By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Diskominfo Masuk 6 Besar Lomba Gagas, DPK Minta Konsisten dalam Mengelola Kearsipan
Birokrasi

Diskominfo Masuk 6 Besar Lomba Gagas, DPK Minta Konsisten dalam Mengelola Kearsipan

Devi Nila Sari
Last updated: September 2, 2021 1:59 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Diskominfo Masuk 6 Besar Lomba Gagas, DPK Minta Konsisten dalam Mengelola Kearsipan
Lembaga Kearsipan Daerah DPK Bontang sambangi Diskominfo guna verifikasi arsip lomba Gagas 2021. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Diskominfo Masuk 6 Besar Lomba Gagas, DPK Minta Konsisten dalam Mengelola Kearsipan
Lembaga Kearsipan Daerah DPK Bontang sambangi Diskominfo guna verifikasi arsip lomba Gagas 2021. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Diskominfo masuk 6 besar Lomba Gagas, DPK minta konsisten dalam mengelola kearsipan. Diskominfo berpotensi besar dalam memperbaiki tata kelola arsipnya, lantaran usia dinas yang masih 5 tahun.

Akurasi.id, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) yang juga selaku Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Bontang mengadakan kunjungan yang juga sekaligus verifikasi Lomba Good Archival Governance Awards (GAGAS) tahun 2021 di Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) Bontang, Rabu (1/9/2021).

Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti melalui Kepala Bidang Kearsipan, Nurbaena mengapresiasi Diskominfo yang telah masuk dalam 6 besar Lomba Gagas yang diadakan rutin setiap tahun tersebut. Dia pun meminta agar Kepala Dinas beserta tim pengelola kearsipan tetap konsisten dalam mengelola arsip yang ada.

“Saya memberikan apresiasi kepada teman-teman di Diskominfo yang telah berhasil memasuki  6 besar Lomba Gagas, artinya ada peningkatan disini, mengingat tahun 2020 Diskominfo tidak lolos,” ucap Nurbaena saat ditemui media ini usai verifikasi lapangan.

Untuk yang dinilai dalam verifikasi arsip kali ini mulai dari pengelolaan arsip dinamis aktif dan in aktif, layanan dan akses arsip dinamis, penyusutan pemindahan, pemusnahan dan Penyerahan arsip, SDM yang terdiri dari arsiparis serta petugas pengelola, serta sarana dan prasarananya.

“Alhamdulillah sudah sesuai dengan apa yang telah mereka (Diskominfo) isi di kuesioner dan sesuai dengan foto pendukungnya,” ungkapnya.

Dia membeberkan, mengelola kearsipan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena ini menjadi suatu keharusan terkait tata kelola kearsipan yang sudah menjadi tanggung jawab pembuat arsip itu sendiri. Selain itu, Nurbaena berharap Diskominfo bisa lebih maksimal lagi dari tata kelola kearsipannya, lantaran memiliki arsiparis.

[irp]

“Diskominfo salah satu OPD di Bontang yang memiliki SDM arsiparis, itu sudah menjadi semangat dan modal utama dalam pengelolaan arsipnya. Selain itu, dukungan dari kepala dinas pun diperlukan agar bisa lebih berkembang lagi,” harapnya.

Selain itu, dia beranggapan Diskominfo berpotensi besar dalam memperbaiki tata kelola arsipnya, lantaran usia dinas yang masih 5 tahun. Yang menurut dia lebih mudah dikelola dibanding OPD yang sudah lebih dari 10 tahun.

“Artinya arsip yang mereka ciptakan, tidak sebanyak dinas yang lama, ini modal untuk Diskominfo dalam mengelola arsip agar lebih tertata dari saat ini. Cukup besar potensi agar lebih baik ke depan,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Bontang, Dasuki mengucapkan terima kasih kepada DPK Bontang yang telah memberikan kesempatan Diskominfo masuk 6 besar Lomba Gagas 2021. Dia beranggapan, Lomba Gagas merupakan upaya dari DPK untuk membuat OPD yang ada di Kota Taman lebih menghargai arsip yang sifatnya penting untuk OPD di Bontang.

[irp]

“Alhamdulillah saya bersyukur bisa masuk dalam 6 besar lomba Gagas tahun 2021 ini. Kepada tim penilai, saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya. Semoga Diskominfo bisa lebih baik lagi dalam mengelola arsipnya,” ucap Dasuki. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Redaksi

TAGGED:dasukiDinas Komunikasi dan InformasiDinas Perpustakaan dan Kearsipan BontangLembaga Kearsipan Daerah BontangLomba Gagas 2021Retno Febriaryanti
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

DKP3 Bontang Lakukan Rapid Test Buah dan Sayuran, Ini Penjelasannya
Birokrasi

DKP3 Bontang Lakukan Rapid Test Buah dan Sayuran, Ini Penjelasannya

By
akurasi 2019
Penyusunan Produk Hukum Daerah, Raking: Target Desember Paripurna
Birokrasi

Penyusunan Produk Hukum Daerah, Raking: Target Desember Paripurna

By
akurasi 2019
Birokrasi

Anggota Dewan Ini Meminta Pelaksanaan Erau Didesain untuk Generasi Bangsa

By
akurasi 2019
sekprov
Birokrasi

Dianggap Tak Penuhi Syarat, Pimpinan Dewan Stop Interpelasi Soal Sekprov Kaltim (2-habis)

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?