By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Kebun Raya Samarinda “Beralih Fungsi” Jadi Tempat Mesum, Nyabu hingga Pesta Miras
News

Kebun Raya Samarinda “Beralih Fungsi” Jadi Tempat Mesum, Nyabu hingga Pesta Miras

akurasi 2019
Last updated: Mei 23, 2021 5:27 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Kebun Raya Samarinda “Beralih Fungsi” Jadi Tempat Mesum, Nyabu hingga Pesta Miras
Banyak botol bekas minuman keras berserakan di sejumlah tempat di pintu keluar Taman Borneo atau eks Kebun Raya Samarinda. (Ilustrasi)
SHARE
Kebun Raya Samarinda “Beralih Fungsi” Jadi Tempat Mesum, Nyabu hingga Pesta Miras
Banyak botol bekas minuman keras berserakan di sejumlah tempat di pintu keluar Taman Borneo atau eks Kebun Raya Samarinda. (Ilustrasi)

Kebun Raya Samarinda “Beralih Fungsi” Jadi Tempat Mesum, Nyabu hingga Pesta Miras. Dari hasil patroli pihak FKPM dan kepolisian setempat, mendapati sejumlah kondom bekas pakai, botol sisa nyabu, pakaian dalam wanita hingga puluhan botol bekas miras.

Akurasi.id, Samarinda – Keberadaan Taman Borneo atau eks Kebun Raya Samarinda sedianya dijadikan tempat rekreasi serta liburan. Tapi hal sebaliknya justru terjadi. Keberadaan Taman Borneo justru disalahgunakan sejumlah oknum tak bertanggung jawab untuk berbuat maksiat. Ya, di pintu keluar Taman Borneo, diam-diam ternyata dijadikan lokasi berpesta miras hingga berbuat mesum.

Hal itu diketahui saat Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Tanah Merah melakukan patroli bersama jajaran kepolisian dan TNI di Taman Borneo pada Jumat (21/5/2021) lalu. Dari patroli di kebun raya yang berlokasi di Jalan Poros Samarinda-Bontang itu didapati banyak sisa-sisa botol miras, bekas kondom sisa pakai, dan alat hisap narkoba atau sabu (bong).

“Awal informasi kami dapat dari masyarakat sekitar, yang resah atas kegiatan kumpul-kumpul anak muda di area pintu keluar Kebun Raya Samarinda (Taman Borneo). Saat kami cek, kami memang menemukan puluhan botol miras, kondom, dan bong yang telah habis pakai,” ungkap Ketua FKPM Tanah Merah Syarif Setiadi saat dihubungi, Minggu (23/5/2021).

Syarif menerangkan, sebelumnya juga pihaknya dalam kegiatan patroli beberapa pekan sebelumnya, di tempat yang sama menemukan pakaian dalam wanita berupa celana dalam dan bra.

“Di situ kan tempatnya gelap, tak ada penerangan. Kondisinya banyak semak belukar. Ke depan akan kami pasang lampu secara mandiri. Soalnya kami juga sudah mengajukan ke Dishub Provinsi Kaltim, tapi enggak dapat tanggapan,” terangnya.

Lebih lanjut Syarif menyebut, ada tiga tempat di Kelurahan Tanah Merah yang kerap dijadikan tempat mesum dan kumpul-kumpul anak muda. Dua diantaranya yakni di kuburan Cina dan pemakaman Covid-19.

[irp]

“Kalau yang di kuburan Cina dan pemakaman Covid-19 sudah jarang terlihat, karena sering kami lakukan patroli. Tapi yang di Kebun Raya Samarinda (Taman Borneo) ini sepertinya jadi markas baru anak muda dalam melakukan tindakan negatif,” tutup Syarif.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Sungai Pinang, Kompol M Jufri Rana melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Iptu Akhmad Wira mengatakan, atas temuan barang-barang tersebut pihaknya akan rutin menggelar patroli di kawasan yang biasa dijadikan destinasi warga Samarinda itu.

“Ke depan kami akan rutin melakukan pengecekan di kawasan itu, bersama teman-teman dari FKPM dan Babinsa setempat. Agar tidak memberikan ruang bagi mereka yang ingin berbuat hal-hal negatif,” jelas perwira berpangkat balok emas dua itu.

[irp]

Selain itu, Iptu Wira mengimbau, agar masyarakat setempat yang mendapati aktivitas anak muda yang meresahkan di wilayah Tanah Merah dapat segera menghubungi pihak kepolisian untuk dapat ditertibkan.

“Sebagai tindak menciptakan keamanan di wilayah Tanah Merah, kami imbau masyarakat berperan aktif menginformasikan hal-hal yang menimbulkan gangguan keamanan di sana,” tutup Wira. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Pesta MirasSamarindaTaman Borneo Lokasi MesumTanah MerahTempat Mesum dan Nyabu
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Satu Rumah Hangus Dilahap Si Jago Merah
News

Satu Rumah Hangus Dilahap Si Jago Merah

By
akurasi 2019
Terungkap! Sindikat Perdagangan 25 Bayi dari Jabar ke Singapura, 13 Tersangka Ditangkap
Hukum & KriminalTrending

Terungkap! Sindikat Perdagangan 25 Bayi dari Jabar ke Singapura, 13 Tersangka Ditangkap

By
Wili Wili
Masjid Istiqlal Siapkan Beragam Program Menyambut Ramadhan 1446 H
PeristiwaTrending

Masjid Istiqlal Siapkan Beragam Program Menyambut Ramadhan 1446 H

By
Wili Wili
Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu
Hukum & KriminalTrending

Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?