By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Janji Kontraktor Selesaikan Rumah Sakit Korpri Kaltim Akhir Tahun Ini “Hanya Omong Kosong”
HeadlineTrending

Janji Kontraktor Selesaikan Rumah Sakit Korpri Kaltim Akhir Tahun Ini “Hanya Omong Kosong”

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Desember 21, 2021 11:04 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
6 Min Read
Janji Kontraktor Selesaikan Rumah Sakit Korpri Kaltim Akhir Tahun Ini “Hanya Omong Kosong”
Tampak dari bagian belakang, progres pembangunan RS Korpri yang terdiri dari 3 lantai, saat ini baru mencapai 61 persen. Masih tahapan struktur pembangunan dan dinding. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Janji Kontraktor Selesaikan Rumah Sakit Korpri Kaltim Akhir Tahun Ini “Hanya Omong Kosong”
Tampak dari bagian belakang, progres pembangunan RS Korpri yang terdiri dari 3 lantai, saat ini baru mencapai 61 persen. Masih tahapan struktur pembangunan dan dinding. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Sejak awal proyek Rumah Sakit Korpri Kaltim hendak dimulai, sederet keraguan muncul. Dari waktu pengerjaan yang dijanjikan bisa rampung dalam 2 sampai 3 bulan. Hingga dengan munculnya proyek Rumah Sakit Korpri Kaltim yang disebut-sebut muncul tanpa dikonsultasikan ke DPRD Kaltim.

Akurasi.id, Samarinda – Komisi III DPRD Kaltim menyoroti proses pembangunan Rumah Sakit atau RS Korpri Kaltim di Jalan Wahid Hasyim 1, Kecamatan Samarinda Utara. Pasalnya, pembangunan rumah sakit tersebut dipastikan tidak akan rampung sesuai target, yaitu pada akhir Desember 2021 ini.

Artinya, janji pihak kontraktor selesaikan proyek tersebut di penghujung 2021 ini disebut-sebut “hanya omong kosong”. Apalagi sebelumnya, para wakil rakyat sudah cukup meragukan sejak awal dengan janji yang diutarakan pihak kontraktor.

Sedari awal, mencuatnya proyek pembangunan RS Kopri sejatinya telah mengundang pro dan kontra di kalangan publik. Tak hanya lokasi pembangunan yang berada di salah satu titik banjir Kota Tepian, yaitu kawasan simpang empat Sempaja, namun pekerjaan gedung tiga lantai dengan waktu pelaksanaan kurang lebih dua bulan pun dianggap mustahil.

[irp]

Dewan Sudah Ragukan Rumah Sakit Korpri Kaltim

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengungkapkan, kegiatan pembangunan yang berlangsung di RS Korpri merupakan yang pertama terjadi dalam kemitraan bersama Pemprov Kaltim. Lantaran  rencana pembangunan tersebut dilakukan tanpa berkoordinasi terlebih dahulu bersama lembaga legislatif, dalam hal ini DPRD Kaltim.

“Nah ini kan RS Korpri tidak pernah kita bahas. Dampaknya seperti ini. Kita sama-sama melihat ada terjadi keterlambatan. Dan asistensi dari komisi 3 baru ini yang bisa kami lakukan,” terangnya usai melakukan peninjauan RS Korpri, Selasa (21/12/2021).

Namun demikian, dikatakannya, pihaknya memaklumi dengan adanya keterlambatan dikarenakan beberapa hambatan. Di antaranya, curah hujan yang tinggi, bahan materil yang sempat langka hingga beberapa hambatan lainnya.

“Saya pikir kami hanya bisa meninjau dan melihat. Yang berulang-ulang tidak diantisipasi. Ya mungkin karena keterlambatan penurunan anggaran atau pembahasan anggaran jadi dampaknya seperti saat ini. Ini sudah terlambat, sudah akhir tahun,” bebernya.

[irp]

Sehingga, untuk menindaklanjuti hal itu, pihaknya akan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak-pihak terkait dalam pembangunan RS Korpri, di antaranya pihak kontraktror, konsultan perencana, konsultan pengawas, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), maupun pihak RS Korpri.

