By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Banyak OPD Kekurangan Tenaga Ahli, Maming: Pegawai Yang Direkrut Mestinya Melihat Tupoksi
Kabar Politik

Banyak OPD Kekurangan Tenaga Ahli, Maming: Pegawai Yang Direkrut Mestinya Melihat Tupoksi

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Agustus 2, 2021 5:34 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Banyak OPD Kekurangan Tenaga Ahli, Maming: Pegawai Yang Direkrut Mestinya Melihat Tupoksi
Anggota Komisi I DPRD Bontang Maming menyoroti minimnya tenaga ahli yang ada di setiap OPD Pemkot Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Banyak OPD Kekurangan Tenaga Ahli, Maming: Pegawai Yang Direkrut Mestinya Melihat Tupoksi
Anggota Komisi I DPRD Bontang Maming menyoroti minimnya tenaga ahli yang ada di setiap OPD Pemkot Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Banyak OPD Kekurangan Tenaga Ahli, Maming: Pegawai Yang Direkrut Mestinya Melihat Tupoksi. Di sisi lain, kekurangan tenaga ahli di setiap OPD, berdampak pada kinerja instansi pemerintah. Terutama dalam membantu memproduk prodak hukum.

Akurasi.id, Bontang – Keterbatasan tenaga ahli yang ada di setiap OPD Pemkot Bontang mendapatkan sorotan dari Komisi I DPRD Bontang. Pasalnya, imbas minimnya tenaga ahli yang ada di berbagai OPD, berdampak pada tidak maksimalnya kerja. Terlebih, banyak pekerjaan yang tidak berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Hal itu yang mendapatkan pembahasan serius saat Komisi I DPRD Bontang dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) setempat menggelar rapat kerja, Senin (2/8/2021).

Terkait pertemuan yang membahas jumlah pegawai tenaga ASN dan tenaga kontrak daerah (TKD) itu, anggota Komisi I DPRD Bontang Maming menyebut, kinerja para pegawai di setiap OPD kurang maksimal. Lantaran masih banyak mengandalkan TKD. Terlebih banyak pegawai yang bekerja tidak sesuai tupoksinya.

“Seharusnya OPD pada saat perekrutaan pegawai, harusnya melihat berdasarkan tupoksinya. Harus sesuai dengan bidangnya. Soalnya banyak yang hanya input data, itu pun salah. Dan ini banyak terjadi,” imbuhnya.

Lantaran kinerja yang tidak maksimal tersebut, sambung dia, imbasnya banyak pendataan yang dilakukan pemerintah tidka berjalan baik. Dampak atas hal itu, banyak prodak hukum yang ada di Bontang tidak tergarap secara baik dan maksimal.

“Itu yang menjadi alasan kenapa harus orang yang berkompenten harus direkrut. Jangan hanya kedekatan dan lain-lain. Harus sesuai kebutuhan. Karena jangan sampai pekerjaan terbengkalai. Persoalan tenaga kerja di pemerintah harus dibenahi,” kata dia.

Politikus Partai PDI Perjuangan ini menyebutkan, ada 4 hal yang harus diterapkan pemerintah dalam merekrut pegawau. Pertama, mantap organisasi. Kedua, mantap personalia. Ketiga, mantap program. Keempat, mantap sumber dayanya.

“Tolong ini diperhatikan. Selain itu, jika ada pelatihan, peserta ini harus mengikuti dengan serius, jangan hanya sekadar menggugurkan kewajiban,” serunya.

[irp]

Perihal itu, Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Pengembangan SDM, BKPSDM Bontang, Hatamuddin menyampaikan, jika kondisi itu terjadi lantaran terdapat beberapa OPD yang tidak mengusulkan penambahan formasi. Yang mana usulan itu harus dilaporkan kembali ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“OPD selalu mengeluhkan kekurangan SDM, tetapi tidak pernah mengusulkannya. Karena OPD hanya bicara di luar (rapat resmi), tapi tidak mengusulkan formasinya,” imbuhnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:DPRD BontangKinerja Pemerintah KurangKomisi I DPRD BontangMamingOPD Kekurangan Tenaga Ahli
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Perda Menara Telekomunikasi Dinilai Usang, DPRD Bontang Ingin Revisi Seiring Perubahan Kewenangan Daerah
Kabar Politik

Perda Menara Telekomunikasi Dinilai Usang, DPRD Bontang Ingin Revisi Seiring Perubahan Kewenangan Daerah

By
Devi Nila Sari
Komisi III DPRD Bontang Prioritaskan Anggaran 2021 untuk Penanggulangan Banjir dan Perbaikan Jalan
Birokrasi

Komisi III DPRD Bontang Prioritaskan Anggaran 2021 untuk Penanggulangan Banjir dan Perbaikan Jalan

By
akurasi 2019
Nasib 118 KK Transmigran Palaran Digantung 35 Tahun, Pemprov Kaltim Diminta Berikan Hak Tanah Masyarakat
Kabar Politik

Nasib 118 KK Transmigran Palaran Digantung 35 Tahun, Pemprov Kaltim Diminta Berikan Hak Tanah Masyarakat

By
Devi Nila Sari
Pemerintah Serahkan Daftar Calon Pimpinan BI dan LPS ke DPR, Ini Daftar Nama Kandidatnya
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Serahkan Daftar Calon Pimpinan BI dan LPS ke DPR, Ini Daftar Nama Kandidatnya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?