By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Ekonomi > Imbas Krisis Ekonomi, 26 Menteri Sri Lanka Mundur
EkonomiHeadline

Imbas Krisis Ekonomi, 26 Menteri Sri Lanka Mundur

akurasi 2019
Last updated: April 4, 2022 2:15 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Imbas Krisis Ekonomi, 26 Menteri Sri Lanka Mundur
Sri Lanka alami krisis pangan. Akibatnya memicu kerusuhan dimana-mana. Seluruh kabinet Sri Lanka selain Presiden Gotabaya Rajapaksa dan kakak laki-lakinya Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri dari jabatan mereka, Minggu (3/4). (Detik.com)
SHARE

Sebanyak 26 menteri Sri Lanka mundur dar jabatannya. Menteri Sri Lanka mundur dari jabatannya karena saat ini negara itu tengah krisis ekonomi yang memicu kericuhan.

Akurasi.id, Jakarta – Seluruh kabinet Sri Lanka selain Presiden Gotabaya Rajapaksa dan kakak laki-lakinya Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri dari jabatan mereka, Minggu (3/4). Sri Lanka tengah alami krisis ekonomi yang memicu kericuhan di ibu kota.

Negara Asia Selatan itu menghadapi kekurangan makanan, bahan bakar, dan kebutuhan pokok lainnya yang parah sejak merdeka dari Inggris pada 1948.

Sebanyak 26 menteri di kabinet menyerahkan surat pengunduran diri pada pertemuan larut malam, kata menteri pendidikan Dinesh Gunawardena kepada wartawan.

Langkah itu membuka jalan bagi presiden untuk menunjuk kabinet baru pada Senin. Memungkinkan mengangkat beberapa dari mereka yang mengundurkan diri.

Kekosongan kabinet terjadi di tengah keadaan darurat yang diberlakukan setelah kerumunan berusaha menyerbu rumah presiden di ibu kota Kolombo, dan jam malam nasional berlaku hingga Senin pagi.

[irp]

Kecam Pemadaman Media Sosial

Sebelumnya, Samagi Jana Balawegaya (SJB), aliansi oposisi utama Sri Lanka mengecam pemadaman media sosial yang bertujuan untuk memadamkan demonstrasi publik. Ia juga mendesak pemerintah mengundurkan diri.

“Presiden Rajapaksa lebih baik menyadari bahwa arus telah mengubah pemerintahan otokratisnya,” kata anggota parlemen SJB Harsha de Silva kepada AFP.

Pasukan bersenjatakan senapan serbu otomatis bergerak untuk menghentikan protes oleh anggota parlemen oposisi dan ratusan pendukung mereka yang berusaha berbaris ke Lapangan Kemerdekaan ibu kota.

Masyarakat melancarkan protes karena kenaikan harga barang, kekurangan bahan pokok, dan pemadaman listrik bergilir.

Pengunjuk rasa menghancurkan tembok pembatas, melemparkan batu ke arah polisi, hingga membakar satu unit bus di jalan menuju kediaman Gotabaya. Para kritikus menilai akar dari krisis ini adalah salah urus ekonomi yang dilakukan pemerintah.(CNNIndonesia.com). (*)

Sumber: CNNIndoensia.com

Editor: Redaksi Akurasi.id

Mancanegara, Sri Lanka Krisis Ekonomi, Menteri Sri Lanka Mundur, Krisis Pangan

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kesalahpahaman Bea Cukai dan SLB Selesai, Hibah Pendidikan Kini Aman
Covered StoryHeadline

Kesalahpahaman Bea Cukai dan SLB Selesai, Hibah Pendidikan Kini Aman

By
Yori Akurasi
Mulai Tahun Depan Pedagang Dilarang Jual Rokok Batangan
BirokrasiHeadlineRagam

Mulai Tahun Depan Pedagang Dilarang Jual Rokok Batangan

By
Devi Nila Sari
Presiden Prabowo Cicipi Nasi Goreng di Posko Pengungsi Agam
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Cicipi Nasi Goreng di Posko Pengungsi Agam

By
Wili Wili
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Tampil Sederhana Naik Pesawat Komersial, Kunjungi UMKM dan Warga di Semarang
HeadlinePeristiwa

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Tampil Sederhana Naik Pesawat Komersial, Kunjungi UMKM dan Warga di Semarang

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?