By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Destinasi Wisata Maratua Kembali Bersolek, Akses ke Labuan Cermin Hanya 2 Jam Setengah
HeadlineTrending

Destinasi Wisata Maratua Kembali Bersolek, Akses ke Labuan Cermin Hanya 2 Jam Setengah

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Februari 21, 2022 8:35 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Destinasi Wisata Maratua Kembali Bersolek, Akses ke Labuan Cermin Hanya 2 Jam Setengah
Destinasi wisata Maratua kembali bersolek dan jadi incaran wisatawan seiring dengan kembali dibukanya kegiatan sosial dan kian terkendalinya pandemi. (Redaksi Akurasi.id)
SHARE
Destinasi Wisata Maratua Kembali Bersolek, Akses ke Labuan Cermin Hanya 2 Jam Setengah
Destinasi wisata Maratua kembali bersolek dan jadi incaran wisatawan seiring dengan kembali dibukanya kegiatan sosial dan kian terkendalinya pandemi. (Redaksi Akurasi.id)

Sejak kegiatan sosial kembali longgar. Destinasi wisata Maratua kembali jadi incaran ribuan pasang mata traveler. Lebih-lebih, destinasi wisata Maratua kian mudah terakses. Bahkan, waktu tempuh destinasi wisata Maratua ke Labuan Cermin, Manimbora, dan Kaniungan, hanya butuh 2 jam jika menggunakan kapal speed.

Akurasi.id, Berau – Kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat perlahan kembali bergeliat. Seiring dengan situasi dan kondisi pandemi yang kian terkendali. Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim misalnya. Kini 8 daerah sudah masuk zona hijau. Hanya Balikpapan dan Samarinda yang masih zona oranye.

Masyarakat tentunya sangat menyambut baik kondisi ini. Tidak terkecuali pelaku usaha. Karena dengan kembali bergeliatnya aktivitas sosial. Maka ragam kegiatan ekonomi pun akan kembali berjalan dan tumbuh. Begitu juga di sektor bisnis pariwisata.

[irp]

Kondisi ini mulai terasa juga bagi dunia pariwisata di Kabupaten Berau. Sebagai daerah yang terkenal kaya akan keindahan alam dan lautnya. Tanah Batiwakkal, sebutan Berau, kini menjadi magnet wisata yang banyak di bidik wisatawan lokal maupun asing.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Masrani menyebutkan, saat ini Berau telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di Indonesia. Setelah Bali dan Lombok.

Dalam 2 tahun ke belakang, sambung dia, Pemerintah Berau bekerja sama dengan Pemerintah Kaltim dan stakeholder lainnya seperti Bank Indonesia wilayah Kaltim. Sedang giat-giatnya meningkatkan sarana dan prasarana wisata. Agar memudahkan wisatawan kala bertandang ke Berau.

Lebih-lebih dengan kondisi pandemi yang kian terkendali saat ini. Menjadi kabar baik tersendiri bagi pengembangan sektor pariwisata di Tanah Batiwakkal. Hal itu bukan tanpa sebab. Karena gelombang pandemi yang terjadi sebelumnya, berimbas luar biasa pada anjloknya kunjungan wisatawan.

[irp]

Pemerintah Persiapkan Infrastruktur Destinasi Wisata Maratua

Meski begitu, Pemerintah Berau mencoba memanfaatkan kondisi itu untuk membenahi berbagai infrastruktur penunjang destinasi wisata yang ada. Misalnya, ketersediaan alat transportasi. Sehingga memberikan kemudahan wisatawan menjangkau pulau yang satu dengan yang lainnya.

“Saat ini. Yang ada dalam pikiran banyak orang. Kalau mau berlibur ke Berau itu mahal. Butuh banyak biaya dan tenaga. Jauh dan sulit akses transportasinya. Nah, gambaran ini yang mau coba kami hilangkan,” kata Masrani di sela-sela kegiatan Bank Indonesia di Pulau Maratua, Sabtu (7/10/2021).

Ketika ada wisatawan beranggapan demikian, dirinya mengakui, merupakan hal wajar dan lumrah. Mengingat sebelum-sebelumnya, ketersediaan infrastruktur destinasi wisata di Berau memang masih sangat kurang. Walau begitu, pembenahan tiada henti dari pihaknya.

[irp]

“Yang bikin mahal selama ini. Kalau dari Tanjung Redep. Mau ke Merabu saja, butuh waktu 5 sampai 7 jam. Kemudian ke wilayah selatan, kalau lewat darat bisa sampai 7 jam. Kalau menggunakan kapal, ya sekarang sudah bisa 1 jam setengah,” tuturnya.

Namun belakangan Pemerintah Berau dan Kaltim sudah menyiapkan skema baru. Yakni konsep segitiga. Yakni, Tanjung Redep, Derawan, dan Selatan. Di mana, wilayah selatan terdiri dari spot Labuan Cermin, Manimbora, dan Kaniungan. Yang dapat terakses menggunakan kapal speed.

[irp]

Dengan pemetaan itu, akses wisatawan menuju antar pulau semakin mudah. Contohnya saja, dari Maratua ke selatan, kini hanya butuh waktu sekitar 2 jam setengah. Sedangkan kalau dari Tanjung Redep, butuh waktu sekitar 7 jam.

“Sekarang kalau mau ke Berau sudah lebih mudah juga. Misalnya, dari Samarinda, sudah bisa menggunakan maskapai Susi Air. Hanya sekitar Rp450 ribu sudah bisa ke Maratua. Dengan penerbangan 3 kali seminggu,” jelasnya.

[irp]

Masrani yakin dan optimis, bahwa pariwisata Berau akan dapat kembali tumbuh dan bergeliat. Seiring dengan kian terkendalinya penyebaran pandemi Covid-19. Lebih-lebih dengan ragam pembenahan yang sedang dilakukan pihaknya. Baik dari infrastruktur, transportasi, penginapan, dan lainnya. (*)

Penulis/Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:destinasi wisataDisbudpar BerauKabupaten BerauLabuan CerminPulau MaratuaTanjung Redep
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hasil Survei Indo Barometer, Neni-Joni Ungguli Basri-Najirah di Pilkada Bontang
Trending

Hasil Survei Indo Barometer, Neni-Joni Ungguli Basri-Najirah di Pilkada Bontang

By
akurasi 2019
Jokowi Resmikan LRT
Headline

Jokowi Resmikan LRT

By
akurasi 2019
Momen Haru di Istana Merdeka, Presiden Prabowo Menangis Apresiasi Bantuan Baznas untuk Palestina
HeadlineKabar Politik

Momen Haru di Istana Merdeka, Presiden Prabowo Menangis Apresiasi Bantuan Baznas untuk Palestina

By
Wili Wili
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Penyegelan Toko Perhiasan Mewah oleh Bea Cukai, Menkeu Sebut Barang “Spanyol”
HeadlinePeristiwa

Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Penyegelan Toko Perhiasan Mewah oleh Bea Cukai, Menkeu Sebut Barang “Spanyol”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?