By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Lurah Perintis Medan Timur Didorong ke Parit Saat Tertibkan Polisi Tidur Ilegal, Pelaku Diamankan Polisi
Hukum & KriminalTrending

Lurah Perintis Medan Timur Didorong ke Parit Saat Tertibkan Polisi Tidur Ilegal, Pelaku Diamankan Polisi

Wili Wili
Last updated: Oktober 14, 2025 6:23 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Lurah Perintis Medan Timur Didorong ke Parit Saat Tertibkan Polisi Tidur Ilegal, Pelaku Diamankan Polisi
Lurah Perintis Medan Timur Didorong ke Parit Saat Tertibkan Polisi Tidur Ilegal, Pelaku Diamankan Polisi. Foto: Kompas.
SHARE

MEDAN, Akurasi.id – Aksi tak terduga menimpa Muhammad Fadli, Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Ia menjadi korban pendorongan oleh seorang warga berinisial A hingga terjatuh ke parit saat menertibkan polisi tidur ilegal di Jalan Madukoro, Lingkungan I, Kelurahan Perintis, Senin (13/10/2025) pagi.

Peristiwa bermula ketika Fadli bersama tim kelurahan menertibkan polisi tidur buatan warga yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Polisi tidur tersebut dibuat dari ban motor bekas yang dipaku ke aspal serta ditumpuk tanah dan meja bongkaran.

“Saya dapat laporan dari kepala lingkungan bahwa ada polisi tidur yang dibuat sembarangan. Paku-pakunya menonjol dan membahayakan warga,” kata Fadli di Kantor Lurah Perintis, Senin (13/10).

Saat proses penertiban berlangsung, warga berinisial A yang membuat polisi tidur itu tak terima. Ia sempat marah dan akhirnya mendorong Fadli hingga tercebur ke parit. Akibat kejadian itu, Fadli mengalami luka di tangan dan siku yang bengkak.

“Saya didorong dan masuk ke parit. Tangan saya luka dan bengkak. Saya sudah visum di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujarnya.

Menurut Fadli, pelaku beralasan bahwa polisi tidur itu dibuat untuk memperlambat kendaraan yang sering menabrak hewan ternaknya. “Katanya supaya kendaraan pelan karena ayam dan merpati miliknya sering mati tertabrak,” tambahnya.

Setelah kejadian, Fadli sempat mencoba menyelesaikan masalah secara mediasi, namun pelaku tidak mengakui perbuatannya dan bahkan memaki dengan kata-kata kasar. Karena tidak ada titik temu, Fadli akhirnya membuat laporan resmi ke Polsek Medan Timur.

Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Khairul Fahri Lubis, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan. “Pelaku sudah diamankan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Statusnya masih terlapor, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Fahri, Selasa (14/10/2025).

Fadli kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Prima akibat luka dan pembengkakan yang dialaminya. Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya semata-mata untuk menjaga ketertiban lingkungan.

“Ini bukan soal pribadi, tapi soal tugas kewilayahan. Kami hanya ingin jalan kembali aman dan nyaman bagi warga,” tegasnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Berita Medan Hari IniHukum dan KriminalLurah PerintisMedan TimurMuhammad FadliPenganiayaan MedanPolisi Tidur IlegalPolsek Medan Timurviral MedanWarga Dorong Lurah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
3 Komentar 3 Komentar
  • تحسين نظامنا الأساسي berkata:
    Agustus 13, 2026 pukul 6:17 pm

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article. https://accounts.binance.bh/register/person?ref=MBLCVVZG

    Reply
  • binance Registrera berkata:
    Juli 13, 2026 pukul 5:07 am

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article. https://www.binance.bh/register?ref=JW3W4Y3A

    Reply
  • Registrera dig berkata:
    April 30, 2026 pukul 8:53 pm

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article. https://www.binance.bh/pt-PT/futures/ref?code=KDN7HDOR

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Viral Lapas Cibinong Ada Fasilitas Mewah Bak Hotel, Ini Daftar Penghuninya

Akurasi.id, Jakarta – Jagat maya kembali dihebohkan temuan Ombudsman RI di Lembaga…

Akhiri Puasa 28 Tahun! Indonesia Akhirnya Raih Emas di Asian Games 2026

Akurasi.id, Jakarta - Penantian 28 tahun akhirnya berakhir. Indonesia resmi pecah telur…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sepekan Positif Covid-19, Staf Balai Kota Samarinda Meninggal Dunia
Trending

Sepekan Positif Covid-19, Staf Balai Kota Samarinda Meninggal Dunia

By
akurasi 2019
Pelabuhan Loktuan Layani Muat Batu Bara Ramai Diributkan Orang Luar, Basri: Tahu Apa Mereka Soal Bontang
Trending

Pelabuhan Loktuan Layani Muat Batu Bara Ramai Diributkan Orang Luar, Basri: Tahu Apa Mereka Soal Bontang

By
Devi Nila Sari
Harga Emas Hari Ini 27 November 2025: UBS Turun, Galeri 24 dan Antam Kompak Naik
PeristiwaTrending

Harga Emas Hari Ini 27 November 2025: UBS Turun, Galeri 24 dan Antam Kompak Naik

By
Wili Wili
Masih Belasan Tahun, 2 Remaja di Bontang Nekat Jadi Spesialis Pencuri Sepeda, Polisi Sita 4 Sepeda
Hukum & KriminalNews

Masih Belasan Tahun, 2 Remaja di Bontang Nekat Jadi Spesialis Pencuri Sepeda, Polisi Sita 4 Sepeda

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?