By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Kakak-Adik di Medan Kirim Mayat Bayi Hasil Inses Lewat Ojol, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Hukum & KriminalTrending

Kakak-Adik di Medan Kirim Mayat Bayi Hasil Inses Lewat Ojol, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Wili Wili
Last updated: Mei 10, 2025 5:10 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kakak-Adik di Medan Kirim Mayat Bayi Hasil Inses Lewat Ojol, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Kakak-Adik di Medan Kirim Mayat Bayi Hasil Inses Lewat Ojol, Polisi Selidiki Penyebab Kematian. Foto: Ist.
SHARE

Medan, Akurasi.id – Kepolisian mengungkap kasus mengejutkan di Medan, Sumatera Utara, setelah menangkap dua orang kakak beradik yang diduga membuang jasad bayi hasil hubungan inses melalui jasa ojek online (ojol). Keduanya adalah Reynaldi alias R (24) dan adiknya, Najma Hamida alias NH (21).

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menjelaskan, bayi tersebut lahir prematur pada 3 Mei 2025 di tempat tinggal NH di Barak Tambunan, Sicanang, Belawan. Bayi laki-laki itu kemudian sakit dan dibawa ke RS Delima, Simpang Martubung, pada 7 Mei. Dokter menyarankan agar bayi dirujuk ke RSUD Dr. Pirngadi Medan karena kondisi gizi buruk dan kelahiran prematur. Namun NH menolak karena tak memiliki dokumen keluarga dan memilih pulang.

Pada malam harinya, sekitar pukul 23.00 WIB, bayi itu meninggal dunia. Esoknya, pada 8 Mei 2025 dini hari, NH dan Reynaldi membawa jasad bayi tersebut ke Hotel Abadi di kawasan Brayan. Pagi harinya, pukul 06.14 WIB, mereka memesan layanan antar barang melalui aplikasi ojol untuk mengirimkan mayat bayi itu ke Masjid Jamik, Jalan Ampera III, Medan Timur.

“Motifnya, supaya bayi ditemukan marbot masjid dan langsung dimakamkan, karena masjid itu berdekatan dengan pemakaman,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Sinaga.

Nama pemesan yang tercantum di aplikasi adalah “Rudi”, sementara penerima bernama “Putri” yang ternyata akun fiktif milik NH. Polisi menduga pengiriman dilakukan dengan sengaja untuk menyamarkan identitas dan menghindari jejak.

Pihak kepolisian telah menetapkan NH dan Reynaldi sebagai tersangka dan tengah mendalami unsur pidana berdasarkan hasil scientific investigation. Polisi juga menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian bayi dan menentukan konstruksi pasal hukum yang sesuai.

“Jika ditemukan unsur kekerasan atau penelantaran yang menyebabkan kematian bayi, maka bisa dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, yang ancaman hukumannya lebih berat,” kata Kombes Gidion.

Sementara itu, hasil pemeriksaan sementara mengindikasikan bayi adalah hasil hubungan inses. Meski keduanya tak tinggal bersama, Reynaldi kerap mengunjungi NH dan melakukan hubungan seksual berulang kali.

Kasus ini menyoroti persoalan kekerasan seksual dalam lingkup keluarga, keterbatasan akses kesehatan, dan dampak minimnya edukasi seksual. Polisi masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan ahli serta gelar perkara untuk menegakkan hukum secara adil.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bayi Meninggalberita kriminal Medanberita viral MedanHukum Pidanakakak adik hubungan sedarahkasus inseskekerasan dalam keluargaMedanNH dan Reynaldipengiriman bayi lewat ojolpengiriman mayat via ojolPerlindungan AnakPolrestabes Medan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jenazah Habib Ja'far Al-Kaff Diterbangkan Melalui Bandara APT Pranoto Diiringi Doa Jemaah
NewsTrending

Jenazah Habib Ja’far Al-Kaff Diterbangkan Melalui Bandara APT Pranoto Diiringi Doa Jemaah

By
Devi Nila Sari
Marc Marquez & Ducati Semakin Tak Terkejar di Klasemen MotoGP 2025 Usai GP Belanda
OlahragaTrending

Marc Marquez & Ducati Semakin Tak Terkejar di Klasemen MotoGP 2025 Usai GP Belanda

By
Wili Wili
Pentingnya Monitor Detak Jantung dan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga demi Kesehatan Jantung
KesehatanTrending

Pentingnya Monitor Detak Jantung dan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga demi Kesehatan Jantung

By
akurasi 2019
Pemuda di Kalimantan Selatan Tewas Dikeroyok Empat Rekannya Usai Pesta Minuman Keras
HeadlineHukum & KriminalNews

Pemuda di Kalimantan Selatan Tewas Dikeroyok Empat Rekannya Usai Pesta Minuman Keras

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?