By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Difokuskan Lewat Jalur Udara
PeristiwaTrending

Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Difokuskan Lewat Jalur Udara

Wili Wili
Last updated: Januari 19, 2026 11:11 am
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Difokuskan Lewat Jalur Udara
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Difokuskan Lewat Jalur Udara. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan bersiap melanjutkan operasi evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di kawasan Puncak Bulusaraung, Kabupaten Pangkep–Maros, Sulawesi Selatan, pada Senin, 19 Januari 2026. Evakuasi kali ini difokuskan melalui jalur udara setelah upaya sebelumnya tertunda akibat cuaca buruk.

Basarnas telah menyiagakan helikopter Caracal yang akan mencoba mendarat di puncak gunung. Jika pendaratan tidak memungkinkan, evakuasi akan dilakukan menggunakan metode hoist atau pengangkatan dengan tali. Opsi udara dinilai sebagai cara tercepat untuk mengevakuasi korban maupun tim dari lokasi yang sulit dijangkau, meski sangat bergantung pada kondisi cuaca.

“Pagi ini kami akan berusaha maksimal melakukan evakuasi via udara. Helikopter akan mencoba mendarat di puncak atau menggunakan teknik hoist untuk menurunkan dan mengangkat tim serta korban. Ini opsi tercepat, namun sangat bergantung pada cuaca,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Di lokasi kejadian, tim SAR gabungan yang telah bermalam di sekitar reruntuhan pesawat melaporkan kondisi cuaca masih fluktuatif. Kabut tebal kerap datang dan pergi, sehingga tim terus memantau celah cuaca yang memungkinkan helikopter diterbangkan.

Sar Mission Coordinator (SMC) Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan seluruh prosedur dan peralatan evakuasi udara telah dipersiapkan sejak malam sebelumnya. Koordinasi intensif terus dilakukan antara tim lapangan, pos komando, dan pilot helikopter.

“Begitu ada jeda cuaca, helikopter akan segera diberangkatkan dari pangkalan. Semua perlengkapan untuk evakuasi udara sudah siap,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Basarnas juga menyiapkan opsi evakuasi darat apabila kondisi cuaca tidak kunjung membaik. Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan relawan telah disiagakan di jalur pendakian dan pos-pos terdekat, lengkap dengan tandu khusus untuk membawa korban menuruni medan terjal.

Selain mengevakuasi korban, tim SAR juga akan mengangkat sejumlah bagian penting pesawat guna mendukung proses investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Operasi SAR gabungan ini melibatkan ratusan hingga ribuan personel dan akan terus berlangsung dengan mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ATR 42-500BasarnasBulusaraungevakuasi pesawat jatuhevakuasi udarahelikopter Caracalkecelakaan pesawatKNKTSAR gabunganSulawesi Selatan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bikin Nyesek, 3 Ekor Harimau di Aceh Selatan Didapati Mati Terjerat, Bupati: Pemasang Warga Luar
Trending

Bikin Nyesek, 3 Ekor Harimau di Aceh Selatan Didapati Mati Terjerat, Bupati: Pemasang Warga Luar

By
Redaksi Akurasi.id
Ramai-Ramai Deklarasi Dukung Neni dan Joni di Pilwalkot Bontang
Kabar PolitikTrending

Ramai-Ramai Deklarasi Dukung Neni dan Joni di Pilwalkot Bontang

By
akurasi 2019
Hilal Tak Terlihat, NU Umumkan Awal Rajab 1443 H Kamis 3 Februari
HeadlineTrending

Hilal Tak Terlihat, NU Umumkan Awal Rajab 1443 H Kamis 3 Februari 2022

By
akurasi 2019
Asnawi Mangkualam Tak Dipanggil Timnas Indonesia: Cedera Menjadi Alasan Utama
OlahragaTrending

Asnawi Mangkualam Tak Dipanggil Timnas Indonesia: Cedera Menjadi Alasan Utama

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?