By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Masih Proses Perbaikan, Dua Rusunawa Belum Bisa Ditempati
Corak

Masih Proses Perbaikan, Dua Rusunawa Belum Bisa Ditempati

akurasi 2019
Last updated: Juni 18, 2019 9:57 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Masih Proses Perbaikan, Dua Rusunawa Belum Bisa Ditempati
Rusunawa Guntung dan Loktuan hingga saat ini belum bisa dihuni lantaran masih dilakukan proses perbaikan. (Bambang Al Fatih/Akurasi.id)
SHARE
Masih Proses Perbaikan, Dua Rusunawa Belum Bisa Ditempati
Rusunawa Guntung dan Loktuan hingga saat ini belum bisa dihuni lantaran masih dilakukan proses perbaikan. (Bambang Al Fatih/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kelurahan Loktuan dan Guntung hingga kini masih belum bisa dihuni. Penyebabnya, lantaran masih dilakukan tahap perbaikan.

Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, Maksi Dwiyanto mengatakan, saat pembangunan selesai dilakukan dan hendak dilakukan penghunian, ternyata masih ditemukan beberapa kerusakan. Sehingga dari pusat menurunkan kembali APBN senilai Rp 1,6 miliar lagi untuk melakukan perbaikan di dua rusunawa tersebut.

“Kami target secepatnya bisa selesai. Saat ini perbaikannya sedang dalam proses,” ucapnya belum lama ini.

Dirinya menargetkan, perbaikan ini selesai secepatnya. Adapun progres pendaftaran calon penghuni, sejauh ini masih terus berjalan. Proses pendataan calon penghuni kata dia, dilakukan melalui kelurahan masing-masing.

“Atau bisa juga kami nanti akan membuka semacam tempat pendaftaran di masing-masing rusunawa,” terangnya.

Terpisah, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut, dirinya menargetkan Desember nanti kedua rusunawa tersebut sudah bisa dihuni. Mantan Ketua DPRD Bontang itu menyebut, jika kegiatan perbaikan ditanggung oleh APBN, maka nantinya pembangunan infrastruktur pelengkap seperti taman, area bermain anak, dan musala, akan dibangun menggunakan APBD Bontang.

“Kegiatan penimbunan juga sudah teranggarkan di anggaran murni maupun perubahan,” tukasnya.(*)

Penulis: Bambang Al-Fatih
Editor: Yusva Alam

TAGGED:Rusunawa
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Masa Depan AI di Indonesia

Akurasi.id - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Indonesia kini…

Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah

Akurasi.id - Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, terutama Dolar…

Dampak Kenaikan Suku Bunga

Akurasi.id - Kebijakan bank sentral dalam menyesuaikan suku bunga acuan selalu menjadi…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Cuaca Ekstrem Melanda Tanah Suci, Kemenag: Jemaah Haji Bontang Kondisinya Baik
Corak

Cuaca Ekstrem Melanda Tanah Suci, Kemenag: Jemaah Haji Bontang Kondisinya Baik

By
akurasi 2019
masyarakat
Corak

Waspadai Dampak Negatif IKN, HMI Minta Masyarakat Tidak Serampangan Menjual Tanah

By
akurasi 2019
A Taste of Love, Sentuhan Romantis Valentine’s Day Dinner di Aston Samarinda Hotel & Convention Center
Corak

A Taste of Love, Sentuhan Romantis Valentine’s Day Dinner di Aston Samarinda Hotel & Convention Center

By
akurasi 2019
Tausiah Perdana, UAS Ajak Beramal Harta
CorakTrending

Tausiah Perdana, UAS Ajak Beramal Harta

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?