By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Komisi III DPRD Bontang “Dicuekin” PT GPK, Dewan Kecewa Manajemen Perusahaan Sering Tak Hadir Rapat
Kabar Politik

Komisi III DPRD Bontang “Dicuekin” PT GPK, Dewan Kecewa Manajemen Perusahaan Sering Tak Hadir Rapat

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 5, 2021 5:53 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Komisi III DPRD Bontang “Dicuekin” PT GPK, Dewan Kecewa Manajemen Perusahaan Sering Tak Hadir Rapat
Komisi III DPRD bersama DLH Bontang melakukan kunjungan lapangan ke PT GPK. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Komisi III DPRD Bontang “Dicuekin” PT GPK, Dewan Kecewa Manajemen Perusahaan Sering Tak Hadir Rapat
Komisi III DPRD bersama DLH Bontang melakukan kunjungan lapangan ke PT GPK. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Komisi III DPRD Bontang “Dicuekin” PT GPK, Dewan Kecewa Manajemen Perusahaan Sering Tak Hadir Rapat. Anggota dewan sebut sulit bertemu manajemen perusahaan.

Akurasi.id, Bontang – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang melakukan kunjungan lapangan ke PT Graha Power Kaltim (GPK) terkait laporan warga tentang dugaan pembuangan limbah air panas ke laut yang disinyalir dilakukan pihak perusahaan, Selasa (4/5/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi III merasa kecewa terhadap sikap manajemen PT GPK yang disebut tidak menghargai dewan, lantaran kurang kooperatif saat diundang Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mengungkapkan tidak dihargai oleh pihak perusahaan lantaran sudah jauh-jauh datang ke kantor mereka, sementara ketika tiba di sana tak disambut satu pun manajemen perusahaan, hanya diwakili oleh humas.

“Kedatangan Kami ke PT GPK bukan untuk kepentingan pribadi. Tapi untuk mengklarifikasi aduan warga terkait dugaan pembuangan limbah air panas ke laut yang disinyalir dilakukan PT GPK. Menurutnya persoalan ini mestinya dijawab wakil perusahaan yang bisa ambil tindakan cepat. Humas mana bisa ambil kebijakan,” ucap Amir Tosina.

Amir pun melanjutkan, perusahaan seperti enggan bertemu legislator. Lantaran kunjungan tersebut telah disampaikan ke perusahaan sepekan sebelumnya. yang seharusnya tak ada alasan bagi mereka tak menyambut dewan.

“Ini pun bukan kali pertama legislator seperti kesulitan menemui petinggi PT GPK. Dari semua kunjungan atau panggilan rapat yang kami adakan, tak pernah sekalipun dihadiri pemegang otoritas di perusahaan. Malahan perusahaan mendelegasikan pada staf biasa,” ungkapnya.

[irp]

Selain Amir, Anggota Komisi III DPRD Bontang Agus Suhadi pun menyayangkan sikap PT GPK yang seharusnya proaktif dan menanggapi hal tersebut.

“Selama ini komisi III kalau RDP, (manajemen) tidak pernah ada yang hadir, kami ini tujuannya membantu, tapi masih saja ada keluhan masyarakat terhadap dampak yang dirasakan,” ujar Agus Suhadi.

Seharusnya lanjut dia, pihak PT GPK bisa saling menghargai, baik dengan masyarakat sekitar maupun terhadap anggota DPRD.

“Intinya apa pun yang terjadi keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti, ini demi masyarakat, harus ditanggapi dengan baik agar kondisi masyarakat pun baik. Jadi ke depan bisa langsung hubungi RT atau lurah setempat, kalau tidak ada temuan yah GPK harus tegas supaya tidak ada yang di intervensi,” bebernya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad pun mengatakan hal serupa, ia menjelaskan apabila pihak GPK tidak merasa bersalah seharusnya lebih terbuka kepada masyarakat tidak seakan akan menutupi permasalahan.

[irp]

“Jadi kalau ada tuntutan dari masyarakat kemudian pihak GPK ada bukti yang kuat yah jangan takut, harus ditindak lanjuti, jangan sampai ada indikasi bahwa kami sudah melakukan sidak ke sekian kali dinilai ada unsur kepentingan, kami tidak berpihak ke siapa pun,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya 

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:DPRD BontangGraha Power KaltimKomisi III DPRD BontangPT GPK
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Dorong Program Gentengisasi, Pramono Anung: 1.000 Persen Saya Setuju
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Dorong Program Gentengisasi, Pramono Anung: 1.000 Persen Saya Setuju

By
Wili Wili
Giring Ganesha Dilantik sebagai Wakil Menteri Kebudayaan dalam Kabinet Merah Putih
HeadlineKabar Politik

Giring Ganesha Dilantik sebagai Wakil Menteri Kebudayaan dalam Kabinet Merah Putih

By
Wili Wili
Kantongi SK Partai Golkar dan PAN, Barkati-Darlis Kian Mantap Tatap Pilwali Samarinda 2020
Kabar Politik

Kantongi SK Partai Golkar dan PAN, Barkati-Darlis Kian Mantap Tatap Pilwali Samarinda 2020

By
akurasi 2019
PAD Menipis karena Pandemi, Komisi II DPRD Ajukan Beberapa Strategi
Kabar Politik

PAD Menipis karena Pandemi, Komisi II DPRD Ajukan Beberapa Strategi

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?