
Jasad ABK yang Ikut Tenggelam Bersama Kapal Kayu Pengangkut Batu Bara di Pulau Kambing Ditemukan Meninggal. Korban ditemukan Tim SAR sudah dalam keadaan meninggal dunia sekitar 6 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal kayu pengangkut batu bara tersebut.
Akurasi.id, Samarinda – Sehari setelah dinyatakan hilang, salah seorang anak buah kapal (ABK) bernama Gastom (25) yang tenggelam bersama kapal kayu bermuatan batu bara, akhirnya ditemukan pada Senin (16/3/2021). Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kasi Ops Barsanas Kaltim, Octavianus mengatakan, jasad Gastom ditemukan berjarak sekitar 10 kilometer (km) dari Dermaga Naga, Kutai Lama, Kukar atau sekitar 6 kilo dari tempat kejadian di mana kapal kayu tenggelam.
“Jasad korban ditemukan pada pukul 08.15 Wita pagi tadi, sekitar 6 kilo meter dari tempat kejadian kapal kayu dikabarkan tenggelam,” ungkap Oktavianus saat dihubungi wartawan media ini, Senin (15/3/2021) siang.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad Gastom selanjutnya dibawa ke RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda untuk dilakukan visum. “Korban kami bawa ke Rumah Sakit AWS menggunakan ambulans Desa Sungai Patin,” katanya.
Dengan ditemukannya jasad Gastom, Octavianus mengatakan operasi SAR ditutup. Untuk proses evakuasi kapal yang tenggelam sendiri, nanti akan ada tim tersendiri yang melakukan. Tim SAR sendiri fokus kepada proses pencarian dan evakuasi mayat korban yang tenggelam bersama kapal kayu.
Sebelumnya diberitakan, kapal kayu Al Nur 2 dikabarkan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Pulau Kambing, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada hari Minggu sore (14/3/2021) pukul 16.40 Wita.
Kapal kayu yang bermuatan batu bara itu, diduga tenggelam lantaran kelebihan muatan. Naasnya, dalam insiden itu, seorang ABK yang sedang berada di kapal itu juga diketahui ikut terseret kapal yang tenggelam.
[irp]
“Dari informasi saksi mata, kapal kayu tenggelam akibat beban muatan yang berlebihan,” tutur Riqi Effendi selaku koordinator Unit Siaga SAR saat dikonfirmasi melalaui telepon pada Minggu (14/3/2021).
Selain itu, Riqi menambahkan, dalam kapal terdapat salah seorang ABK yang dikabarkan ikut tenggelam bersama kapal. “Menurut keterangan saksi, di kapal tersebut terdapat seorang ABK bernama Gastom (25) warga Jeneponto yang tinggal di Palaran, korban diduga hilang saat kapal tenggelam,” pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin
