekonomi Mandek, Gelap Tiada Berkesudahan

Ketika bertandang ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Kutim pada 9-11 Maret 2020, media ini mendapati realitas masih adanya sejumlah desa yang belum teraliri listrik, baik dari setrum PLN maupun listrik desa dari pemerintah setempat. Misalnya saja di Kecamatan Batu Ampar, dari 5 desa yang ada di wilayah itu, baru Desa Batu Timbau yang teraliri listrik.

Sedangkan beberapa desa lain seperti Desa Himba Lestari, Mawai Indah, Beno Harapan, dan Mugi Rahayu, hingga Maret 2020 ini, ternyata belum juga mendapatkan setrum listrik. Mirisnya lagi, kondisi itu telah berlangsung selama hampir 28 tahun lamanya.

Padahal, Kabupaten Kutim cukup dikenal dengan sumber daya alam yang berlimpah. Sejumlah perusahaan pertambangan berdiri kokok dan megah di wilayah itu. Begitu juga dengan perusahaan kelapa sawit, hampir di setiap kecamatan membentang luas.

Selamet (56) warga Kecamatan Batu Ampar yang ditemui media ini, mengaku, dari kelima desa yang ada di Kecamatan Batu Ampar , baru Desa Batu Timbau yang teraliri listrik sekitar setahun terakhir. Setrum itu bersumber dari PLN. Sedangkan desa-desa lainnya masih hidup dalam ketiadaan listrik.

“Untuk Desa Batu Timbau, sudah teraliri listrik sekitar setahun terakhir. Sebelumnya mereka menggunakan mesin genset saja. Kalau untuk desa-desa lainnya di Kecamatan Batu Ampar, belum mendapatkan jaringan listrik,” ungkapnya, Rabu (11/3/20).

Hal senada juga diutarakan Dahlia. Perempuan yang bermukim di Desa Beno Harapan itu, begitu mengharapkan adanya segera setrum listrik yang masuk di tempat dia tinggal.

Bagi masyarakat Beno Harapan, menurut perempuan berkerudung itu, mendapatkan listrik adalah sebuah mimpi besar. Bagaimana tidak, sudah puluhan tahun lamanya, mereka menerangi malam hanya dengan berbekal lampu teplok. Jika mesin genset miliknya sedang tidak rusak, Dahlia, sedikit dapat bersyukur, karena bisa menyulam malam dengan penerangan listrik.

“Selain Desa Batu Timbau, listrik desa lainnya di Batu Ampar ini masih memakai genset. Seperti Desa Beno Harapan, listriknya menggunakan genset pribadi setiap rumah. Tapi ada juga yang sudah mulai menggunakan tenaga surya,” tuturnya.

Perempuan berkulit sawo matang itu tidak dapat memungkiri rasa sedihnya. Bagi dia dan warga lain, ada harapan dan keinginan besar agar desa mereka juga mendapatkan setrum listrik layaknya desa lainnya di Kutim, seperti di Sangatta Utara dan Bengalon yang sudah terlayani 24 jam listrik.

“Kalau dibilang sedih, ya sedih. Kalau lagi ada uang buat membeli bensin mesin genset sih, ya enggak apa-apa. Tapi kalau enggak ada, ya sedih juga. Masyarakat di Beno Harapan ini belum semuanya memiliki mesin genset,” cakapnya.

Dahlia mengungkapkan, untuk sekadar dapat menikmati listrik dari mesin genset, setidaknya dia harus mengeluarkan biaya membeli bensin antara Rp250 ribu hingga Rp300 ribu setiap bulannya. Karena untuk satu liter bensin, di Batu Ampar dijual Rp10 ribu. Sementara solar dijual Rp11 ribu per liternya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Dari biaya itu pun, dia tidak lantas dapat menikmati listrik 24 jam. Listrik dari mesin genset hanya untuk menerangi malam dari pukul 18.00 Wita hingga pukul 23.30 Wita.

“Kami sangat berharap adanya listrik dari pemerintah atau PLN masuk ke desa kami. Kalau itu sudah ada, pasti ada banyak usaha yang bisa kami lakukan. Ekonomi kami pasti juga akan semakin membaik,” ujarnya.

Diakui Dahlia, pada 2019 lalu, warga Beno Harapan sudah sempat dijanjikan akan segera dialiri listrik PLN. Bahkan dari petugas PLN telah meminta biaya kepada setiap warga sekitar Rp1,5 juta untuk pemasangan paralon dan meteran. Namun hingga di 2020 ini, janji setrum listrik itu tidak kunjung terealisasi.

“Dari PLN sudah sempat memasang meteran listrik. Kami bayar Rp1,5 juta. Tetapi sampai sekarang belum dialiri listrik. (Tanda-tanda adanya pembangunan) tiang (dan jaringan) listriknya juga belum ada lagi,” imbuhnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin


TAGGED:Listrikpedalaman kutim
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Buru Oknum Pemuda Pancasila Keroyok Aparat, Kapolres Jakpus: Serahkan Atau Kami Kejar
HeadlineTrending

Buru Oknum Pemuda Pancasila Keroyok Aparat, Kapolres Jakpus: Serahkan Atau Kami Kejar

By
Devi Nila Sari
Debat Pilkada Bontang Terhenti Akibat Masalah Teknis, Warga Pserta Nobar Kecewa
Trending

Debat Pilkada Bontang Terhenti Akibat Masalah Teknis, Warga Peserta Nobar Kecewa

By
akurasi 2019
Sarwendah Rayakan Tahun Baru Imlek 2026 Kompak Kenakan Busana Merah Bersama Putri Tercinta
SelebritisTrending

Sarwendah Rayakan Tahun Baru Imlek 2026 Kompak Kenakan Busana Merah Bersama Putri Tercinta

By
Wili Wili
relawan banjir
Trending

Bagikan Makanan di Buang Depan Mata, Inilah Suka Duka Relawan Banjir di Samarinda

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?