By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > DPR RI Resmi Sahkan Revisi UU TNI, Ini Poin Penting yang Dibahas
HeadlineKabar Politik

DPR RI Resmi Sahkan Revisi UU TNI, Ini Poin Penting yang Dibahas

Wili Wili
Last updated: Maret 20, 2025 2:35 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
DPR RI Resmi Sahkan Revisi UU TNI, Ini Poin Penting yang Dibahas
DPR RI Resmi Sahkan Revisi UU TNI, Ini Poin Penting yang Dibahas. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – 20 Maret 2025 – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) menjadi undang-undang dalam sidang paripurna yang digelar pada Kamis (20/3/2025) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Contents
  • Proses Pembahasan RUU TNI
  • Pernyataan dari Pemerintah dan Fraksi DPR
  • Aksi Penolakan dari Masyarakat Sipil

Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani yang didampingi oleh Wakil Ketua DPR lainnya, seperti Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Adies Kadir. Saat Puan meminta persetujuan dari fraksi-fraksi terhadap pengesahan RUU TNI, mayoritas anggota dewan yang hadir menyatakan setuju, yang kemudian diresmikan dengan ketukan palu.

Proses Pembahasan RUU TNI

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto menjelaskan bahwa pembahasan revisi UU TNI dimulai sejak 18 Februari 2025, ketika DPR menerima surat dari Presiden Prabowo Subianto mengenai penunjukan wakil pemerintah untuk membahas RUU tersebut. Komisi I DPR kemudian menerima surat pimpinan DPR terkait penegasan pembahasan revisi UU ini pada tanggal yang sama.

Pada 27 Februari 2025, Komisi I menggelar rapat internal guna menyepakati pembentukan panitia kerja (panja) dengan komposisi sebanyak 23 anggota. Dalam prosesnya, Komisi I DPR menggelar serangkaian agenda rapat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk koalisi masyarakat sipil, guna memastikan partisipasi publik yang bermakna dalam revisi UU ini.

Menurut Utut Adianto, revisi UU TNI mencakup beberapa poin krusial, seperti kedudukan TNI, usia pensiun, serta keterlibatan prajurit aktif dalam kementerian atau lembaga negara. Ia memastikan bahwa tidak ada unsur dwifungsi TNI dalam revisi ini.

Pernyataan dari Pemerintah dan Fraksi DPR

Rapat paripurna dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Wamenkeu Thomas Djiwandono. Mereka turut menyaksikan jalannya sidang paripurna hingga pengesahan RUU TNI menjadi undang-undang.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa revisi UU TNI tetap berlandaskan prinsip supremasi sipil dan semangat reformasi. Ia menampik anggapan bahwa revisi ini merupakan langkah mundur bagi reformasi TNI.

“Revisi ini bukan langkah mundur dalam reformasi TNI, tetapi merupakan bentuk adaptasi terhadap dinamika pertahanan modern. Kami memastikan supremasi sipil tetap terjaga, dan tidak ada upaya untuk mendominasi ranah sipil dan politik dengan militer. Selain itu, fungsi pengawasan tetap dilakukan oleh DPR RI, sesuai dengan kewenangannya,” ujar Budi dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net pada Kamis (20/3/2025).

Ia juga berharap agar masyarakat dapat memahami substansi utama dari revisi UU TNI ini dan tidak terpengaruh oleh misinformasi.

Aksi Penolakan dari Masyarakat Sipil

Sementara itu, di luar gedung DPR RI, sejak dini hari, kelompok masyarakat sipil telah mendirikan tenda sebagai bentuk penolakan terhadap pengesahan RUU TNI. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan, yang terdiri dari personel Polri dan TNI yang terlihat memasuki area gedung DPR RI.

Meski terdapat aksi protes, pengesahan revisi UU TNI tetap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Dengan disahkannya undang-undang ini, berbagai regulasi terkait tugas dan fungsi TNI ke depan akan mengalami perubahan sesuai dengan isi revisi yang telah disepakati oleh DPR dan pemerintah.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:DPR RIParipurna DPRpolitik indonesiaPuan MaharaniReformasi TNIRevisi UU TNIRUU TNISupremasi SipilTentara Nasional IndonesiaUtut Adianto
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bontang Pasca Migas, DPRD-Pemkot Kembangkan Potensi Pariwisata serta Ekonomi Kreatif UKM
Kabar Politik

Bontang Pasca Migas, DPRD-Pemkot Kembangkan Potensi Pariwisata serta Ekonomi Kreatif UKM

By
Devi Nila Sari
Biaya Umrah Naik, PCR dan Karantina Tak Ditanggung
HeadlineTrending

Biaya Umrah Naik, PCR dan Karantina Tak Ditanggung

By
Devi Nila Sari
Ratusan Siswa di Banggai Kepulauan Diduga Keracunan Usai Santap Menu Program MBG
HeadlinePeristiwa

Ratusan Siswa di Banggai Kepulauan Diduga Keracunan Usai Santap Menu Program MBG

By
Wili Wili
Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Kasus Narkoba
HeadlineHukum & Kriminal

Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Kasus Narkoba

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?