By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Jokowi Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Tegaskan Ijazahnya Asli dan Bukan Settingan
HeadlinePeristiwa

Jokowi Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Tegaskan Ijazahnya Asli dan Bukan Settingan

Wili Wili
Last updated: Juli 27, 2025 10:16 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Jokowi Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Tegaskan Ijazahnya Asli dan Bukan Settingan
Jokowi Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Tegaskan Ijazahnya Asli dan Bukan Settingan. Foto: Harian.
SHARE

Sleman, Akurasi.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri reuni ke-45 tahun angkatan 1980 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu (26/7/2025) di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kehadiran Presiden ke-7 RI itu menjadi sorotan, mengingat polemik soal tudingan ijazah palsu yang kembali mencuat belakangan ini.

Contents
  • Rekan Kuliah Siap Jadi Saksi
  • Projo: Tuduhan Ijazah Palsu Sarat Muatan Politik
  • Kesehatan Belum Pulih 100 Persen

Dalam sambutannya yang berdurasi sekitar 11 menit, Jokowi secara langsung menyinggung tuduhan terkait keaslian ijazah sarjananya dari UGM. Ia menegaskan bahwa ijazah tersebut asli dan menyesalkan isu yang menurutnya sudah menyimpang dari akal sehat.

“Begitu ijazahnya sulit dicari-cari salahnya, belok ke skripsi. Skripsinya juga dibilang palsu, terus ke KKN. Ini bukan soal asli atau tidak asli lagi, tapi politis,” kata Jokowi disambut tawa dan tepuk tangan para alumni.

Jokowi juga menyebut sejumlah dosen yang menjadi pembimbing dan penguji skripsinya, termasuk Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro, Ir. T. Baharuddin, dan Ir. Sofian Warsito. Ia mengaku heran karena setiap bukti yang diklarifikasi selalu dianggap tidak valid oleh pihak-pihak yang terus menggulirkan narasi ijazah palsu.

Rekan Kuliah Siap Jadi Saksi

Sejumlah alumni Fakultas Kehutanan UGM turut membela Jokowi. Mustoha Iskandar, salah satu rekan satu angkatan, menyatakan keyakinannya bahwa Jokowi memang kuliah di UGM. Ia bahkan siap memberikan kesaksian di pengadilan jika diperlukan.

“Pasti asli. Wong teman-temannya masih ada saksi hidup. Masak kita teman settingan? Gila itu,” kata Mustoha.

Hal serupa disampaikan oleh Heri Tribasuki, yang menyebut dirinya sebagai saksi hidup karena mengikuti sejumlah kegiatan perkuliahan dan praktek lapangan bersama Jokowi, termasuk di hutan Cilacap, Gunung Slamet, hingga Randublatung.

Projo: Tuduhan Ijazah Palsu Sarat Muatan Politik

Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Damanik, mengatakan bahwa kehadiran Jokowi di acara reuni UGM seharusnya mampu meyakinkan publik tentang keaslian ijazah tersebut. Namun, ia juga menyadari bahwa kelompok yang menyebar tudingan itu kemungkinan besar tidak akan berhenti.

“Isu ini bukan soal keaslian, tapi sudah jadi alat politik. Targetnya menjatuhkan citra Pak Jokowi agar ditinggalkan masyarakat dan partai,” ujar Freddy.

Kesehatan Belum Pulih 100 Persen

Di tengah semarak reuni, Jokowi juga mengungkapkan bahwa kondisinya belum pulih sepenuhnya usai sakit. Meski begitu, ia tetap meluangkan waktu untuk hadir dan bertemu dengan teman-teman semasa kuliah.

“Saya belum 100 persen sehat, masih pemulihan. Tapi saya ingin ketemu teman-teman semua,” ungkapnya.

Acara reuni bertajuk “Reuni SPIRIT ’80: Guyub, Rukun, Migunani” itu menjadi ajang nostalgia sekaligus penguat solidaritas angkatan 1980. Seusai memberi sambutan, Jokowi membaur dan berswafoto bersama para alumni dan istrinya, Iriana.

Sekitar pukul 11.50 WIB, Jokowi pamit undur diri setelah bersalaman dengan rekan-rekannya. Saat ditanya kesannya bertemu teman lama, ia hanya menjawab singkat, “Ya senang, senang,” sebelum masuk ke dalam mobil dinas.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:alumni UGMberita hari iniberita JokowiFakultas Kehutanan UGMfitnah ijazahijazah jokowiijazah palsu jokowiIsu PolitikJokowiKKN Jokowipolitik indonesiapresiden jokowiProjoreuni UGMskripsi JokowiUGM
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sah! Dibikin Satu Harga, Minyak Goreng Turun Jadi Rp 14.000 per Liter
HeadlineNews

Sah! Dibikin Satu Harga, Minyak Goreng Turun Jadi Rp 14.000 per Liter

By
akurasi 2019
THR PNS Cair Lebaran Tahun Ini, Plus Tunjangan Kinerja 50 Persen
BirokrasiHeadline

THR PNS Cair Lebaran Tahun Ini, Plus Tunjangan Kinerja 50 Persen

By
akurasi 2019
Pemerintah RI Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
HeadlinePeristiwa

Pemerintah RI Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

By
Wili Wili
Warga Bekasi Ramai-ramai Pindai Retina untuk WorldID, Wali Kota Minta Segera Lapor
PeristiwaTrending

Warga Bekasi Ramai-ramai Pindai Retina untuk WorldID, Wali Kota Minta Segera Lapor

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?