By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Kondisi Jasad dalam Toren Air di Pondok Aren Menimbulkan Pertanyaan
HeadlinePeristiwa

Kondisi Jasad dalam Toren Air di Pondok Aren Menimbulkan Pertanyaan

akurasi 2019
Last updated: Mei 29, 2024 2:26 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Kondisi Jasad dalam Toren Air di Pondok Aren Menimbulkan Pertanyaan
Kondisi Jasad dalam Toren Air di Pondok Aren Menimbulkan Pertanyaan. Foto: Kompas.
SHARE

Tangerang Selatan, Akurasi.id – Warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Devi Karmawan (27) di dalam toren air rumah warga pada Senin (27/5/2024). Penemuan ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat dan pihak keluarga korban, terutama mengenai bagaimana jasad tersebut bisa berada di dalam toren dan kondisi sebenarnya dari kematian Devi.

Contents
  • Kronologi Penemuan
  • Hasil Otopsi dan Pernyataan Polisi
  • Kecurigaan dan Kejanggalan Keluarga
  • Reaksi Warga

Kronologi Penemuan

Kejadian ini berawal ketika Sutrisno, pemilik rumah, bersama mertuanya, Abu Suud (60), memeriksa toren air yang terletak di belakang rumahnya. Selama dua hari sebelumnya, Sutrisno mengeluhkan air di kamar mandinya yang berbau tidak sedap, keruh, licin, dan berbusa. Ia mengira bahwa bau tersebut berasal dari cicak mati atau kondisi tanah yang kering.

“Dari hari Minggu, itu istri saya sudah bilang, ‘Kok airnya keruh.’ Saya bilang, ‘Alah, ini kan sudah musim kering. Mungkin dari pompanya,'” ujar Sutrisno.

Namun, saat membuka penutup toren, aroma tak sedap langsung menyeruak, dan Sutrisno serta Abu menemukan mayat seorang pria. Setelah diperiksa lebih lanjut, mayat tersebut diketahui adalah tetangga mereka, Devi Karmawan, yang tinggal sekitar 100 meter dari rumah Sutrisno.

Hasil Otopsi dan Pernyataan Polisi

Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Hariyanto, mengungkapkan bahwa Devi masih hidup saat terendam air di dalam toren. Hasil otopsi menunjukkan tidak ada luka pada tubuh korban, baik dari benda tumpul maupun benda tajam, meskipun jasad Devi mengalami pembusukan lanjut.

“Ketika terendam atau tenggelam di air, kondisi masih hidup,” jelas Hariyanto pada Selasa (28/5/2024).

Kecurigaan dan Kejanggalan Keluarga

Meski hasil otopsi menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik, ibu Devi, Darmiyati (55), merasa ada kejanggalan dalam kematian anaknya. Berdasarkan informasi dari salah satu anaknya, terdapat luka bergaris pada leher Devi yang menyerupai bekas cekikan. Karena itu, kakak Devi mendampingi proses otopsi di RS Polri Kramatjati sejak pagi hingga sore hari.

“Sepertinya ada yang janggal, seperti ada bekas cekikan di lehernya,” ungkap Darmiyati di rumah duka.

Reaksi Warga

Kematian Devi yang dikenal baik oleh warga sekitar menimbulkan banyak pertanyaan dan spekulasi. Kejadian ini membuat warga Pondok Aren lebih waspada terhadap lingkungan sekitar mereka. Banyak yang merasa prihatin dan berharap pihak berwenang dapat mengungkap misteri di balik kematian Devi.

Penemuan mayat dalam toren air di Pondok Aren menimbulkan banyak pertanyaan dan spekulasi di kalangan warga dan keluarga korban. Hasil otopsi menunjukkan bahwa Devi masih hidup saat terendam, tanpa tanda kekerasan fisik. Namun, kondisi mayat yang membusuk dan kecurigaan keluarga menuntut penyelidikan lebih lanjut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada dan peduli terhadap keamanan lingkungan mereka.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Devi Karmawanhasil otopsikeamanan lingkungankematian misteriusPenemuan MayatPenyelidikanPolisiPondok ArenTangerang SelatanToren Air
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

WNA Pakistan di Bali Ditangkap Setelah 38 Kali Pesan Makanan dengan Bukti Transfer Palsu, Pemilik Restoran Rugi Rp 29,8 Juta
HeadlineHukum & Kriminal

WNA Pakistan di Bali Ditangkap Setelah 38 Kali Pesan Makanan dengan Bukti Transfer Palsu, Pemilik Restoran Rugi Rp 29,8 Juta

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Naik Tipis, Per Gram Dibanderol Rp 1,9 Juta per Sabtu 5 Juli 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Naik Tipis, Per Gram Dibanderol Rp 1,9 Juta per Sabtu 5 Juli 2025

By
Wili Wili
PDIP dan Demokrat Sikapi Dukungan untuk Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
HeadlineKabar Politik

PDIP dan Demokrat Sikapi Dukungan untuk Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

By
akurasi 2019
Mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun, Indonesia Berduka
HeadlinePeristiwa

Mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun, Indonesia Berduka

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?