By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Hasil Rapid Test, 55 Tenaga Medis RSIB Dinyatakan Negatif Covid-19
Trending

Hasil Rapid Test, 55 Tenaga Medis RSIB Dinyatakan Negatif Covid-19

akurasi 2019
Last updated: April 26, 2020 8:40 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
55 tenaga medis
Hasil rapid test terhadap 55 petugas medis RSIB dinyatakan negatid Covid-19. (Istimewa)
SHARE
55 tenaga medis
Hasil rapid test terhadap 55 petugas medis RSIB dinyatakan negatid Covid-19. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Sebanyak 55 tenaga medis yang bekerja di Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) diketahui menjalani rapid test sebagai upaya pencegahan wabah virus corona baru atau Covid-19, Minggu (26/4/20). Hasilnya, semua tenaga medis yang ada di rumah sakit tersebut dinyatakan negatif.

baca juga: Dari 105 Kasus Positif Covid-19 Kalti, 54 Pasien Merupakan Peserta Ijtima Ulama

Hal itu diketahui dari rilis yang disampaikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, saat memberikan updet terbaru perkembangan virus corona, sore tadi.

Baik Juru Bicara (Jubir) Gugus Percepatan, Adi Permana dan Kepala Dinkes Bontang dr Bahauddin, menyampaikan, rapid test tidak hanya dilakukan untuk petugas medis di RSIB, tetapi juga untuk petugas medis yang berada di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Bontang.

“Mereka ini yang berinteraksi langsung maupun tidak langsung dengan kasus baik dengan status OTG, ODP, PDP, maupun terkonfirmasi (positif Covid-19),” demikian sebagaimana dikutip dalam rilisan tersebut.

Atas hal itu dan dalam rangka deteksi dini dan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19, mulai tangal 24 April 2020 dilakukan rapid test terhadap petugas di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan rapid test dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan rapid test dan prioritas sasaran rapid test. Sampai dengan tanggal 26 April 2020 didapatkan sejumlah hasil.

“(Ada) 35 orang petugas di fasilitas pelayanan kesehatan hasil rapid test positif, 32 orang di antaranya dikarantina di Hotel Grand Mustika. (Kemudian) dilakukan rapid test terhadap 55 orang petugas di RSIB Yabis, hasilnya semuanya negatif,” demikian disampaikan Dinkes Bontang sebagaimana yang termuat dalam rilisan mereka.

Tujuan pelaksanaan rapid test tersebut, antara lain, diarahkan untuk menegakkan diagnosis. Dengan tujuan mendeteksi antibodi dalam tubuh, sementara itu antibodi dalam tubuh baru terbentuk 6 sampai 7 hari. Jadi, jika infeksi Covid-19 pada tubuh seseorang belum 6 atau 7 hari maka hasilnya akan negatif dan perlu diulang.

“Jika hasilnya negatif dan tanpa keluhan, orang tersebut tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan PHBS,” demikian sebagaimana masih dikutip dalam rilisan.

Terakhir, jika hasil tesnya negatif namun kemudian mengalami gejala, maka ia akan disarankan untuk akses pelayanan kesehatan dan mendapatkan perlakukan sesuai kondisi.

“Apabila hasil rapid tes Covid-19 positif maka ini adalah petunjuk awal, tuntunan bagi petugas untuk melakukan pemeriksaan metode Swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR) dan menjadi dasar menegakan diagnosis atau konfirmasi kasus Covid-19,” tegas Dinkes Bontang dalam rilisannya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona bontangcorona kaltimCovid-19negatifrapid testrsib yabis
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jungkook dan Jimin BTS Resmi Selesai Wamil, Disambut Ratusan Fans di Yeoncheon
KpopTrending

Jungkook dan Jimin BTS Resmi Selesai Wamil, Disambut Ratusan Fans di Yeoncheon

By
Wili Wili
Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi
PeristiwaTrending

Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi

By
Wili Wili
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Arab Saudi Malam Ini, Tayang di RCTI
OlahragaTrending

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Arab Saudi Malam Ini, Tayang di RCTI

By
Wili Wili
Raffi Ahmad Beri Kesempatan Kerja untuk Tubagus Joddy, Mantan Sopir Vanessa Angel: "Atas Nama Kemanusiaan"
SelebritisTrending

Raffi Ahmad Beri Kesempatan Kerja untuk Tubagus Joddy, Mantan Sopir Vanessa Angel: “Atas Nama Kemanusiaan”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?