Pertemuan itupun direncanakan bakal dilaksanakan pada 28 Desember 2021 mendatang. “Harapannya ke depan setiap pembangunan yang berhubungan dengan kemitraan, seperti pembangunan RS Korpri dibahas dengan kemitraan. Biar kita bisa membahas dari awal,” ungkapnya.

[irp]

Kontraktor Berdalih Dampak Hujan Hingga Materil Bangunan

Sementara itu, Project Manager PT Telaga Paser Kuta, Erik Hermanus mengungkapkan, keterlambatan ini terjadi lantaran adanya beberapa kendala di lapangan. Di antaranya, faktor cuaca yang kurang bersahabat lantaran hujan yang terus menerus mengguyur Kota Tepian menjadi salah satu hambatan utama.

“Kemudian kami sempat susah mendapatkan bahan materil bangunan, meskipun saat ini sudah lancar. Selain itu, kondisi tanah yang berlumpur, sempat banjir, dan perubahan tiang pancang menjadi kendala tersendiri di lapangan,” tuturnya.

Erik mengungkapkan, sesungguhnya pembangunan RS Korpri akan dilakukan di Jalan Basuki Rahmat, tempat bangunan RS Korpri sebelumnya. Namun, di tengah proses pelelangan, pembangunan RS Korpri dialihkan ke Jalan Wahid Hasyim 1, tempatnya disamping Gor Madya Sempaja.

Hal itupun menyebabkan pihaknya melakukan beberapa perubahan rencana pembangunan, seperti rencana awal tiang pancang pembangunan sedalam 12 meter, diperdalam menjadi 24 meter. Hal itu diketahui pihaknya setelah melakukan uji sondir terhadap lahan pembangunan RS Korpri di Sempaja.

[irp]

Minta Tambahan Waktu Kerjaan 2 Bulan

Selain itu, dikarenakan lahan pembangunan yang berlumpur dan berada di kawasan banjir, berdampak pula kepada penambahan pekerjaan berupa rekayasa bangunan yang menyebabkan nilai awal kontrak Rp43 miliar berubah menjadi Rp46 miliar. Hal itupun menjadi salah satu penyebab utama adanya keterlambatan dalam pembangunan tersebut.

“Untuk itu, mengenai kontrak ini kami mengajukan surat perpanjangan waktu pelaksanaan. Itupun tidak banyak, hanya 2 bulan. Dengan konsekuensi, penambahan pancang kami minta tambahan waktu 1 bulan, kemudian arsitek dan MJ (manajemen konstruksi) juga penambahan waktu 1 bulan,” jelasnya.

Ia pun memastikan, saat ini pihaknya tengah mengejar perampungan gedung yang anggarannya digelontorkan melalui APBD Murni 2021 itu. Dengan progres pembangunan, saat ini masih mencapai 61 persen.

“Tetapi dengan sisa waktu yang ada memang tidak cukup sampai akhir Desember, makanya nanti ada lagi evaluasi 28 Desember,” sambungnya.

[irp]

Adapun saat ini progres pembangunan masih dalam tahap pekerjaan struktur dan dinding bangunan. Dengan perencanaan pembuatan sumur resapan sebagai antisipasi banjir.

“Ini sudah struktur, sedang membuat lantai 3, dan kami tiap dua hari ngecor. Jalannya pun nanti akan kami buat grass blok, yang awalnya beton. Jadi bisa menjadi tempat resapan,” ujarnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimHasanuddin MasudPembangunan RS KorpriPemprov KaltimRS Korpri KaltimRS Korpri Molor
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tragedi di Smelter Nikel Morowali: 19 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan Tungku Smelter Nikel
HeadlineTrending

Tragedi di Smelter Nikel Morowali: 19 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan Tungku Smelter Nikel

By
akurasi 2019
Perincian Pernyataan Bersama: Mengungkap Menteri Ekonomi ASEAN Ketiga - Hasil Konsultasi Inggris dari 20 Agustus 2023
Headline

Perincian Pernyataan Bersama: Mengungkap Menteri Ekonomi ASEAN Ketiga – Hasil Konsultasi Inggris dari 20 Agustus 2023

By
akurasi 2019
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Hari Ini, Cek Daftar Lengkapnya
PeristiwaTrending

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Hari Ini, Cek Daftar Lengkapnya

By
Wili Wili
Kabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia
SelebritisTrending

Kabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?