By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Ditarget 2 Pekan, Pengerjaan 16 Kamar Isolasi RSUD Taman Husada Bontang Dikebut
Birokrasi

Ditarget 2 Pekan, Pengerjaan 16 Kamar Isolasi RSUD Taman Husada Bontang Dikebut

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:25 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
16 kamar isolasi rsud
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Direktur RSUD Taman Husada Bontang dr I Gusti Swardika meninjau pengerjaan ruang isolasi. (Dokpim Bontang)
SHARE

16 kamar isolasi rsud
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Direktur RSUD Taman Husada Bontang dr I Gusti Swardika meninjau pengerjaan ruang isolasi. (Dokpim Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Bertambahnya jumlah pasien yang terinfeksi virus corona (Covid-19), mulai dari yang positif hingga pasien dalam pengawasan (PDP), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang menargetkan 16 kamar isolasi segera rampung dalam waktu 2 pekan.

baca juga: Balikpapan Berpotensi Berlakukan PSBB, Jika Transmisi Lokal Terus Terjadi

Pasalnya, saat ini di RSUD Taman Husada Bontang hanya memiliki 12 tempat tidur sebagai ruang isolasi. Sehingga penambahan ruang isolasi sangat dibutuhkan dalam kondisi pandemi saat ini. Penambahan 16 kamar ruang isolasi ini ditempatkan di gedung baru di depan RSUD, yang sebenarnya direncanakan sebagai lahan parkir RSUD Bontang.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, pun langsung meninjau pengerjaan penambahan ruang isolasi khusus pasien Covid-19, Minggu (19/4/20) lalu.

“Kita ubah lantai 2 yang mulanya untuk parkiran mobil, dijadikan ruang isolasi. Ada 16 tempat tidur,” kata Neni.

Nantinya jika musibah Pandemi Covid-19 sudah berakhir, kata Neni, maka ruang isolasi 16 kamar yang hanya di sekat kaca disetiap kamarnya itu fungsinya tidak diubah lagi. Melainkan tetap dijadikan ruang rawat inap untuk isolasi.

“Nanti bisa digunakan untuk ruang isolasi penyakit TBC, kanker, atau untuk isolasi lainnya,” ujarnya.

16 kamar isolasi rsud
Pengerjaan ruang isolasi dikebut selama 2 pekan. (Dokpim Bontang)

Neni juga menambahkan, proses pengerjaan ruang isolasi ditarget selama 2 pekan harus sudah selesai. Dia berharap ruang isolasi tersebut tidak terpakai dalam arti jumlah penderita Covid-19 di Bontang segera berhenti. Namun pengerjaan ruang isolasi itu hanya sebagai langkah antisipasi menangani Covid-19.

“Saya target dua minggu selesai, sehingga bisa segera difungsikan. Mari kita doakan pasien-pasien yang saat ini diisolasi segera sembuh dan tidak ada lagi tambahan kasus. Badai pasti berlalu,” harapnya.

 

Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr I Gusti Swardika, menambahkan, gedung baru nantinya khusus lantai 1 tetap dijadikan lahan parkir. Sedangkan lantai 2 untuk ruang isolasi. Nantinya lantai 3 dan 4 rencananya akan digunakan sebagai poli klinik dan lantai 5 sebagai kantor manajemen dan administrasi.

Untuk saat ini, lanjut dr Gusti, yang dirawat inap di RSUD ada 10 pasien. Dan dikhawatirkan jumlahnya semakin banyak.

“Ruang isolasi ini dikerjakan pakai dana APBD, dana tak terduga. Target dua pekan selesai, sekarang sudah berlangsung 5 hari pengerjaan,” pungkasnya. (*)

 Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Kamar Isolasi RSUDregionalRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kembali Kunjungi Kaltim, Presiden Jokowi Diagendakan Hadiri Kongres PMKRI dan Tinjau IKN
BirokrasiHeadline

Kembali Kunjungi Kaltim, Presiden Jokowi Diagendakan Hadiri Kongres PMKRI dan Tinjau IKN

By
Devi Nila Sari
Tingkatkan Kualitas Administrasi dan SDM ASN, Pemkot Bontang Gelar Bimtek Keuangan
Birokrasi

Tingkatkan Kualitas Administrasi dan SDM ASN, Pemkot Bontang Gelar Bimtek Keuangan

By
akurasi 2019
Birokrasi

DPK Bontang Gelar Rakor Pengembangan Perpustakaan

By
Devi Nila Sari
Tertibkan Aktivitas Pertambangan Ilegal di Kaltim, DPRD Bersiap Bentuk Pansus Tambang
BirokrasiKabar Politik

Tertibkan Aktivitas Pertambangan Ilegal di Kaltim, DPRD Bersiap Bentuk Pansus Tambang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?