By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Olahraga > Indonesia Gagal Kirim Wakil ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
OlahragaTrending

Indonesia Gagal Kirim Wakil ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal

Wili Wili
Last updated: Januari 11, 2026 4:43 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Indonesia Gagal Kirim Wakil ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Indonesia Gagal Kirim Wakil ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal. Foto: PBSI.
SHARE

Akurasi.id – Harapan Indonesia untuk menempatkan wakil di partai puncak Malaysia Open 2026 harus kandas. Dua andalan Merah Putih yang tampil di babak semifinal, Jonatan Christie di sektor tunggal putra serta pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sama-sama gagal melangkah ke final setelah mengakui keunggulan lawan masing-masing di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (10/1/2026).

Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie harus menyerah dari juara dunia asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor identik 16-21, 16-21. Kekalahan ini sekaligus memupus peluang Indonesia memiliki wakil di final tunggal putra turnamen level Super 1000 tersebut.

Jonatan sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan. Pemain yang kini berstatus profesional non-Pelatnas itu tampil agresif dan sempat unggul 7-5 di awal gim pertama. Penempatan bola yang presisi membuat Kunlavut kesulitan mengembangkan permainan. Namun, ketenangan dan kualitas bertahan Kunlavut perlahan mengubah jalannya laga. Wakil Thailand tersebut membalikkan keadaan dan menutup interval gim pertama dengan keunggulan tipis 11-10.

Selepas jeda, Jonatan sempat mendekatkan jarak hingga 14-15. Sayangnya, sejumlah kesalahan sendiri pada poin-poin krusial membuat Kunlavut menjauh dan mengamankan gim pertama dengan skor 21-16. Dominasi pemain berjuluk “The Thai Boi” itu berlanjut di gim kedua. Adu reli panjang mewarnai pertandingan, namun Kunlavut kembali unggul 11-10 di interval.

Usai istirahat, permainan solid Kunlavut dalam bertahan serta efektivitas serangan balik membuat Jonatan tertinggal cukup jauh hingga 14-19. Meski mencoba bangkit di akhir laga, Jonatan akhirnya harus mengakui keunggulan Kunlavut dengan skor 16-21. Dengan hasil ini, Kunlavut Vitidsarn melaju ke final Malaysia Open 2026 dan menunggu pemenang semifinal lainnya.

Sementara itu, langkah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di sektor ganda putra juga terhenti di semifinal. Pasangan Indonesia tersebut kalah dua gim langsung 21-23 dan 18-21 dari unggulan kedua tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Fajar/Fikri sebenarnya sempat memegang keunggulan di kedua gim, namun gagal mempertahankan momentum hingga akhir laga. Faktor kepercayaan diri lawan yang bermain di hadapan publik sendiri dinilai menjadi pembeda utama.

“Mereka tampil luar biasa di depan pendukung yang sangat luar biasa di Axiata Arena ini. Dari gim pertama dan gim kedua kami sempat unggul, tapi mereka bisa membalikkan keadaan. Mereka sangat percaya diri bermain di sini,” ujar Fajar

Fajar juga mengakui adanya beberapa momen keberuntungan yang berpihak kepada lawan, meski ia menegaskan hal tersebut bukan alasan utama kekalahan. Menurutnya, evaluasi tetap diperlukan agar performa mereka semakin meningkat di turnamen berikutnya. Ia pun mengapresiasi atmosfer Axiata Arena yang dinilainya konsisten meriah sejak hari pertama Malaysia Open 2026.

Meski gagal melaju ke final, pencapaian Jonatan Christie dan Fajar/Fikri hingga babak semifinal tetap menjadi catatan positif bagi Indonesia di turnamen bergengsi awal musim ini.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Aaron ChiaBadmintonbulu tangkis Indonesiafajar alfianJonatan ChristieKunlavut VitidsarnMalaysia Open 2026Muhammad Shohibul FikriPBSISoh Wooi Yik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Penista Agama Beraksi Lagi! Politikus Denmark Bakar Al-Quran di Swedia
HeadlineTrending

Penista Agama Beraksi Lagi! Politikus Denmark Bakar Al-Quran di Swedia

By
akurasi 2019
Trending

BREAKING NEWS: 4 Warga Bontang Berstatus ODP Diperiksa Tim Surveillance

By
akurasi 2019
Iris Wullur Bongkar Perselingkuhan Suaminya dengan Wanita Kaya, Dapat Banyak Telepon Minta Hapus Video
SelebritisTrending

Iris Wullur Bongkar Perselingkuhan Suaminya dengan Wanita Kaya, Dapat Banyak Telepon Minta Hapus Video

By
Wili Wili
Antisipasi Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Kemenkes Instruksikan Apotek Setop Sementara Penjualan Obat Sirup
HeadlineKesehatanRagamTrending

Antisipasi Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Kemenkes Instruksikan Apotek Stop Penjualan Obat Sirup

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?