By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Kronologis Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Teluk Lombok, Niat Pembaptisan yang Berujung Maut
News

Kronologis Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Teluk Lombok, Niat Pembaptisan yang Berujung Maut

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 12:59 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Kronologis Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Teluk Lombok, Niat Pembaptisan yang Berujung Maut
Seorang bocah berusia 8 tahun di Sangatta, Kutai Timur, menjadi korban terkaman buaya saat berenang di Pantai Teluk Lombok. (Istimewa)
SHARE
Kronologis Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Teluk Lombok, Niat Pembaptisan yang Berujung Maut
Seorang bocah berusia 8 tahun di Sangatta, Kutai Timur, menjadi korban terkaman buaya saat berenang di Pantai Teluk Lombok. (Istimewa)

Kronologis Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Teluk Lombok, Niat Pembaptisan yang Berujung Maut. Di lokasi ditemukannya bocah malang itu, warga mendapati adanya 2 ekor buaya yang berukuran besar dan sedang.

Akurasi.id, Kutai Timur – Seorang bocah berusia 8 tahun berinisial A di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi korban keganasan buaya. Bocah tersebut dinyatakan tewas setelah menerima terkaman dari sang predator ganas itu.

Kejadian bocah diterkam buaya ini terjadi Minggu (5/9/2021) sekira pukul 11.30 Wita, di Pantai Teluk Lombok, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur. Bhabinkamtibmas Desa Sangkima, Briptu Reynaldy Putra Miranda menjelaskan, bocah nahas yang merupakan warga Desa Sangatta Selatan, Kutai Timur, itu dinyatakan meninggal usai dilarikan ke Klinik PT Pertamina yang berada di Desa Sangkima.

“Sempat dilarikan ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal,” ujarnya kepada Akurasi.id.

Kata dia, kejadian bermula saat ayah dari A hendak melakukan prosesi pembaptisan. Saat itu, sekira pukul 11.30 Wita, A bersama ayahnya menceburkan diri di perairan Teluk Lombok. Tak lama usai menyelam, ayah A timbul ke permukaan. Namun, tak diikuti oleh anaknya itu.

“Bapak korban itu mau dibaptis. Saat ayahnya menyelam, anaknya juga ikut. Awalnya ayah dari korban ini berpikir kalau anaknya sudah kembali ke darat. Tapi setelah dicek ternyata belum,” ungkapnya.

Pada saat yang bersamaan, ibu dari A melihat dua ekor buaya berukuran 6 meter dan 4 meter. Curiga anaknya dibawa oleh buaya tersebut. Ayah dan paman A kemudian meminjam speedboat milik warga untuk mengikuti buaya itu.

“Proses pencarian memakan waktu sekitar 1 jam. Buayanya ada dua ekor. Yang berukuran besar lari ke tengah, sedangkan yang sedang ke pinggir,” ujarnya.

[irp]

Tak berselang lama, sekira pukul 13.15 Wita, jasad A ditemukan tergeletak berada di sebelah salah satu buaya yang berukuran sedang. Setelah itu, paman A langsung menyebur ke laut untuk menyelamatkan korban.

Korban kemudian dilarikan ke Klinik PT Pertamina. Usai dilakukan pertolongan pertama, A dinyatakan meninggal dunia. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bekas gigitan buaya, di punggung dan paha belakang sebelah kanan. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Bocah Diterkam BuayaDiterkam BuayaKutai TimurPembaptisanSangatta SelatanTeluk Lombok
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komite Keselamatan Jurnalis Laporkan Teror Kepala Babi ke Bareskrim Polri
PeristiwaTrending

Komite Keselamatan Jurnalis Laporkan Teror Kepala Babi ke Bareskrim Polri

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Imbau Pemberian Bonus Hari Raya bagi Driver Ojol, Ini Respons Pengemudi
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Imbau Pemberian Bonus Hari Raya bagi Driver Ojol, Ini Respons Pengemudi

By
Wili Wili
News

Seorang Nenek Terpanggang saat 10 Rumah Terbakar di Sangatta

By
akurasi 2019
Keakraban Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Lembur Pakuan: Candaan, Kuliner, dan Kesan Pedesaan yang Asri
HeadlinePeristiwa

Keakraban Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Lembur Pakuan: Candaan, Kuliner, dan Kesan Pedesaan yang Asri

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?