By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Mensesneg Prasetyo Hadi Tanggapi Demo ‘Indonesia Gelap’, Tegaskan Efisiensi Tak Berdampak pada Pendidikan
PeristiwaTrending

Mensesneg Prasetyo Hadi Tanggapi Demo ‘Indonesia Gelap’, Tegaskan Efisiensi Tak Berdampak pada Pendidikan

Wili Wili
Last updated: Februari 18, 2025 2:54 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Mensesneg Prasetyo Hadi Tanggapi Demo 'Indonesia Gelap', Tegaskan Efisiensi Tak Berdampak pada Pendidikan
Mensesneg Prasetyo Hadi Tanggapi Demo 'Indonesia Gelap', Tegaskan Efisiensi Tak Berdampak pada Pendidikan. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi aksi demonstrasi bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang berlangsung di berbagai daerah, termasuk di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2). Prasetyo menegaskan bahwa demonstrasi adalah bagian dari kebebasan berpendapat yang wajar dalam demokrasi.

Contents
  • Demonstrasi dan Tuntutan Mahasiswa
  • Respons Pemerintah
  • ‘Indonesia Gelap’: Sebuah Narasi Kebebasan Berpendapat
  • Tuntutan Demonstran
  • Tagar #IndonesiaGelap Trending di Media Sosial

Demonstrasi dan Tuntutan Mahasiswa

Aksi demonstrasi ‘Indonesia Gelap’ yang diinisiasi oleh mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap bermasalah. Beberapa tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi ini meliputi penolakan revisi Undang-Undang (UU) TNI, Polri, dan Kejaksaan, serta kebijakan pemangkasan anggaran pendidikan.

Menurut Koordinator BEM SI, Satria, anggaran pendidikan yang layak sangat penting untuk menjamin akses pendidikan berkualitas bagi semua warga negara. “Pemangkasan anggaran pendidikan hanya akan memperdalam ketimpangan akses pendidikan dan memperburuk kualitasnya,” tegasnya.

Selain itu, demonstran juga menolak revisi beberapa UU yang dinilai memberikan kewenangan berlebihan kepada aparat hukum dan militer. Mereka menuntut penghapusan multifungsi ABRI, yang memungkinkan personel TNI dan Polri menduduki jabatan sipil.

Respons Pemerintah

Menanggapi aksi ini, Mensesneg Prasetyo Hadi mengimbau mahasiswa untuk tetap mencermati informasi yang beredar. Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi yang dikeluarkan pemerintah tidak berdampak pada pendidikan.

“Kalau boleh mengimbau adik-adik mahasiswa, minta tolong juga untuk lebih jeli. Apa yang kemarin disampaikan terhadap masalah efisiensi kan dari Jumat sudah detail ya. Tidak ada pemotongan yang berdampak terhadap pendidikan, terutama untuk adik-adik mahasiswa. Masalah KIP, beasiswa, dan LPDP tetap berjalan,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Prasetyo juga menekankan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. “Menyampaikan pendapat tidak ada masalah. Kami di pemerintahan selalu menerima masukan sebagai bentuk koreksi,” tambahnya.

‘Indonesia Gelap’: Sebuah Narasi Kebebasan Berpendapat

Menanggapi penggunaan istilah ‘Indonesia Gelap’, Prasetyo menyatakan bahwa hal itu merupakan bagian dari kebebasan berekspresi. Namun, ia meminta agar narasi yang disampaikan tidak menyimpang dari fakta.

“Namanya kebebasan berekspresi, tapi tolong jangan membelokkan fakta. Tidak ada yang namanya Indonesia gelap,” tuturnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang baru berjalan beberapa bulan. “Berilah kesempatan, pemerintahan baru berjalan 100 hari, banyak masalah yang kita hadapi, tetapi kita terus mencari solusi,” pungkasnya.

Tuntutan Demonstran

Dalam aksi tersebut, mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil menyampaikan 13 tuntutan utama, di antaranya:

  1. Ciptakan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis serta batalkan pemangkasan anggaran pendidikan.
  2. Cabut proyek strategis nasional bermasalah dan wujudkan reforma agraria sejati.
  3. Tolak revisi Undang-Undang Minerba yang dinilai membungkam kebebasan akademik.
  4. Hapuskan multifungsi ABRI dalam jabatan sipil.
  5. Sahkan RUU Masyarakat Adat untuk melindungi hak-hak masyarakat adat.
  6. Cabut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang dianggap mengancam sektor pendidikan dan kesehatan.
  7. Evaluasi penuh program makan bergizi gratis agar tepat sasaran.
  8. Realisasikan anggaran tunjangan kinerja dosen demi kesejahteraan akademisi.
  9. Desak Presiden Prabowo untuk menerbitkan Perppu Perampasan Aset guna memberantas korupsi.
  10. Tolak revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan yang dinilai menguatkan imunitas aparat.
  11. Lakukan efisiensi dan rombak Kabinet Merah Putih untuk mengatasi pemborosan pejabat.
  12. Tolak revisi peraturan DPR tentang tata tertib yang dinilai bisa memunculkan kesewenang-wenangan.
  13. Lakukan reformasi menyeluruh terhadap Kepolisian Republik Indonesia.

Tagar #IndonesiaGelap Trending di Media Sosial

Aksi demonstrasi ini mendapat dukungan luas di media sosial, terutama di platform X/Twitter, dengan tagar #IndonesiaGelap yang sudah digunakan dalam lebih dari 743.000 unggahan. Tagar ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.

Dengan berbagai tuntutan dan respons dari pemerintah, aksi demonstrasi ‘Indonesia Gelap’ menjadi momentum penting dalam dinamika demokrasi di Indonesia. Publik pun menantikan bagaimana pemerintah akan merespons lebih lanjut berbagai tuntutan tersebut.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:aksi Patung KudaDemo MahasiswaIndonesia Gelapkebebasan berekspresikebijakan Prabowokritik pemerintahpemotongan anggaran pendidikanreformasi kepolisianrevisi UU TNI Polri Kejaksaantuntutan mahasiswa
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Beneran! Caisar Aditya Pernah Digerebek BNN
Trending

Beneran! Caisar Aditya Pernah Digerebek BNN

By
akurasi 2019
bakrie group
CorakTrending

KEK Maloy Dilirik Bakrie Group, Pertemuan Membahas Investasi Terganjal Covid-19

By
akurasi 2019
transmisi lokal covid-19
Trending

Kaltim Tambah 8 Pasien Positif Covid-19, 4 Kasus Merupakan Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
Ancaman Siber Ransomware yang Meningkat di Indonesia
TechnoTrending

Ancaman Siber Ransomware yang Meningkat di Indonesia

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?