By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Harga Bawang Putih Meroket: Pedagang dan Konsumen Keluhkan Kenaikan Tajam
PeristiwaTrending

Harga Bawang Putih Meroket: Pedagang dan Konsumen Keluhkan Kenaikan Tajam

Wili Wili
Last updated: Maret 16, 2025 2:18 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Harga Bawang Putih Meroket: Pedagang dan Konsumen Keluhkan Kenaikan Tajam
Harga Bawang Putih Meroket: Pedagang dan Konsumen Keluhkan Kenaikan Tajam. Foto: Rri.
SHARE

Akurasi.id – Harga bawang putih terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir. Di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, harga bawang putih kini mencapai Rp 60 ribu per kilogram, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 38 ribu per kilogram.

Latip, seorang pedagang di pasar tersebut, mengaku tidak bisa berbuat banyak karena ia hanya menerima pasokan dari distributor. “Udah dipisahin, bayar orang lagi. Makanya mahal,” ujar Latip, Sabtu, 15 Maret 2025. Menurutnya, harga di tingkat distributor juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya satu karung bawang putih masih dihargai Rp 25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 38 ribu per kilogram.

Kondisi serupa dialami Regina, pedagang asal Medan, Sumatra Utara. Ia menyebut harga bawang putih kating yang masih dalam kondisi kotor telah mencapai Rp 50 ribu per kilogram, sehingga harga jualnya ke konsumen melonjak hingga Rp 60 ribu per kilogram. “Harga terus naik, dari sananya sudah mahal,” kata Regina.

Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di wilayah lain seperti Padang dan Entikong. Susi, pedagang di Padang, Sumatra Barat, mengatakan harga bawang putih kating sebelumnya masih berada di kisaran Rp 50 ribu per kilogram, namun kini naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram. “Yang kotor aja sekarang Rp 45 ribu per kilogram,” ujarnya.

Di Entikong, Kalimantan Barat, harga bawang putih saat ini mencapai Rp 45 ribu per kilogram. Sufendi, seorang pedagang di sana, mengungkapkan bahwa harga sempat turun di awal bulan lalu, tetapi kembali naik dalam seminggu terakhir. “Karena harga naik lagi, sekarang ini kita banyak mendapatkan keluhan dari konsumen,” kata Sufendi.

Menanggapi lonjakan harga ini, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa pemerintah akan terus berupaya menambah pasokan bawang putih untuk menstabilkan harga di pasaran. “Ya, tetap nanti kami koordinasikan terus ya. Pasokan kami tambah terus. Kami koordinasi dengan para distributor kita,” ujarnya saat memantau harga barang kebutuhan pokok di Pasar Ciracas.

Lonjakan harga bawang putih ini menjadi perhatian masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan. Para pedagang berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengendalikan harga, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:bawang putih katingharga bahan pokokharga bawang di Jakartaharga bawang naikHarga Bawang Putihharga bawang putih Maret 2025Harga Panganinflasi panganKebijakan PerdaganganPedagang Pasar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pasutri Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Bogor Warga Cium Bau Busuk Selama Empat Hari
HeadlinePeristiwa

Pasutri Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Bogor Warga Cium Bau Busuk Selama Empat Hari

By
akurasi 2019
warga bontang positif
Trending

UPDET: Satu Lagi Warga Bontang Asal Klaster Gowa Terkonfirmasi Positif Covid-19

By
akurasi 2019
Setarakan Tarif Bongkar Muat Pelabuhan, APBMI Tanjung Redeb Bahas Penyesuaian dengan GPEI Kaltim
Trending

Setarakan Tarif Bongkar Muat Pelabuhan, APBMI Tanjung Redeb Bahas Penyesuaian dengan GPEI Kaltim

By
Devi Nila Sari
Rosé BLACKPINK Bantah Rumor Pacaran dengan Jaden Smith: “Toxic Till The End” Bukan Tentang Dia
KpopTrending

Rosé BLACKPINK Bantah Rumor Pacaran dengan Jaden Smith: “Toxic Till The End” Bukan Tentang Dia

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?