By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Melihat Koleksi Batik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang
Birokrasi

Melihat Koleksi Batik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 7, 2021 7:49 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Melihat Koleksi Batik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang
Berbagai macam koleksi batik khas Bontang yang terpajang di gedung DPK. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Melihat Koleksi Batik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang
Berbagai macam koleksi batik khas Bontang yang terpajang di gedung DPK. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Melihat koleksi batik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang. Tak hanya manjakan mata, namun juga menambah wawasan pembaca

Akurasi.id, Bontang – Jejeran kain batik berbagai corak tertata rapi di tembok ruang baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang. Kain-kain ini bertengger di dinding diselimuti bingkai kaca, dengan keterangan jenis batik di masing-masing pigura.

Rupanya, berbagai kain batik ini tak hanya sekadar penghias ruang baca. Namun juga untuk menambah wawasan pengunjung DPK Bontang. Selain buku, DPK Bontang juga memamerkan koleksi batik daerah.

Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti melalui Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pengembangan Budaya Etnis Heldarina menjelaskan, tujuan dipamerkan batik-batik tersebut untuk mempromosikan budaya khas batik di Kota Taman.

“Saat ini koleksi yang ada di Perpustakaan Daerah yakni Batik Etam Kuntul Mangrove Dayak, Batik Mutiara Kalimantan, Batik Daon Jajar, Batik Kuntul Perak, dan Batik Mangrove Etam. Tinggal Batik Beras Basah lagi yang belum di pajang,” ucap Helda saat ditemui media ini, Rabu (7/7/2021).

Dia menjelaskan, untuk motif Batik Etam Kuntul Mangrove Dayak yakni menggambarkan burung perak yang didapat di pinggiran laut Bontang, dipadukan motif ukiran khas Dayak.

Lanjut, Batik Kuntul Perak merupakan batik khas Kota Bontang yang lahir pada November 2007 sebagai hasil karya dari Sayid Abdul Kadir Assegaf. Sayid mendapatkan inspirasi dari kunjungan pameran batik di Kuala Lumpur, Malaysia. Yang mana saat setiap batik yang dipamerkan mengangkat keunikan daerah masing-masing.

[irp]

Kemudian Batik Daon Jajar, daun-daun bekas menjadi bahan utama, disusun sejajar di atas kain untuk mendapatkan motif yang menarik.

Lalu Batik Mutiara Kalimantan yakni motif yang biasa menggunakan gambar hewan seperti bangau atau bawis. Selain itu tumbuhan mangrove dan anggrek hitam sebagai simbol dari Kota Bontang.

Dan yang terakhir Batik Etam yang bermotif burung kuntul perak dan buah mangrove, motif ini menggambarkan peran penting burung kuntul sebagai simbol Kota Bontang itu sendiri. Sementara buah mangrove menggambarkan habitat dari burung tersebut.

“Jadi ada beberapa karya pengrajin batik khas Kota Bontang yang kami pajang, selain itu ada juga baju khas yang sering dikenakan pejabat di kala acara adat dan ada baju Dayak. Ke depan ada baju adat untuk anak-anak, karena kami sering ikut lomba bercerita, dari pada menyewa, lebih baik punya sendiri sekaligus nantinya dijadikan bahan untuk pameran di perpustakaan,” paparnya.

[irp]

Dia berencana ke depan untuk perpustakaan, selain memiliki koleksi buku, akan ada galeri untuk menyimpan semua lokasi budaya yang ada di Bontang.

“Selain mencari buku, pengunjung juga bisa melihat budaya-budaya yang ada di Kota Taman,” harapnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Batik Khas BontangDinas Perpustakaan dan Kearsipan BontangRetno Febriaryanti
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Investor asal oman
Birokrasi

Investor Kilang Minyak Asal Oman Tarik Diri dari Bontang, Rustam: Pemerintah Harus Berjuang

By
akurasi 2019
Sigit Wibowo (fm/Akurasi.id)
Birokrasi

Sigit Akan Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat di Beragam Bidang

By
akurasi 2019
Wakil Rakyat Hadiri Demo, Andi Faiz: DPRD Bontang Menolak Tegas Omnibus Law
Birokrasi

Wakil Rakyat Hadiri Demo, Andi Faiz: DPRD Bontang Menolak Tegas Omnibus Law

By
Devi Nila Sari
Pemprov Kaltim Diminta Tak Abaikan Sektor Pertanian Sebagai Sumber Potensial PAD
Birokrasi

Pemprov Kaltim Diminta Tak Abaikan Sektor Pertanian Sebagai Sumber Potensial PAD

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?