By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Harga 11 Bahan Pokok di Bontang Dipastikan Stabil, Hanya Gula yang Meroket
Birokrasi

Harga 11 Bahan Pokok di Bontang Dipastikan Stabil, Hanya Gula yang Meroket

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:23 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
harga 11 bahan pokok
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani saat melakukan sidak di salah satu pasar tradisional. (Istimewa)
SHARE

banner diskominfo

harga 11 bahan pokok
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani saat melakukan sidak di salah satu pasar tradisional. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang di pasar tradisional dan toko grosir, harga-harga dari 11 jenis bahan pokok pada Minggu ke-IV Maret 2020 dipastikan stabil, hanya mengalami sedikit kenaikan dan penurunan. Khusus gula pasir saja yang mengalami peningkatan drastis mencapai lebih dari 25 persen.

baca juga: Jangan Lagi Panic Buying! Stok Pangan di Bontang Dipastikan Aman

Guna mengetahui situasi pangan di Kota Bontang, DKP3 bersama pihak-pihak terkait melakukan sidak, Senin (30/3/20) kemarin. Pemantauan persediaan bahan pangan pokok dilakukan di 3 pasar tradisonal, yaitu Pasar Rawa Indah, Pasar Telihan dan Pasar Citra Mas, serta tidak ketinggalan toko-toko grosir yang menjual kebutuhan pokok.

Berdasarkan hasil pemantauan harga bahan pangan pokok strategis yang terdiri dari 11 jenis bahan pokok  pada minggu IV Maret 2020 di Pasar Induk dan Grosir di Kota Bontang, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3, Debora Kristiani merincikan untuk telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, dan minyak goreng harganya stabil.

Sementara untuk jagung dan cabai rawit merah mengalami penurunan harga. Sebelumnya harga jagung Rp8.106 sekarang turun Rp7.889 per kilogram. Cabai rawit merah sebelumnya Rp44.025 turun menjadi Rp38.778 per kilogram.

Sedangkan beras, cabe keriting, bawang merah, dan bawang putih harga mengalami sedikit kenaikan. Harga beras sebelumnya Rp11.750 sekarang naik Rp12.167 per kilogram, cabe keriting sebelumnya Rp31.558 menjadi Rp36.555 per kilogram, lalu bawang merah sebelumnya Rp37.764 menjadi Rp38.533 perkilogram, dan bawang putih sebelumnya Rp37.920 sekarang naik menjadi Rp45.555 per kilogram.

“Hanya gula pasir saja yang naik drastis, dari harga Rp13.807 menjadi Rp17.389 perkilogram,” ujar Debora.

Melihat kondisi tersebut maka DKP3 menjelaskan kepada masyarakat bahwa pemerintah dipastikan menjamin ketersediaan pangan di Kota Bontang. DKP3 pun mengimbau agar masyarakat jangan membeli pangan secara berlebihan dan menimbun, hal ini akan menyebabkan gejolak harga dan pasokan pangan.

Masyarakat diimbau untuk lebih cerdas memilah berita agar tidak menyebarkan hoaks sehingga menyebabkan panic buying. Ikuti imbauan pemerintah. Jangan panik, belilah pangan sesuai kebutuhan keluarga.

“Jika perlu keluar rumah untuk membeli kebutuhan pangan maka tetap wajib menerapkan standar keamanan diri terkait kasus Covid-19 ini,” ujarnya. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Diskominfo Bontangharga bahan pokokSidak
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Upaya Menjadi Pusat Informasi, Koleksi Buku di DPK Bontang Sebanyak 111.950 Eksemplar
Birokrasi

Upaya Menjadi Pusat Informasi, Koleksi Buku di DPK Bontang Sebanyak 111.950 Eksemplar

By
Devi Nila Sari
disdukcapil bontang
Birokrasi

Disdukcapil Bontang Tetap Buka Pelayanan, Imbau Kepengurusan Dokumen Bagi yang Terdesak Saja

By
akurasi 2019
rakor dpmptsp
Birokrasi

DPMPTSP Adakan Rakor Monitoring dan Evaluasi IMB, Ingatkan Pentingnya Izin Bangunan Kepada Pemilik Bangunan

By
akurasi 2019
Ubah Layanan Tatap Muka Jadi Online, Upaya Disdukcapil Cegah Penularan Covid-19
BirokrasiInfografis

Ubah Layanan Tatap Muka Jadi Online, Upaya Disdukcapil Cegah Penularan Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?