By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Jika Status KLB Dicabut, Neni Moerniaeni: Bontang Bisa Salat Id di Masjid
Trending

Jika Status KLB Dicabut, Neni Moerniaeni: Bontang Bisa Salat Id di Masjid

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Neni Moerniaeni
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (kiri). (Dokpim Bontang)
SHARE
Neni Moerniaeni
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (kiri). (Dokpim Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Belum lama ini Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau agar pelaksanaan salat Idulfitri dilakukan di rumah saja dalam kondisi pandemi saat ini. Namun, masyarakat Kota Taman tetap berharap ibadah tersebut dapat digelar di masjid atau di lapangan.

baca juga: Salat Idulfitri di Samarinda Ditiadakan, Pemerintah Segera Terbitkan Surat Edaran ke Setiap Masjid

Dilansir dari bontangkota.go.id, dalam kegiatan pembagian bantuan sembako tahap II untuk guru ngaji di Pendopo Rumah Jabatan Walikota, Neni pun menyampaikan bahwa dirinya memahami keinginan masyarakat Kota Taman –sebutan Bontang- untuk melaksanakan salat id berjamaah di masjid atau lapangan seperti biasa setiap tahunnya. Menanggapi hal tersebut, orang nomor 1 di Bontang ini menjelaskan bahwa Kementrian Agama (Kemenag) pusat pun sudah memberikan arahan terkait pelaksanaan ibadah salat id yang nanti akan dilakukan di rumah masing-masing.

Bukan tanpa sebab, hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Indonesia. Namun, kata Neni, ada kemungkinan sebuah daerah seperti di Bontang bisa menyelenggarakan salat id di masjid atau lapangan.

“Ini kan banyak nih, yang menuntut salat dan ibadah di masjid. Sementara majelis ulama kita dan juga Badan Penanggulangan Bencana Pusat, kita ini belum mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB),” ucap perempuan yang akrab disapa Bunda Neni ini, Senin (18/5/20).

Menurutnya, daerah yang sudah tidak lagi atau sudah mencabut status KLB akan memiliki kemungkinan untuk mendapatkan izin dalam menyelenggarakan salat Idulfitri di masjid dengan protokol yang ada. Namun demikian, ada beberapa indikator sehingga status KLB tersebut bisa dicabut.

“Kalau KLB dicabut itu syaratnya sudah tidak ada lagi yang positif di kota ini, di kota bontang. Dan setelahnya selama 28 hari tidak ada lagi yang positif. Nah, baru kita bisa mencabut Bontang dari status KLB,” bebernya.

Hingga 18 Mei 2020 ini, di Bontang tercatat 11 kasus pasien positif Covid-19. Saat ini terhitung 5 pasien masih dalam perawatan di RSUD Taman Husada Bontang. Sedangkan 6 orang lainnya dinyatakan sembuh.

“Semoga pasien yang masih dalam perawatan segera sembuh,” harap Neni.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mendatangkan 1000 unit alat rapid test. Sekitar 150 orang guru ngaji melakukan rapid test massal. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan penyebaran Covid-19 saat ini di Kota Taman. (*)

Penulis: Ferdiana Rose
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Covid-19HimbauanKLB Covid-19RSUD Taman Husada Bontangsalat idWalikota Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Marc Marquez Sukses Jalani Operasi Bahu Kanan
OlahragaTrending

Marc Marquez Sukses Jalani Operasi Bahu Kanan

By
Wili Wili
Menyambut Petualangan di Gunung Bromo dengan Pesona Alam yang Mengagumkan
DestinasiTrending

Menyambut Petualangan di Gunung Bromo dengan Pesona Alam yang Mengagumkan

By
akurasi 2019
Baharuddin Demmu, Syafruddin dan Sutomo Jabir Jadi Penjamin 2 Mahasiswa Ditahan Polres Samarinda
BirokrasiTrending

Baharuddin Demmu, Syafruddin dan Sutomo Jabir Jadi Penjamin 2 Mahasiswa Ditahan Polres Samarinda

By
akurasi 2019
Pameran Inovasi Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri: Dorong Kreativitas di Bidang Teknologi Digital dan Bisnis
PendidikanTrending

Pameran Inovasi Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri: Dorong Kreativitas di Bidang Teknologi Digital dan Bisnis

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?