By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > FGD Tentang Bangunan Rendah Karbon, Begini Penjelasan DLH Samarinda
Birokrasi

FGD Tentang Bangunan Rendah Karbon, Begini Penjelasan DLH Samarinda

Devi Nila Sari
Last updated: April 22, 2022 11:27 am
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
FGD Tentang Bangunan Rendah Karbon, Begini Penjelasan DLH Samarinda
FGD tentang bangunan rendah karbon, begini penjelasan DLH Samarinda. DLH menyarankan peninjauan jangan hanya berpatokan dengan material. (Ilustrasi)
SHARE

FGD tentang bangunan rendah karbon, begini penjelasan DLH Samarinda. DLH menyarankan peninjauan jangan hanya berpatokan dengan material.

Akurasi.id, Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, bersama dengan instansi terkait mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) guna membahas bangunan rendah karbon di Kota Samarinda, Rabu (24/3/2021).

Dalam kesempatan itu, Kepada DLH Kota Samarinda Nurrahmani melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Samarinda Yadi,  menyampaikan pandangan DLH terhadap bangunan rendah karbon tersebut.

Menurutnya terkait tinjauan bangunan yang ada di Samarinda, sebaiknya tidak hanya di tinjau dari sisi material saja. Hal itu di karenakan jika peninjauan hanya berpatokan dengan material, banyak yang tidak pas atau tidak sesuai dengan masyarakat.

“Saya sarankan tidak berpatokan pada material tapi juga pada desain bangunannya,” jelas Yadi saat di konfirmasi Rabu (24/3/2021).

Ia menyarankan agar bangunan rendah karbon itu, dengan desain yang memanfaatkan sirkulasi udara pada bangunannya.

“Sehingga mendapatkan kesegaran baru dari udara yang lama,” lanjutnya.

[irp]

Ia pun menerangkan pengertian bangunan karbon rendah itu, berkaitan dengan Permen PUPR Nomor 2 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung Hijau.

Bangunan gedung hijau tersebut tidak hanya fokus kepada bangunan hijau saja, tapi juga lingkungannya.

“Tetapi kalau bangunan rendah karbon ini lebih mengarah kepada bangunannya, dan lebih mengarah apakah bangunan itu efisien dari segi energi, atau justru mengeluarkan pemborosan energi,” terangnya.

“Bangunan ini tidak mengeluarkan energi karbon yang besar,” tutupnya. (*)

Penulis : Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Bangunan Rendah KarbonBirokrasiDinas Lingkungan HidupFocus Group Discussionpemkot samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sertifikasi Jadi Syarat Bekerja, DPRD Bontang Minta Perusahaan Taati Perda
Birokrasi

Sertifikasi Jadi Syarat Bekerja, DPRD Bontang Minta Perusahaan Taati Perda

By
akurasi 2019
Pastikan Tak Ada PHK Massal Tenaga Honorer, Menpan RB: Kami Siapkan Opsi Terbaik
BirokrasiHeadlineRagamTrending

Pastikan Tak Ada PHK Massal Tenaga Honorer, Menpan RB: Kami Siapkan Opsi Terbaik

By
Devi Nila Sari
ASN Bontang Terlibat Narkoba, Rusli Minta Proses Hukum yang Berlaku
Birokrasi

ASN Bontang Terlibat Narkoba, Rusli Minta Proses Hukum yang Berlaku

By
akurasi 2019
Kaya Hasil Laut, DKP3 Bontang Ajak Nelayan Manfaatkan Hasil Laut Jadi Produk Makanan hingga Souvenir
Birokrasi

Kaya Hasil Laut, DKP3 Bontang Ajak Nelayan Manfaatkan Hasil Laut Jadi Produk Makanan hingga Souvenir

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?