By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Diselimuti Asap Tebal, 23 Penerbangan di Bandara Samarinda Terpaksa Dialihkan
Trending

Diselimuti Asap Tebal, 23 Penerbangan di Bandara Samarinda Terpaksa Dialihkan

akurasi 2019
Last updated: September 16, 2019 12:23 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Kabut asap tebal tampak masih menyelimuti Bandara APT Pranoto Samarinda pada Senin (16/9/19) pagi. (UPBU APT Pranoto for Akurasi.id)
SHARE
Kabut asap tebal tampak masih menyelimuti Bandara APT Pranoto Samarinda pada Senin (16/9/19) pagi. (UPBU APT Pranoto for Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Sebanyak 23 penerbangan dari dan menuju Bandar Udara (Bandara) APT Pranoto Samarinda terpaksa dialihkan ke Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Senin (16/9/19) pagi ini. Kabut asap yang semakin tebal adalah penyebab utamanya.

“Menyampaikan informasi terbaru pagi ini, bahwa sementara, ada 23 penerbangan menuju dan dari Samarinda, sementara dialihkan ke Balikpapan sebagai dampai kabut asap yang semakin tebal,” ungkap Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi.

Jarak pandang penerbangan pada Senin pagi ke siang ini turun cukup drastis jika dibandingkan pada Minggu (15/9/19) kemarin. Jika kemarin jarak pandang penerbangan masih di atas 3.500 meter, maka pada Senin (16/9/19) pagi ini, turun di bawah 1.000 meter.

“Visibity saat ini hanya sekitar 200 meter saja. Benar-benar sudah sangat parah sekali (dan cukup membahayakan bagi aktivitas perbangan,” urai dia.

Pada siang ini, pengelola UPBU APT Pranoto Samarinda bahkan berencana melakukan salat istisqo untuk meminta hujan. Menurut Dodi, hujan adalah cara terbaik dan paling ampuh untuk menghilangkan kabut asap saat ini.

“Rencananya, kami akan melaksanakan salat istisqo di bandara untuk berdoa bersama-bersama meminta hujan turun. Salah satu pengusir asap adalah hujan. Kita bersama sama berdoa agar musibah ini dapat berlalu,” katanya.

Sementara itu, dari pihak Lion Air dalam rilisannya, Senin (16/9/19) menyampaikan adanya pengalihan dan penundaan penerbangan untuk sejumlah rute. Penerbangann pengalihan rute yakni Samarinda ke Balikpapan, terbang berangkat-tiba Lion Air Surabaya–Balikpapan, Boeing 737-800NG Lion Air Balikpapan–Surabaya, dan Boeing 737-800NG Lion Air Surabaya–Balikpapan.

Ada juga Boeing 737-800NG Lion Air Balikpapan–Surabaya, Boeing 737-800NG Lion Air Surabaya–Balikpapan, Boeing 737-800NG Lion Air Balikpapan–Surabaya, Boeing 737-800NG Lion Air Balikpapan–Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Boeing 737-800NG Lion Air Balikpapan–Yogyakarta Adisutjipto.

Perubahan rute bersifat sementara hingga kondisi cuaca di Samarinda membaik. Keputusan tersebut disebabkan akibat cuaca buruk berupa fog/smoke (kabut asap) yang terjadi. Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang pendek (visibility below minimum) dan tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Bandara APT Pranoto SamarindaKabut AsapKebakaran LahanPengalihan penerbangan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pengawasan Ketat Terhadap Anggur Shine Muscat di Indonesia Setelah Temuan Zat Kimia Berbahaya di Thailand
PeristiwaTrending

Pengawasan Ketat Terhadap Anggur Shine Muscat di Indonesia Setelah Temuan Zat Kimia Berbahaya di Thailand

By
Wili Wili
Mahyunadi-Kinsu Deklarasikan Diri Sebagai Cabup dan Cawabup Kutim 2020
Kabar PolitikTrending

Mahyunadi-Kinsu Deklarasikan Diri Sebagai Cabup dan Cawabup Kutim 2020

By
akurasi 2019
Kabar Duka, Wakil Wali Kota Kota Balikpapan Terpilih, Thohari Azis Meninggal Dunia
Trending

Kabar Duka, Wakil Wali Kota Kota Balikpapan Terpilih, Thohari Azis Meninggal Dunia

By
Devi Nila Sari
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp19.000, Kini Rp2.850.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp19.000, Kini Rp2.850.000 per Gram

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?