By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon: Pengacara Klaim Bukan Pembunuhan, Melainkan Kecelakaan
HeadlineHukum & Kriminal

Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon: Pengacara Klaim Bukan Pembunuhan, Melainkan Kecelakaan

akurasi 2019
Last updated: Mei 19, 2024 11:40 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon: Pengacara Klaim Bukan Pembunuhan, Melainkan Kecelakaan
Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon: Pengacara Klaim Bukan Pembunuhan, Melainkan Kecelakaan. Foto: Tribunnews.
SHARE

Cirebon, Akurasi.id – Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon kembali menjadi perbincangan hangat setelah pengacara terpidana mengklaim bahwa insiden tersebut adalah kecelakaan tunggal, bukan pembunuhan. Jogi Nainggolan, pengacara para terpidana, menyatakan bahwa ia memiliki bukti kuat yang mendukung klaim tersebut.

Contents
  • Bukti Pendukung Klaim Kecelakaan
  • Para Terpidana Tidak Mengenal Korban
  • Respons Keluarga Korban
  • Kesimpulan

Bukti Pendukung Klaim Kecelakaan

Dalam wawancara dengan program “Apa Kabar Indonesia Malam” di tvOne, Jogi Nainggolan mengungkapkan bahwa bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan adanya kecelakaan tunggal. Menurut Jogi, jalan di lokasi kejadian yang menurun menyebabkan percepatan kendaraan, yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Selain itu, ditemukan gesekan pada badan mobil di marka jalan dan aspal, serta darah dan daging di tiang listrik yang berada di TKP.

“Sebenarnya kasus ini bukan pembunuhan, tapi murni kecelakaan tunggal,” tegas Jogi. Ia menambahkan bahwa bukti-bukti tersebut diperoleh dari investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian lalu lintas.

Para Terpidana Tidak Mengenal Korban

Jogi Nainggolan juga menegaskan bahwa para terpidana tidak saling mengenal dan bukan bagian dari geng motor seperti yang selama ini diberitakan. “Klien kami bukan bagian dari pada geng motor yang selama ini digembor-gemborkan. Klien kami tidak mengenal tiga orang yang DPO,” ujar Jogi.

Sebelumnya, polisi mengungkapkan bahwa pembunuhan Vina dan Eky melibatkan 11 orang tersangka. Namun, hanya delapan yang berhasil ditangkap dan divonis, sementara tiga pelaku lainnya masih buron. Menurut Jogi, ada banyak kejanggalan dalam penetapan tersangka oleh penyidik Polres Cirebon Kota, yang ia duga sebagai rekayasa.

Respons Keluarga Korban

Di sisi lain, keluarga Vina masih merasakan duka mendalam atas kepergian Vina dan Eky delapan tahun lalu. Wasnadi, ayah Vina, menceritakan saat-saat terakhir Vina yang meninggal dalam pelukannya di rumah sakit. “Saya masih ingat jelas bagaimana Vina menghembuskan nafas terakhir dalam pelukan saya,” kenangnya dengan air mata berlinang.

Meski sudah mengikhlaskan kepergian Vina, Wasnadi tetap berharap keadilan ditegakkan dan pelaku yang masih bebas segera ditangkap. “Kami ingin pelaku yang masih buron segera tertangkap dan diadili,” kata Wasnadi. Harapan serupa diutarakan oleh Marliayana, kakak Vina, yang menyatakan bahwa keluarga mereka sedikit merasa lega dengan langkah yang diambil Polda Jawa Barat untuk memburu pelaku yang masih buron.

Kesimpulan

Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon kini memasuki babak baru dengan klaim dari pengacara terpidana yang menyebut kejadian tersebut sebagai kecelakaan tunggal. Meski demikian, keluarga korban masih berpegang teguh pada keyakinan mereka bahwa Vina dan Eky adalah korban pembunuhan brutal oleh geng motor. Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini tentu akan menarik untuk diikuti, terutama bagaimana pihak kepolisian menanggapi klaim baru ini dan apakah akan ada penyelidikan ulang yang dapat mengungkap kebenaran sesungguhnya.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:bukti kecelakaangeng motor Cireboninvestigasi polisiJogi Nainggolankasus Vina Cirebonkeadilan keluarga Vinaklaim pengacarapembunuhan atau kecelakaanTKP CirebonVina dan Eky
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Demo 50.000 Buruh di Jakarta 24 September 2026: Hindari 5 Rute Ini, Cek Jalur Alternatif

Akurasi.id, Jakarta - Hari ini, Rabu (24/9/2026), Jakarta bakal macet total. Sekitar…

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 23, Bulu Tangkis Harapan Emas Pertama

Akurasi.id, Jakarta - Kabar terbaru dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026…

Adu Ganas! Perbedaan iPhone 18 Pro Max vs 17, 16, 15 Pro Max, Mana Paling Worth It?

Akurasi.id, Jakarta - iPhone 18 Pro Max baru rilis di Singapura 18…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KPU Tegur Gibran Rakabuming Raka Terkait Aksi Kontroversialnya pada Debat Capres Pertama
HeadlineTrending

KPU Tegur Gibran Rakabuming Raka Terkait Aksi Kontroversialnya pada Debat Capres Pertama

By
akurasi 2019
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo Akan Dihadirkan Sebagai Saksi di Sidang Kasus BTS 4G
HeadlineTrending

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo Akan Dihadirkan Sebagai Saksi di Sidang Kasus BTS 4G

By
akurasi 2019
Terobos Penjagaan, Pengidap Skizofrenia Ancam Ledakan Bom di Polres Tarakan
Hukum & KriminalNews

Terobos Penjagaan, Pengidap Skizofrenia Ancam Ledakan Bom di Polres Tarakan

By
Devi Nila Sari
Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 70 Jakarta
HeadlinePeristiwa

Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 70 Jakarta

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?