By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Kaltim Setorkan PAD Rp500 Triliun ke Pusat, Namun Urus Setrum Listrik Saja Tidak Beres?
HeadlineTrending

Kaltim Setorkan PAD Rp500 Triliun ke Pusat, Namun Urus Setrum Listrik Saja Tidak Beres?

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Juni 24, 2022 11:04 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Kaltim Setorkan PAD Rp500 Triliun ke Pusat, Namun Urus Setrum Listrik Saja Tidak Beres?
Hampir setiap tahunnya, Kaltim setorkan PAD Rp500 triliun ke pusat yang bersumber dari hasil pendapatan daerah dari sektor energi. (Ilustrasi)
SHARE

Hampir setiap tahunnya, Kaltim setorkan PAD Rp500 triliun ke kas negara. Hanya saja, jumlah pendapatan daerah dari sektor energi yang disetorkan ke pusat, tidak sebanding dengan nilai yang dikembalikan ke daerah.

Contents
  • Hadi Mulyadi: Kaltim Setorkan PAD Rp500 Triliun ke Pusat
  • Mawar Ingatkan Pemerintah Pusat Akan Amanat UU 1945!

Akurasi.id, Samarinda – Kaltim menjadi salah satu provinsi yang cukup produktif sebagai daerah penyumbang kas bagi negara. Baik itu dari pajak maupun dari hasil eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam. Semisal pertambangan batu bara serta minyak dan gas (migas).

Nilai yang Kaltim sumbangkan ke kas negara setiap tahunnya pun tidak kecil. Setidak-tidaknya, angkanya bisa mencapai puluhan hingga ratusan triliun. Hanya saja, di balik sumbangsih yang begitu besar itu. Angka yang kembali ke Kaltim disebut tidak seberapa.

Untuk sekadar menuntaskan layanan setrum atau listrik di 10 kabupaten/kota saja, Pemerintah Kaltim harus mengakui cukup kesulitan. Wajar jika kemudian masih banyak desa atau perkampungan di daerah pelosok yang belum mendapatkan penerangan 24 jam.

Hal itu pun yang banyak mendapatkan pembahasan ketika Komite II DPD RI melaksanakan advokasi dengan Pemprov Kaltim pada Rabu, 15 Juni 2022 lalu di Samarinda. Advokasi itu dalam rangka menindaklanjuti aspirasi masyarakat, terkait desa tertinggal yang belum memiliki aliran listrik. Sehingga menghambat roda perekonomian masyarakat.

“Advokasi ini ada karena kami sebagai anggota yang dipilih oleh masyarakat, pasti terjun ke daerah,” ujar Anggota DPD RI Dapil Kaltim Aji Mirni Mawarni sebagaimana mengutip dari media sosialnya, Jumat (24/6/2022).

Hadi Mulyadi: Kaltim Setorkan PAD Rp500 Triliun ke Pusat

Pertemuan itu sendiri menghadirkan sejumlah pejabat penting daerah. Antara lain, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Wakil Bupati Mahakam Ulu Yohanes Avun, dan Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam.

Kemudian ada juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartananegara Sunggono dan Asisten II Kabupaten Kutai Timur Ahmad Fauzan. Serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Samarinda Heri Suriansyah dan Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengakui adanya ketimpangan pembangunan di Kaltim. Ia juga menyebutkan, bahwa jumlah pendapatan daerah dari sektor energi yang disetorkan ke pusat, tidak sebanding dengan nilai yang dikembalikan ke daerah.

“Setiap tahun kami (Pemprov Kaltim) menyetor PAD Rp500 triliun ke pusat. Namun kondisi kelistrikan di daerah kami masih belum sepenuhnya tersambung oleh jaringan listrik. Terutama bagi daerah-daerah pelosok,” beber Hadi Mulyadi.

Mawar Ingatkan Pemerintah Pusat Akan Amanat UU 1945!

Mengenai hal tersebut, Aji Mawar menyampaikan pendapatnya terkait ketidakmerataan aliran listrik di Kaltim. Meskipun Kaltim terkenal sebagai wilayah yang kaya akan energi. Menurutnya, ini merupakan kondisi yang memprihatinkan.

Ia menuturkan, memang dari sisi ekonomi tidak efisien membangun infrastruktur listrik dengan hanya melayani beberapa kepala keluarga (KK) saja. Namun berkaitan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Setiap warga negara berhak mendapatkan kesejahteraan yang sama. Sehingga perlu di bantu meskipun dengan menggunakan listrik tenaga surya.

“Jadi harapannya, kementerian inilah yang menjadi pendorong terhadap perusahaan-perusahaan yang sudah mengeruk hasil sumber daya di Kaltim. Untuk mendorong membantu masyarakat menyiapkan listrik tenaga surya. Kalau PLN tidak bisa memenuhi,” kata Aji Mawar.

Wanita berkerudung ini berharap, melalui pertemuan itu, pihaknya dapat menjembatani aspirasi masyarakat daerah dengan pemerintah pusat. Sehingga kedepannya, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap daerah penghasil seperti Kaltim.

Sebagai informasi, kegiatan kunjungan kerja ini di pimpin oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI Lukky Semen dari Sulawesi Tengah. Bersama anggota Komite II Aji Mirni Mawarni Dapil Kaltim. Anna Latuconsina (Maluku), Adilla Azis (Jawa Timur), dan Habib Hamid (Kalimantan Selatan). Serta TGB Ibnu Kholil (Nusa Tenggara Barat) dan Alexander Fransiscus (Bangka Belitung).

Tambahan lain yang hadir pada pertemuan itu, yakni General Manager UIW Kaltimra Saleh Siswanto dan SRM Perencanaan PLN Kaltim Uwaisul Qarni. Kemudian Manager UP3 PLN Samarinda Ari Titraprawita dan Manager UP2K Kaltim Rahmatan. (*)

Penulis/Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Aji Mirni MawarniHadi MulyadiKaltimPAD KaltimPAD Rp500 TriliunPemprov Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesia Dorong Millennials untuk Memahami Dialektika: Penguatan Pemahaman dan Kritis Berpikir
Trending

Indonesia Dorong Millennials untuk Memahami Dialektika: Penguatan Pemahaman dan Kritis Berpikir

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan Investasi Rp 75,8 Triliun
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan Investasi Rp 75,8 Triliun

By
Wili Wili
NASA Tabrakkan Pesawat ke Asteroid Ancam Bumi
HeadlineTrending

NASA Tabrakkan Pesawat ke Asteroid Ancam Bumi

By
Devi Nila Sari
Amarah Risma Kembali Pecah Saat Hadapi Mahasiswa di Lombok
HeadlineTrending

Amarah Risma Kembali Pecah Saat Hadapi Mahasiswa di Lombok

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?