By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Berawal Dari Ruam, Kenali Perbedaan Gejala Cacar Monyet dan Cacar Air
KesehatanRagam

Berawal Dari Ruam, Kenali Perbedaan Gejala Cacar Monyet dan Cacar Air

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 7, 2022 4:43 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Berawal Dari Ruam, Kenali Gejala dan Perbedaan Cacar Monyet dengan Cacar Air
Penampakan cacar monyet pada tangan anak. (Ilustrasi)
SHARE

Penyakit cacar monyet dan cacar air memiliki gajala yang serupa. Berawal dari demam, ruam yang melepuh, sakit kepala, nyeri otot, serta gejala lainnya.

Contents
  • Penyebab dan Cara Penularan Cacar Monyet
  • Gejala dan Masa Inkubasi Penyakit Cacar Monyet dan Cacar Air

Akurasi.id, Jakarta – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) saat ini tengah menyoroti potensi dan gejala cacar monyet di Tanah Air. Meskipun hingga saat ini Indonesia belum melaporkan adanya kejadian cacar monyet.

Pasalnya, penyebaran cacar monyet tergolong cepat. Selain itu, gejalanya juga menyerupai penyakit lain seperti infeksi bakteri pada kulit (impetigo) atau cacar. Dimulai dari deman dan ruam kulit yang melepuh.

Ketua Satgas Monkeypox (cacar monyet) PB IDI Hanny Nilasari menerangkan, kelainan kulit pada cacar monyet mirip-mirip impetigo. Namun, pada cacar monyet lesinya cenderung berdekatan.

“Kemudian, gejala ini diikuti demam lebih dari 38 dearajat celcius, myalgia, sakit kepala, terasa tidak enak di saluran tenggorok. Kemudian pembesaran kelenjar getah bening dan kelainan di kulit,” terangnya dalam diskusi daring sebagaimana melansir Detik.com, Jumat (5/8/2022).

Penyebab dan Cara Penularan Cacar Monyet

Penyebab cacar monyet virus monkeypox yang berasal dari genus orthopoxvirus yang termasuk dalam famili poxviridae. Risiko cacar monyet terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi. Penularannya melalui monyet, tupai afrika, tikus dan kelinci.

Menular ke manusia melalui luka, gigitan, atau cakaran. Selain itu, manusia juga dapat terinfeksi apabila mengonsumsi daging yang terinfeksi cacar monyet.

Penyebaran cacar monyet dari manusia ke manusia memerlukan waktu yang cukup lama dan intens. Melalui penggunaan barang-barang pribadi, seperti handuk dan pakaian. Termasuk cairan dari orang yang terinfeksi, seperti air liur.

Sedangkan cacar air disebabkan oleh virus varicella zooster. Penularannya melalui manusia ke manusia antara orang yang terinfeksi kepada orang yang belum terinfeksi.

Gejala dan Masa Inkubasi Penyakit Cacar Monyet dan Cacar Air

Gejala cacar monyet dan cacar air hampir mirip, hanya saja lebih ringan. Cacar monyet akan memiliki gejala demam yang berlangsung sekitar 5 hari. Kemudian, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, kelelahan, menggigil dan pembengkakan getah bening.

Sementara cacar air juga ditandai dengan gejala demam yang terjadi pada hari ke 1 hingga 2 sebelum ruam muncul di kulit. Kemudian, kehilangan selera makan, nyeri otot atau sendi, sakit kepala, gejala pilek dan seperti batuk atau pilek.

Adapun kondisi ruam pada cacar monyet menyebabkan ruam dan bintik-bintik yang berisi cairan nanah atau lesi yang muncul dari wajah ke bagian tubuh lain. Umumnya menyebar ke telapak tangan kaki, mulut, area genital, hingga pada area mata.

Bahkan, ruam tersebut terasa keras dan tebal. Serta, membentuk koreng sebelum sembuh. Sedangkan cacar air biasanya gatal dan terlihat ada pelepuhan pada kulit. Ruam yang terjadi karena cacar air juga melebar ke punggung dan dada serta seluruh bagian tubuh kecuali telapak tangan dan kaki.

Cacar monyet juga memiliki gejala kelenjar getah bening. Getah bening muncul di area yang dapat teraba seperti leher, selangkangan, ketiak. Gejala cacar air tidak disertai pembengkakan dan kelenjar getah bening.

Sedangkan masa inkubasi dan penyembuhan cacar monyet selama 5 hingga 21 hari, sedangkan cacar air yakni 10 hingga 21 hari. Masa inkubasi adalah masa penderita terpapar hingga virus berkembang menjadi penyakit.

Selain itu, penderita cacar monyet mengalami proses penyembuhan lebih lama, selama 2 hingga 4 minggu. Sedangkan penderita cacar air akan mengalami cacar sekitar 4 hingga 7 hari dan sembuh dengan sendirinya. (*)

Penuli/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Cacar MonyetGejala Cacar MonyetPenularan Cacar MonyetPerbedaan Cacar Monyet dan Cacar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Ungkap Alasan Larangan Penjualan Rokok Batangan
BirokrasiHeadlineRagam

Jokowi Ungkap Alasan Larangan Penjualan Rokok Batangan

By
Devi Nila Sari
Ayo Ikut Lomba Foto Arsip DPK, Ini Kategori Serta Persyaratannya
Birokrasi

Ayo Ikut Lomba Foto Arsip DPK, Ini Kategori Serta Persyaratannya

By
Devi Nila Sari
Optimalkan PAD dari Sektor Pajak Restoran dengan Cash Register
BirokrasiInfografis

Optimalkan PAD dari Sektor Pajak Restoran dengan Cash Register

By
akurasi 2019
Pemerintah Berencana Pensiunkan Tenaga Listrik Batu Bara, Sigit Wibowo: Tak Masalah
Kabar Politik

Pemerintah Berencana Pensiunkan Tenaga Listrik Batu Bara, Sigit Wibowo: Tak Masalah

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?