Trending

Kabar Baik! 3.879 ODP di Kaltim Dinyatakan Bebas Corona

Loading

3.879 ODP
Jumlah ODP yang dinyatakan bebas corona di Kaltim terus bertambah dari hari ke hari. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Meski jumlah orang dalam pemantauan (ODP) corona terus bertambah di Kaltim dari hari ke harinya. Namun, kabar baiknya juga, bahwa jumlah mereka yang dinyatakan lepas dari pemantauan atau bebas corona, angkanya pun meningkat cukup signifikan.

baca juga: Masih Ingat!! Pasien Positif Corona Pertama di Kaltim, Kondisinya Kini Berangsur Membaik

Merujuk data Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kaltim, hingga Senin (13/4/20) hari ini, tercatat ada 5.424 warga Kaltim yang pernah tercatat sebagai ODP corona.

Walau begitu, dari angka tersebut, juga tercatat ada sebanyak 3.879 kasus ODP yang dinyatakan selesai pemantauan alias bebas dari wabah virus corona. Pada Senin ini saja, walau terdapat penambahan 44 kasus ODP baru, namun jumlah mereka yang dinyatakan selesai dari ODP juga ada 362 kasus. Artinya, jumlah mereka yang dinyatakan bebas ODP meningkat cukup signifikan dari hari ke hari.

Jasa SMK3 dan ISO

Pelakasan Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya memperkuat tracing kepada masyarakat yang berada di zona merah maupun masyarakat yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif corona.

“Jumlah ODP di Kaltim tercatat ada 5.424 kasus yang kami dapatkan. Dan yang sudah diproses (dan selesai pemantauan ada) 3.879 kasus. Sehingga saat ini tersisa 1.545 ODP yang masih dalam pemantauan,” terangnya, Senin sore tadi.

Selain melakukan tracing terhadap warga yang ada di zona merah, Dinkes Kaltim dibantu Dinkes kabupaten/kota, sedang berupaya melacak warga Kaltim yang pernah melakukan perjalanan sebagai peserta kegiatan Ijtima Ulama Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Dari total 35 kasus positif corona di Kaltim, 7 kasus di antaranya merupakan peserta Ijtima Ulama, saat ini kami berfokus men-tracing mereka yang belum terdata,” tuturnya.

Untuk diketahui, tercatat peserta Ijtima ulama yang telah di data Dinkes Kaltim berjumlah 688 orang. Yang sudah ditetapkan sebagai ODP 152 kasus. Sedangkan untuk PDP 31 kasus. Lalu orang tanpa gejala (OTG) 9 kasus. Yang terkonfirmasi positif corona ada 7 kasus.

Nantinya, mereka yang ditetapkan ODP atau pernah melakukan kontak erat, serta masyarakat yang berada di zona merah akan menjadi preoritas untuk dilakukan tes cepat atau rapid tes.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Saat ini rapid tes yang kami miliki ada 7.200 pcs, sebagian sudah kami distribusikan ke rumah sakit rujukan, dan puskesmas di sejumlah daerah di Kaltim, terutama Balikpapan yang sudah terjadi transmisi lokal,” ungkapnya.

Rapid tes tersebut, juga akan diperuntukan kepada tim medis yang menanggani para pasien corona. Karena mereka adalah orang yang paling rentan terinfeksi corona. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Artikel Terkait

Back to top button