By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Imbas Corona, Kaltim Bisa Puasa Tahun Ini, 50 Persen Transfer Pusat Dipangkas
Trending

Imbas Corona, Kaltim Bisa Puasa Tahun Ini, 50 Persen Transfer Pusat Dipangkas

akurasi 2019
Last updated: April 14, 2020 5:22 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
50 persen
Plt Sekprov Kaltim M Sabani saat rapat bersama pimpinan DPRD Kaltim lewat video telekonferensi. (Dok Humas Pemprov Kaltim)
SHARE
50 persen
Plt Sekprov Kaltim M Sabani saat rapat bersama pimpinan DPRD Kaltim lewat video telekonferensi. (Dok Humas Pemprov Kaltim)

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kaltim dibuat berpikir ekstra keras pada tahun ini. Selain harus menghadapi pandemi virus corona, Pemerintah Kaltim juga mesti berpikir cepat, karena pemerintah pusat bakal memangkas 50 persen dana bagi hasil maupun perimbangan untuk seluruh daerah di Indonesia.

Baca juga :Gokil, Pandemi Corona Bikin Harga Bensin di AS Hanya Dijual Rp3.000 per Liter, Kalau di Indonesia?

Lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah pusat meminta pemerintah daerah melakukan penyesuaian belanja daerah. Dengan pertimbangan, akan ada rasionalisasi belanja daerah hingga 50 persen.

Belanja dimaksud yakni belanja barang dan jasa, seperti perjalanan dinas dalam dan luar daerah, barang pakai habis seperti keperluan kantor, cetak dan pengadaan, dan beberapa sektor lainnya.

Terkait itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim M Sabani mengakui, bahwa memang ada surat dari pemerintah pusat yang meminta daerah melakukan rasionalisasi terhadap perencanaan belanja pengadaan barang dan jasa, serta program pembangunan fisik maupun non-fisik.

“Surat itu meminta pemerintah melakukan penyesuaian pendapatan daerah, karena ada kemungkinan transfer keuangan dari pusat akan menurun, tidak sesuai dengan rencana,” kata dia, Selasa (14/4/20) siang tadi.

Adanya ketidaksesuaian itu sebagai imbas turunnya pendapatan yang diterima pemerintah pusat maupun daerah. Hal itu sebagai dampak dari banyaknya sektor usaha yang tidak berjalan optimal akibat wabah pandemi virus corona di Tanah Air.

“Pendapatan daerah tidak sesuai rencana. Makanya, perlu adanya penyesuaian belanja. Baik itu belanja barang dan jasa serta belanja modal, akan dipotong 50 persen,” jelasnya.

Turunnya proyek itu sendiri, secara tidak langsung akan berdampak terhadap proyeksi APBD Kaltim 2020, dari semula Rp11 triliun, kemungkinan akan turun cukup drastis menjadi sekitar Rp6,5 triliun. Artinya, Pemerintah Kaltim bakal melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap perencanaan belanja yang sudah dibuat sebelumnya.

“Otomatis semua ikut terpengaruh. (Rencana belanja) yang terkena pemotongan, otomatis tidak bisa jalan. Baik itu fisik dan non-fisik juga kena. Karena belanja modal, barang dan jasa juga diminta dipangkas,” tutur Sabani.

Secara spesifik Sabani sendiri belum dapat memastikan jenis-jenis pekerjaan apa yang akan dipangkas nantinya. Karena, semua itu mesti dirapatkan bersama semua lintas stakeholder terkait, baik dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun DPRD Kaltim.

“Nanti akan kita lihat lagi. Tapi kemungkinan semua (belanja daerah) akan kena (pemangkasan). Sekarang sedang kami hitung ulang lagi. Dan kami diberikan waktu 2 pekan untuk melakukan penyesuaian dan pemotongan, setelah itu baru dilaksanakan dan dilaporkan ke Kemendagri,” paparnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Adapun untuk alokasi anggaran penanggulangan virus corona atau Covid-19 sebesar Rp388 miliar yang telah disetujui antara Pemerintah dan DPRD Kaltim, menurut Sabani, tidak akan ada yang berubah.

“(Dana Rp388 miliar itu tetap) karena ini mengurangi, bukan menggeser. Kalau mengurangi, berarti hilang,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:50 persenCoronaCovid-19Dana pusatKaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kunjungan Presiden ke Tempat Istirahat Kampanye 02 Picu Kritik
HeadlineTrending

Kunjungan Presiden ke Tempat Istirahat Kampanye 02 Picu Kritik

By
akurasi 2019
Pemindahan IKN ke Kaltim Dimulai Pada Semester I 2024 dan Dilakukan Bertahap
HeadlineTrending

Pemindahan IKN ke Kaltim Dimulai Pada Semester I Tahun 2024

By
Redaksi Akurasi.id
Hasil Semifinal Bulu Tangkis SEA Games 2025: Indonesia Kalahkan Malaysia 3-2, Lolos ke Final Beregu Putri
OlahragaTrending

Hasil Semifinal Bulu Tangkis SEA Games 2025: Indonesia Kalahkan Malaysia 3-2, Lolos ke Final Beregu Putri

By
Wili Wili
PPKM Darurat Bakal Diperpanjang hingga 6 Minggu, Ini Sebabnya
Trending

PPKM Darurat Bakal Diperpanjang hingga 6 Minggu, Ini Sebabnya

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?