By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Jepang Minta Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut
HeadlineNews

Jepang Minta Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut

akurasi 2019
Last updated: Januari 10, 2022 3:57 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Jepang Minta Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut
Bongkar muat batu bara di kawasan pantai Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Aceh. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
SHARE
Jepang Minta Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut
Bongkar muat batu bara di kawasan pantai Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Aceh. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Akurasi.id, Jakarta – Pemerintah Jepang memprotes dan meminta kebijakan pemerintah Indonesia terkait larangan ekspor batu bara bisa dicabut. Permintaan tersebut sudah disampaikan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji yang menyurati Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Arifin Tasrif mengungkapkan awal mula alasan Indonesia mengeluarkan larangan ekspor batu bara yang diberlakukan mulai 1 Januari sampai 31 Januari 2022.

“Sejak agustus tahun lalu harga batu bara meningkat cukup tinggi, kecenderungan pengusaha batu bara di Indonesia itu ingin mengekspor,” kata Arifin saat pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang, Senin (10/1).

Arifin menjelaskan pemerintah sudah membuat aturan Domestic Market Obligation atau DMO yang harus dipenuhi oleh pengusaha. Ia mengatakan sebelum larangan ekspor diambil, pasokan batu bara di Indonesia sedang krisis. Sehingga larangan ekspor harus dilakukan.

“Dari batu bara kalau kurang suplai itu akan mengakibatkan Indonesia lose kurang lebih 10 ribu megawatt dan itu kurang lebih 20 persen daripada konsumsi listrik Indonesia dan ini sangat kritis dan akan memberikan dampak,” ujar Arifin.

[irp]

“Nah itu makanya kita melakukan penyetopan sementara. Sementara kita di dalam negeri kita penuhi (pasokan batu bara),” tambahnya.

Saat ini pemerintah dan pengusaha juga sedang gencar melakukan pertemuan membahas larangan ekspor batu bara tersebut. Ia berharap segera ada keputusan mengenai kebijakan baru yang akan diambil.

Selain itu, Arifin memastikan akan bekerja sama dengan negara lain seperti Jepang dalam menyelesaikan persoalan batu bara dan energi lainnya. Sehingga kendala-kendala yang saat ini dihadapi bisa diselesaikan.

“Selain masalah suplai juga masalah iklim. Iklim kita sedang musim hujan,” tutur Arifin.

Sebelumnya, Dubes Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji menganggap kebijakan larangan ekspor batu bara berdampak pada negaranya karena diputuskan secara tiba-tiba. Apalagi selama ini Jepang mengimpor 2 juta ton batu bara per bulannya dari Indonesia untuk industri di negaranya, termasuk pembangkit listrik dan manufaktur.

Belum lagi, saat ini di Jepang tengah musim dingin. Kebutuhan listrik semakin meningkat. Kondisi ini membuat investor yang tergabung dalam Jakarta Japan Club (JJC) khawatir.

[irp]

“Karena itu, saya ingin meminta segera pencabutan larangan ekspor batu bara ke Jepang,” kata dia dalam surat ke Arifin Tasrif yang diterima kumparan, Kamis (6/1).

Kenji menegaskan, seharusnya pemerintah Indonesia tidak perlu melarang ekspor batu bara, karena Jepang selama ini mengimpor komoditas emas hitam ini dengan kalori tinggi (High Caloricif Value/HVC). Sedangkan pembangkit listrik PLN menggunakan batu bara berkalori rendah (Low Caloricif Value/LCV).

“Artinya, ekspor HCV ke Jepang tidak berpengaruh signifikan terhadap pasokan batu bara untuk PLN,” lanjut Kenji.

Masalah lain yang timbul dari kebijakan pelarangan ekspor batu bara, kata Kenji, adalah tidak bisa berlayarnya kapal-kapal besar Jepang di pelabuhan Indonesia. Setidaknya ada lima kapal pengangkut batu bara yang menunggu berangkat ke Jepang saat ini.

“Saya juga ingin meminta secara khusus agar izin keberangkatan untuk kapal-kapal yang siap berangkat ini segera diterbitkan,” ujar dia.

Kenji ingin Arifin Tasrif mempertimbangkan permohonan Jepang atas masalah ini. Apalagi hubungan ekonomi kedua negara sudah terjalin baik selama ini. (*)

Sumber: Kumparan.com

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Ekspor BatubaraHardnewsKementerian ESDMLarangan Ekspor
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

lang-lang ditutup
News

Imbas Corona, Lang-Lang Bontang Ditutup, Pedagang: Kami Makan Apa?

By
akurasi 2019
Polisi Ungkap Penemuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek di Bekasi
Hukum & KriminalTrending

Polisi Ungkap Penemuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek di Bekasi

By
Wili Wili
Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi
Headline

Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi

By
akurasi 2019
Pemerintah Buka Program Magang Bergaji UMP Mulai 15 Oktober 2025, Target 20 Ribu Fresh Graduate
HeadlinePeristiwa

Pemerintah Buka Program Magang Bergaji UMP Mulai 15 Oktober 2025, Target 20 Ribu Fresh Graduate

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?