By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Surabaya, Wartawan Kaltim Gelar Aksi Solidaritas Suarakan Kebebasan Pers
Trending

Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Surabaya, Wartawan Kaltim Gelar Aksi Solidaritas Suarakan Kebebasan Pers

Devi Nila Sari
Last updated: April 5, 2021 8:32 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Surabaya, Wartawan Kaltim Gelar Aksi Solidaritas Suarakan Kebebasan Pers
Sejumlah wartawan Kaltim turun ke jalan menggelar aksi solidaritas menolak berbagai aksi kekerasan kepada jurnalis, terutama yang dialami wartawan Tempo Nurhadi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Surabaya, Wartawan Kaltim Gelar Aksi Solidaritas Suarakan Kebebasan Pers
Sejumlah wartawan Kaltim turun ke jalan menggelar aksi solidaritas menolak berbagai aksi kekerasan kepada jurnalis, terutama yang dialami wartawan Tempo Nurhadi. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Surabaya, Wartawan Kaltim Gelar Aksi Solidaritas Suarakan Kebebasan Pers. Berdasarkan catatan AJI Indonesia, setidaknya sudah ada 848 kasus kekerasan yang dialami awak jurnalis dari medio 2006-2021.

Akurasi.id, Samarinda – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Samarinda dan puluhan wartawan Kaltim serempak menggelar aksi solidaritas atas kekerasan yang dialami Jurnalis Tempo, Nurhadi yang bertugas di Surabaya. Aksi mengecam segala bentuk kekerasan terhadap pers itu berlangsung di Taman Samarendah pada Senin (5/3/2021).

Dalam aksi tersebut, sejumlah wartawan melakukan orasi di depan pengguna jalan yang melintas. Para wartawan menyuarakan kebebasan pers dan meminta keadilan bagi rekan sejawat mereka yang mendapatkan perlakuan kekerasan saat meliput.

“Kami meminta masyarakat mengawal kasus kekerasan ini hingga tuntas sebagai upaya penegakan kebebasan pers,” ujar Ketua AJI Samarinda, Nofiyatul Chalimah saat berorasi.

Selain itu, dalam orasi dan sebarannya, AJI Samarinda menyatakan sikap, mengutuk keras segala bentuk kekerasan oleh siapa pun kepada siapa pun. Terlebih kepada rekan jurnalis yang dalam bekerja dilindungi UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers sebagaimana diatur dalam Pasal 8.

“Mendesak Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengusut pelaku penganiayaan Jurnalis Tempo Nurhadi dan segera memproses pidana maupun etik. Dan mendesak Kapolda Kaltim, Irjen Herry Rudolf Nahak mengusut pelaku penganiayaan lima jurnalis di Samarinda baik secara pidana maupun etik,” seru Nofiyatul.

Untuk diketahui, jurnalis Tempo Nurhadi dianiaya sejumlah oknum diduga polisi saat meliput kasus korupsi yang diduga menjerat Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu, Angin Prayitno Aji. Kasus suap pajak yang menyeret nama Angin tengah dalam penanganan KPK pada Sabtu 27 Maret lalu.

[irp]

Singkat cerita, Nurhadi diamankan sejumlah oknum, dipukul, ditendang, ditampar, diancam dibunuh, dan dirampas ponsel miliknya. Setelah disiksa, Nurhadi dipaksa menerima uang Rp600.000 diduga imbalan tutup mulut.

“Peristiwa penyiksaan Nurhadi merupakan satu dari sederet kasus kekerasan yang menimpa jurnalis saat melaksanakan kerja-kerja jurnalistik. Untuk itu kami akan terus mengawal kasus ini,” tutupnya.

Catatan AJI Indonesia, sejak 2006 – 2021 jumlah kekerasan yang menimpa jurnalis di Indonesia sebanyak 848 kasus. Meliputi kekerasan fisik 258 kasus, pengusiran 92 kasus, ancaman dan teror 77 kasus, merusak alat liputan 58 kasus dengan kategori pelaku, polisi 60 kasus, massa 60 kasus, dan 36 kasus orang tak dikenal dan lainnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Jurnalis Surabaya DianiayaKutuk Aksi KekerasanSuarakan Kebebasan PersWartawan Aksi SolidaritasWartawan Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sidang Perceraian Paula Verhoeven dan Baim Wong Memasuki Babak Akhir, Hak Asuh Anak Jadi Perhatian
SelebritisTrending

Sidang Perceraian Paula Verhoeven dan Baim Wong Memasuki Babak Akhir, Hak Asuh Anak Jadi Perhatian

By
Wili Wili
Netralitas TNI dalam Pemilu Dipertanyakan: Sebuah Tantangan bagi Demokrasi Indonesia
HeadlineTrending

Netralitas TNI dalam Pemilu Dipertanyakan: Sebuah Tantangan bagi Demokrasi Indonesia

By
akurasi 2019
Puluhan Anggota Dewan Memilih Wakil Walikota
Trending

Puluhan Anggota Dewan Memilih Wakil Walikota

By
akurasi 2019
Berkali-kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Nikita Mirzani
HeadlineTrending

Berkali-kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Nikita Mirzani

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?