By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Diduga Minta Uang ke Warga, Polisi Diamuk Massa di Medan
HeadlineTrending

Diduga Minta Uang ke Warga, Polisi Diamuk Massa di Medan

Devi Nila Sari
Last updated: November 13, 2021 1:30 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Diduga Minta Uang ke Warga, Polisi Diamuk Massa di Medan
Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
SHARE
Diduga Minta Uang ke Warga, Polisi Diamuk Massa di Medan
Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Akurasi.id — Seorang anggota polisi berinisial Bripka P diamuk massa karena diduga minta uang kepada seorang perempuan yang tak membawa surat kendaraan lengkap di Medan, Sumatera Utara pada Kamis (11/11). Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa oknum polisi tersebut tengah diperiksa oleh Bidpropam.

“Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di Propam Polrestbaes Medan,” kata Hadi saat dikonfirmasi, Jumat (12/11).

Menurutnya, kejadian tersebut bermula saat Bripka P mendapati seorang wanita, mengendarai sepeda motor datang dari arah USU menuju ke arah Jalan Setia Budi. Setibanya lewat simpang Kolam Renang Selayang, pengendara langsung diberhentikan.

Bripka P saat itu memakai baju Pakaian Dinas Lapangan (PDL) I tanpa pangkat dengan mengendarai sepeda motornya.

Selanjutnya, ia menanyakan tentang kelengkapan surat berkendara. Hanya saja, perempuan tersebut tidak memiliki SIM. Bripka P lantas meminta uang kepadanya.

Masyarakat sekitar pun melihat kejadian itu dan menyulut perhatian karena diduga minta uang. Mereka meminta agar perempuan yang tak membawa SIM itu tidak memberikan uang tersebut karena menduga Bripka P adalah polisi gadungan karena tidak ada pangkatnya.

Peristiwa itu membuat masyarakat berkerumun dan membuat personel Polsek Sunggal membawa Bripka P serta pengendara berinisial NW ke Polsek untuk dimintai keterangannya.

[irp]

“Terhadap Bripka P telah dilakukan Pemeriksaan urine dengan hasil negatif,” ujar Hadi.

Dalam video yang beredar, terlihat massa yang mengerumuni polisi tersebut sesekali membentaknya. Mereka hendak mengkonfirmasi kebenaran identitas Bripka P sebagai polisi.

Bripka P yang tengah memakai helm berwarna hitam itu pun terlihat panik dan mencoba menjelaskan ke warga yang emosi. Pasalnya, tangan kanan polisi itu dipegangi oleh warga.

“KTA mu mana bang, KTA mu mana,” ucap seorang warga ditengah keriuhan.

“Iya dengar dulu, tenang dulu,” balas Bripka P.

[irp]

Ia mengatakan bahwa dirinya bertugas di Polsek Delitua. Namun demikian, warga tetap menolak penjelasan polisi tersebut. Beberapa diantaranya berbicara dengan Bripka P dengan nada tinggi dan menunjuk-nunjuk polisi itu.

Situasi makin memanas ketika warga meneriaki polisi tersebut sebagai gadungan. Mereka pun meminta agar Bripka P melepas bajunya dan membuktikan identitasnya. Beberapa warga menarik-narik polisi di tengah kerumunan itu.

“Jangan main tangan bang,” ucap warga mencoba meneduhkan suasana. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:HeadlinePelanggaran PolisiPolisi Diamuk MassaPolisi Minta Uang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Puluhan Bangkai Sapi Mengambang di Laut, Warga Sampang Geger
HeadlinePeristiwa

Puluhan Bangkai Sapi Mengambang di Laut, Warga Sampang Geger

By
akurasi 2019
Pembunuhan Sadis Guru oleh Oknum TNI, Ini Alasan Pelaku Tak Ingin Menikahi Korban
Trending

Pembunuhan Sadis Guru oleh Oknum TNI, Ini Alasan Pelaku Tak Ingin Menikahi Korban

By
Devi Nila Sari
Pemilik Kos di Malang Syok Saat Gerebek Kamar Penghuni yang Nunggak 2 Bulan, Temukan Bau Tak Sedap dan Benda Tak Lazim
PeristiwaTrending

Pemilik Kos di Malang Syok Saat Gerebek Kamar Penghuni yang Nunggak 2 Bulan, Temukan Bau Tak Sedap dan Benda Tak Lazim

By
Wili Wili
Raffi Ahmad Minta Maaf atas Kekurangan Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
HeadlinePeristiwa

Raffi Ahmad Minta Maaf atas Kekurangan Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?