By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Jejak Kehidupan Erus, Pelaku Mutilasi di Garut: Dari Masa Lalu Hingga Tragedi
Covered StoryHukum & Kriminal

Jejak Kehidupan Erus, Pelaku Mutilasi di Garut: Dari Masa Lalu Hingga Tragedi

akurasi 2019
Last updated: Juli 3, 2024 10:15 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Jejak Kehidupan Erus, Pelaku Mutilasi di Garut: Dari Masa Lalu Hingga Tragedi
Jejak Kehidupan Erus, Pelaku Mutilasi di Garut: Dari Masa Lalu Hingga Tragedi. Foto: RRI.
SHARE

Garut, Akurasi.id – Kasus mutilasi yang menggemparkan Garut pada akhir Juni 2024 membawa perhatian publik pada sosok Erus, seorang pemuda berusia 23 tahun yang kini tengah menjalani observasi kejiwaan. Namun, siapa sebenarnya Erus? Bagaimana latar belakang kehidupannya hingga berujung pada tragedi mengerikan ini?

Contents
  • Kehidupan Awal dan Lingkungan Sosial
  • Perjalanan Hidup yang Penuh Tantangan
  • Tragedi Mutilasi
  • Proses Hukum dan Observasi Kejiwaan
  • Dampak Sosial dan Harapan Keluarga

Kehidupan Awal dan Lingkungan Sosial

Erus lahir dan dibesarkan di sebuah desa kecil di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Ia dikenal oleh warga sekitar sebagai pribadi yang pendiam dan sering menampilkan tingkah laku yang tidak lazim. Sejak kecil, Erus sering menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan, namun keluarganya tidak mampu membawanya ke fasilitas kesehatan karena keterbatasan ekonomi.

“Sejak kecil, Erus sudah terlihat berbeda. Ia sering berbicara sendiri dan menghindari interaksi dengan orang lain,” kata Arman, seorang tetangga yang mengenal Erus sejak kecil. “Keluarganya hanya bisa membawanya ke pengobatan alternatif karena biaya rumah sakit terlalu mahal.”

Perjalanan Hidup yang Penuh Tantangan

Selama masa remajanya, Erus dikenal sebagai sosok yang penakut dan sering kabur ketika ditegur oleh warga. Ia juga sering terlihat menuntun anjing liar atau membawa ular, sebuah pemandangan yang tidak biasa di desa tersebut. Meski demikian, Erus tidak pernah terlibat dalam tindak kriminal sebelumnya dan dikenal sebagai pribadi yang tidak meresahkan.

“Erus sebenarnya anak yang baik, hanya saja ia memang berbeda. Kami semua tahu dia punya masalah kejiwaan, tapi dia tidak pernah mengganggu orang lain,” tambah Arman.

Tragedi Mutilasi

Pada Minggu, 30 Juni 2024, kehidupan Erus berubah drastis. Di pinggiran Jalan Raya Cibalong, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, ditemukan jasad seorang pria dalam kondisi terpotong-potong menjadi 12 bagian. Erus yang ditemukan di dekat lokasi kejadian langsung diamankan oleh polisi. Penangkapan ini mengungkap sisi gelap dari kehidupan Erus yang sebelumnya tidak banyak diketahui orang.

Menurut hasil penyelidikan awal, Erus diduga kuat melakukan mutilasi terhadap korban dan bahkan sempat memakan beberapa potongan tubuh korban. Perilaku ini membuat polisi segera merujuk Erus untuk menjalani observasi kejiwaan di Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung.

Proses Hukum dan Observasi Kejiwaan

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, menyatakan bahwa kondisi kejiwaan Erus masih dalam proses observasi. “Pelaku kini tengah dilakukan observasi medis di Rumah Sakit Sartika Asih di Bandung. Kami masih menunggu hasil observasi kesehatan dari pihak rumah sakit,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuat spekulasi berlebihan terkait kasus ini. Proses hukum akan berjalan sesuai dengan prosedur dan hasil observasi kejiwaan akan menjadi pertimbangan penting dalam penanganan kasus ini.

Dampak Sosial dan Harapan Keluarga

Kasus ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi refleksi bagi masyarakat tentang pentingnya penanganan kesehatan mental. Keluarga Erus berharap agar ada perhatian lebih terhadap layanan kesehatan mental, terutama bagi mereka yang tidak mampu secara finansial.

“Kami berharap ada bantuan bagi orang-orang seperti Erus. Jangan sampai ada kejadian seperti ini lagi hanya karena keterbatasan biaya untuk berobat,” kata salah satu anggota keluarga Erus yang enggan disebut namanya.

Kasus mutilasi di Garut ini membuka mata kita akan kompleksitas masalah kesehatan mental di masyarakat. Perjalanan hidup Erus yang penuh tantangan hingga berujung pada tragedi mengerikan ini menunjukkan betapa pentingnya akses terhadap layanan kesehatan mental yang memadai. Sambil menunggu hasil observasi kejiwaan dan proses hukum yang berjalan, kita semua diingatkan untuk lebih peduli dan peka terhadap mereka yang membutuhkan bantuan mental di sekitar kita.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Berita KriminalErus Pelaku MutilasiKasus Mutilasi GarutKasus Pembunuhan SadisKesehatan MentalLayanan Kesehatan MentalObservasi KejiwaanPolres GarutRumah Sakit Sartika AsihTragedi Garut
Share This Article
Facebook Copy Link Print
4 Komentar 4 Komentar
  • Donnell McAuley berkata:
    April 24, 2026 pukul 9:35 pm

    Want more targeted traffic to your Akurasi Id website? See how our AI-powered solution can help in this quick video: https://www.youtube.com/shorts/iojvp6ZtjW4

    Balas
  • April Dunhill berkata:
    April 22, 2026 pukul 9:49 am

    Unlock more targeted leads with our AI! Watch this short video to get started: https://www.youtube.com/shorts/iojvp6ZtjW4

    Balas
  • Noble Truitt berkata:
    April 21, 2026 pukul 8:52 am

    Our AI-powered traffic service delivers high-intent visitors to your website, costing far less than traditional paid advertising. Ready to scale your business?

    https://marketingaged.com/

    Balas
  • Kari Dutton berkata:
    April 15, 2026 pukul 2:54 am

    Our AI-driven solution delivers keyword and location-specific visitors to your site, offering a budget-friendly alternative to expensive paid advertising. Ready to boost your reach?

    https://marketingaged.com/

    Balas

Tinggalkan Balasan ke April Dunhill Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tugas Berat Menanti Bupati Kukar Edi Damansyah
Covered Story

Tugas Berat Menanti Bupati Kukar Edi Damansyah

By
akurasi 2019
Urusan Tagih Utang, Nyawa Warga Bengalon Nyaris Melayang Usai Ditimpas Pakai Parang
Hukum & KriminalNews

Urusan Tagih Utang, Nyawa Warga Bengalon Nyaris Melayang Usai Ditimpas Pakai Parang

By
akurasi 2019
Residivis
Hukum & KriminalNews

Empat Kali Jadi Residivis, Buruh Serabutan Nekat Beraksi di Sebuah Toko Elektronik

By
akurasi 2019
Tiga 'Koboi' Jalanan Surabaya yang Terobsesi Game Online Diringkus Polisi.
Hukum & KriminalTrending

Tiga ‘Koboi’ Jalanan Surabaya yang Terobsesi Game Online Diringkus Polisi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?