By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > Masyarakat Kaltim Perlu Bersiap, Pembangunan IKN Bakal Menyerap 16 Ribu Tenaga Kerja
CorakTrending

Masyarakat Kaltim Perlu Bersiap, Pembangunan IKN Bakal Menyerap 16 Ribu Tenaga Kerja

akurasi 2019
Last updated: Desember 12, 2019 9:25 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
tenaga kerja
Pembangunan IKN di Kaltim bakal menyerap tenaga kerja hingga belasan ribuan orang. (Dok Humas Pemprov Kaltim)
SHARE
tenaga kerja
Pembangunan IKN di Kaltim bakal menyerap tenaga kerja hingga belasan ribuan orang. (Dok Humas Pemprov Kaltim)

Akurasi.id, Samarinda – Masyarakat Kaltim tampaknya mesti menyiapkan diri mulai dari sekarang. Sebab, pembangunan ibu kota negara (IKN) yang akan dimulai pada 2020, diperkirakan bakal menyerap tenaga kerja hingga sebanyak 16 ribu orang.

baca juga:Ratusan Eselon III dan IV di Kaltim Mulai Dipangkas Juni 2020

Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan Rakyat (DPUTRPR) Kaltim Taufik Fauzi saat ditemui di kantornya belum lama ini. Kepada media, Taufik berujar, informasi itu dia dapatkan saat berkonsultasi dengan Kementerian PUPR sebelumnya di Jakarta.

Pengerjaan tahap awal megaproyek tersebut, lanjut dia, akan mulai dilaksanakan pada 2020 hingga 2024. Selama 4 tahun mendatang, setidaknya, pemerintah akan menyiapkan dana sebesar Rp1 triliun. Anggaran itu akan digunakan untuk menyiapkan tenaga kerja yang akan membangun sejumlah perkantoran pemerintahan Indonesia.

“Dari informasi Kementerian PUPR, katanya, untuk Rp1 triliun itu membutuhkan pelaksana di lapangan sekitar 16 ribu orang pekerja. Dengan masa kerja selama 4 tahun, dari 2020-2024,” terangnya.

Jika bercermin dari kebutuhan pekerja tersebut, otomatis masyarakat Kaltim juga harus menyiapkan diri. Karena nantinya, masyarakat Kaltim yang akan diprioritaskan untuk menjadi tenaga kerja dalam proyek bernilai ratusan triliun tersebut.

“Ya, bisa dibayangkan saja ada berapa banyak tenaga kerja Kaltim yang bisa diberdayakan ke depan. Makanya, masyarakat Kaltim sudah harus menyiapkan diri dari sekarang dan semua yang memang dibutuhkan dalam pembangunan IKN nanti,” serunya.

Taufik menyebutkan, sebagaimana hasil hearing antara Pemerintah Kaltim dengan Komisi XI DPR RI maupun dengan Panitia Khusus (Pansus) IKN di Jakarta, diketahui, dana yang dibutuhkan dalam merealisasikan pembangunan pusat pemerintahan Indonesia di Tanah Benua Etam –sebutan Kaltim- mencapai Rp466 triliun.

“Artinya, akan ada dana yang begitu besar yang masuk ke Kaltim. Cuman memang, kami belum mengetahui skema pembangunan pastinya seperti apa. Karena kami memang belum ada diberitahukan oleh pemerintah pusat atau kementerian terkait,” tuturnya.

Untuk diketahui, rencana pembangunan IKN di Kaltim terbagi menjadi empat. Pertama, pembangunan kawan inti pusat pemerintahan dengan luas lahan 2.000 hektare. Kawasan inti ini terdiri dari Istana, kantor lembaga negara berupa kantor eksekutif, legislatif, dan yudikatif, kemudian taman budaya, dan bontanical garden.

Kedua, kawasan IKN seluas 40.000 hektare, yang terdiri dari perumahan ASN, fasilitas pendidikan dan kesehatan, universitas, science dan techno park, Hi-tech and clean industries, R&D Center, Mice/Convention Center, Sport Center, dan Museum.

Ketiga, kawasan perluasan IKN 1 seluas 200.000 hektare, terdiri atas National  Park, Konservasi orang utan/kebun binatang, klaster permukiman Non-ASN, serta bandara dan pelabuhan. Terakhir, kawasan perluasan IKN 2 seluas 200.00 hektare, terdiri atas metropolitan dan wilayah pengembangan terkait dengan provinsi sekitarnya.

“Yang menjadi kewenangan kami, akan semaksimal mungkin kami kerjakan. Dan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, akan kami koordinasinasikan dengan kementerian terkait,” kata Taufik.

Dalam pembangunan IKN ini sendiri, pemerintah pusat memiliki dua skenario pembangunan infrastruktur. Pertama, fungsi utama, meliputi pembangunan gedung legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Skenario pertama, proyek itu menelan anggaran Rp32,7 triliun. Kedua Rp20 triliun.

MAHYUNADI

Kedua, fungsi pendukung meliputi pembangunan gedung dan rumah ASN, Polri, TNI, fasilitas  pendidikan dan kesehatan. Skenario pertama menelan anggaran Rp265,1 triliun dan skenario kedua menelan anggaran Rp182,2 triliun. Ketiga, fungsi penunjang, terdiri atas pembangunan fasilitas sarana dan prasarana, dengan skenario pembiayaan pertama Rp160,2 triliun dan skenario kedua sebesar Rp114,8 triliun.

Adapun untuk kebutuhan pengadaan lahan IKN, pemerintah pusat menyiapkan dana sebesar Rp8 triliun untuk skenario pertamanya. Sementara untuk skenario keduanya, pemerintah menyiapkan sebesar Rp6 triliun.

“Secara keseluruhan, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan IKN selama beberapa tahun ke depan sebesar Rp466 triliun atau USD 32,9 billion. Itu skenario pertamanya. Kalau skenario keduanya sebesar Rp323 triliun atau USD 22,8 billion,” bebernya. (*)

Penulis: Dirhanuddin

TAGGED:IKNpembangunan IKN
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

investasi akhirat
Corak

Hadiri Tablig Akbar di Bontang, Ustaz Wijayanto Ingatkan Anak sebagai Investasi Akhirat Orangtua

By
akurasi 2019
Balita di Ngawi Tewas Diduga Usai Minum Oli dan Pertalite yang Disimpan di Rumah
PeristiwaTrending

Balita di Ngawi Tewas Diduga Usai Minum Oli dan Pertalite yang Disimpan di Rumah

By
Wili Wili
Maxime Bouttier Hadiahkan Mobil Mewah untuk Luna Maya di Hari Valentine
SelebritisTrending

Maxime Bouttier Hadiahkan Mobil Mewah untuk Luna Maya di Hari Valentine

By
Wili Wili
Tiga Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir akibat Curah Hujan Tinggi
PeristiwaTrending

Tiga Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir akibat Curah Hujan Tinggi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?