By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Olahraga > Jay Idzes: Tidak Ada Istilah Laga Persahabatan, Indonesia Selalu Ingin Menang
OlahragaTrending

Jay Idzes: Tidak Ada Istilah Laga Persahabatan, Indonesia Selalu Ingin Menang

Wili Wili
Last updated: September 9, 2025 3:31 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Jay Idzes: Tidak Ada Istilah Laga Persahabatan, Indonesia Selalu Ingin Menang
Jay Idzes: Tidak Ada Istilah Laga Persahabatan, Indonesia Selalu Ingin Menang. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Lebanon pada laga uji coba internasional FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). Meski gagal meraih kemenangan, hasil ini tetap berdampak positif terhadap posisi Indonesia di ranking FIFA.

Contents
  • Ranking FIFA Indonesia Naik
  • Duel Panas Indonesia vs Lebanon
  • Thom Haye Tolak Bersalaman
  • Jay Idzes: Tidak Ada Laga Persahabatan
  • Fokus Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ranking FIFA Indonesia Naik

Berdasarkan kalkulator ranking FIFA, hasil imbang melawan Lebanon (peringkat 112 dunia) membuat Indonesia memperoleh tambahan 0,17 poin. Ditambah kemenangan telak 6-0 atas Taiwan sebelumnya, skuad Garuda kini mengoleksi 1.157,80 poin dan naik ke peringkat 117 dunia.

Indonesia kini hanya berjarak sekitar 10 poin dari Kazakhstan yang menempati posisi 116. Adapun FIFA akan merilis ranking resmi pada 18 September mendatang setelah seluruh laga internasional selesai.

Duel Panas Indonesia vs Lebanon

Laga kontra Lebanon berlangsung keras sejak babak kedua. Beberapa insiden terjadi, termasuk adu mulut antar pemain dan pelanggaran keras yang membuat pertandingan sempat memanas.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyayangkan jalannya laga yang sulit ditembus karena Lebanon bermain sangat rapat.

“Mereka benar-benar bertahan di area sendiri. Kami sudah berusaha menyerang, tapi sayangnya tidak ada gol,” ujar Kluivert.

Thom Haye Tolak Bersalaman

Momen lain yang menjadi sorotan adalah sikap Thom Haye yang menolak berjabat tangan dengan pemain Lebanon setelah peluit akhir. Gelandang Persib Bandung itu menilai lawan bermain terlalu kasar.

“Biasanya saya selalu berjabat tangan, tapi kali ini saya benar-benar kesal. Mereka bermain di luar batas wajar,” tegas Haye di kanal YouTube pribadinya.

Jay Idzes: Tidak Ada Laga Persahabatan

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, juga menyoroti jalannya laga yang penuh tensi tinggi. Ia bahkan mendapat kartu kuning akibat cekcok dengan pemain lawan.

“Tidak ada istilah laga persahabatan. Kami ingin menang di setiap pertandingan. Ini bagian dari proses membangun tim yang solid,” ungkap Idzes.

Menurut Idzes, hasil dari dua laga uji coba September (menang atas Taiwan dan imbang lawan Lebanon) menjadi modal penting untuk menghadapi babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

Fokus Kualifikasi Piala Dunia 2026

Setelah agenda FIFA Matchday selesai, Timnas Indonesia akan bersiap menghadapi Irak dan Arab Saudi pada Oktober mendatang di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad Garuda menargetkan hasil positif demi menjaga peluang melangkah lebih jauh di ajang terbesar sepak bola dunia tersebut.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:FIFA Matchdayindonesia vs lebanonJay IdzesKualifikasi Piala Dunia 2026Patrick KluivertRanking FIFASepak Bola IndonesiaStadion Gelora Bung TomoThom HayeTimnas Indonesia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
3 Komentar 3 Komentar
  • Pers"onliches Konto erstellen berkata:
    Oktober 23, 2026 pukul 1:01 pm

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me. https://accounts.binance.bh/es-MX/register?ref=A00OPRX4

    Reply
  • anm"ala dig till binance berkata:
    Oktober 8, 2026 pukul 8:30 pm

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

    Reply
  • Binance推荐码 berkata:
    Juli 8, 2026 pukul 11:06 am

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dua Kapal Tanker Meledak, Tiga Orang Dinyatakan
Trending

Dua Kapal Tanker Meledak, Tiga Orang Dinyatakan Hilang

By
Devi Nila Sari
KAI Commuter Operasikan Dua Rangkaian KRL Baru CLI-125 di Lintas Bogor dan Cikarang Mulai Hari Ini
PeristiwaTrending

KAI Commuter Operasikan Dua Rangkaian KRL Baru CLI-125 di Lintas Bogor dan Cikarang Mulai Hari Ini

By
Wili Wili
Hasil Rapid Tes, Seorang Balita 10 Bulan di Kutim Positif Corona
Trending

Hasil Rapid Tes, Seorang Balita 10 Bulan di Kutim Positif Corona

By
akurasi 2019
kritik sembako
Trending

Pembagian Sembako Isran Menuai Kritikan, Gubernur Dianggap Berikan Contoh Buruk Pencegahan Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?